Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Putuskan Kuliah S2 UGM Bukan untuk Cari Kerja: Ingin Studi Lebih Serius hingga Bangun Relasi Bisnis, Ijazah S2 Belum Tentu Laku

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
10 Mei 2024
A A
kuliah s2 ugm.MOJOK.CO

Ilustrasi kuliah S2 (Ega/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sebagian dari mereka yang kuliah S2 di UGM orientasinya bukan agar ijazahnya bisa laku di dunia kerja. Mereka sadar, modal ijazah S2 saja masih sering sulit dapat kerja. Mereka berangkat dengan niat berbeda.

***

Sudah lewat pukul tujuh malam, di tanggal merah, Nabhan (26) masih berkutat dengan urusan kerjaan di rumah salah seorang koleganya. Lelaki kelahiran Lampung ini, selain sedang menuntaskan kuliah S2 di UGM juga masih sibuk berorganisasi sekaligus aktif jadi pekerja lepas untuk berbagai proyek kepenulisan.

Aktivitas itulah yang menghidupinya sejak kuliah S1 di UGM dulu. Selepas wisuda dari Jurusan Geografi pada Mei 2022, ia langsung mendaftar S2 di tahun yang sama. Namun, jurusannya memang berbeda. Ia mengambil studi Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan.

kuliah s2 ugm.MOJOK.CO
Ilustrasi. Mahasiswa baru di UGM (Hammam/Mojok.co)

Meski, jurusannya menyeberang jauh dari keilmuan yang ia tekuni saat S1, ia mengaku dulu bukan salah jurusan. “Dulu ya nyaman saja dan bermanfaat kuliahnya. Cuma merasa kurang maksimal belajarnya. Kurang meneliti, skripsi seadanya, ya karena dulu disambi banyak kegiatan,” ungkapnya saat Mojok temui di Godean, Sleman pada Jumat (9/5/2024).

Sejak S1, Nabhan mengaku sudah berpikir untuk lanjut kuliah S2. Namun, orientasinya memang bukan semata-mata cari kerja. Ia menyadari, ijazah S2 tidak selalu memudahkan seseorang dapat pekerjaan yang layak.

Jejaring kuliah S2 UGM yang menarik

Lelaki ini menyeberang jauh di studi yang berbeda karena merasa bidang Kepempinan dan Inovasi Kebijakan lebih banyak singgungan dengan kehidupan yang ia jalani beberapa tahun terakhir. Awalnya, ia membiayai kuliah S2 secara mandiri dari hasil kerjanya.

Namun, beruntung di perjalanan ia mendapat beasiswa. Sehingga, biaya yang pernah ia keluarkan pun diganti.

Salah satu hal menarik yang ia temui dalam dunia perkuliahan S2, terkhusus di bidangnya, adalah jejaring relasi yang kuat. Di kelas yang hanya 20-an orang, mayoritas pesertanya adalah ASN, pekerja, hingga anggota TNI. Cukup beragam, bahkan fresh graduate sepertinya hanya segelintir saja.

“Jadi pergaulannya menarik dan beragam. Bisa intens diskusi sama orang-orang yang udah punya karier menarik. Selain itu, bisa jalin relasi lebih dekat sama dosennya juga,” ungkapnya.

Saat kuliah, ada kelas tertentu yang hanya diambil oleh tidak lebih dari lima mahasiswa. Di forum itu, diskusi dengan dosen lebih intens. Menurut Nabhan, tidak ada lagi rasa canggung dan takut salah ketika mengutarakan pendapat.

“Baru menyadari, bahwa kuliah S2 itu enak. Kalau memang punya ketertarikan. Di jurusan tertentu kayak tempatku, tekanannya ringan. Lebih ringan dari S3 tentunya, bahkan dari S1 juga,” terangnya.

Baca halaman selanjutnya…

Kuliah S2 bisa buka peluang kerja tapi jangan sekadar andalkan ijazahnya

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 10 Mei 2024 oleh

Tags: fresh graduatekuliah s2s2s2 ugmUGM
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana
Edumojok

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO
Edumojok

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

15 Maret 2026
Lebaran, mudik, s2.MOJOK.CO
Edumojok

Bawa Pulang Gelar S2 Saat Mudik ke Desa Dicap Gagal, Bikin Tetangga “Kicep” Usai Buatkan Orang Tua Rumah

13 Maret 2026
Anselmus Way, lulusan FISIPOL Universitas Gadjah Mada (UGM) pilih usaha keripik singkong hingga ayam geprek, tapi sukses MOJOK.CO
Edumojok

Lulusan FISIPOL UGM Jualan Keripik dan Ayam Geprek, Tapi Jadi Penopang Ekonomi Keluarga usai Nyaris Putus Asa

7 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pedagang sate kere di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten. MOJOK.CO

Sate Kere Merbung di Klaten: Warisan Terakhir Ibu yang Menyelamatkan Saya dan Keluarga dari Jurang PHK

16 Maret 2026
Evakuasi WNI saat terjadi konflik luar negeri MOJOK.CO

Saat Terjadi Konflik di Luar Negeri, Evakuasi WNI Tak Sesederhana Asal Pulang ke Negara Asal

16 Maret 2026
Jadi gembel di perantauan tapi berlagak tajir pas pulang kampung. Siasat pura-pura baik-baik saja agar orang tua tidak kepikiran MOJOK.CO

Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

21 Maret 2026
penyiraman air keras.MOJOK.CO

Negara Harus Usut Tuntas Dalang Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM, Jangan Langgengkan Impunitas

16 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Mudik Lebaran mepet dari Jogja dengan kereta demi kumpul keluarga

Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah

19 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.