Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Pengakuan Sarjana Modal Joki Skripsi, Wisuda Bareng Orang Tua Tetap Bangga Tanpa Penyesalan Sama Sekali

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
12 Januari 2024
A A
Sarjana Modal Joki Skripsi Bangga, Tidak Malu Ajak Ibu ke Wisuda

Ilustrasi sarjana modal joki skripsi.MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tidak merasakan penyesalan sama sekali saat sidang hingga wisuda

Wahib ingat, menjelang sidang ia sempat kepanikan. Selain tidak menguasai materi skripsi karena pakai joki, ia juga takut kedoknya terbongkar oleh dosen penguji.

“Pas baca skripsinya tu aslinya kerasa nggak puas, banyak banget penjelasan yang nggak logis. Tapi aku harus mempresentasikan sesuai naskah biar nggak ketahuan curang,” keluhnya.

Meski sempat keringan dingin, Wahib lulus ujian skripsi. Ia merayakan dengan teman-temannya seolah itu murni hasil jerih payahnya sendiri.

Saat wisuda, orang tuanya pun hadir. Wahib mengaku tidak sedikit pun merasakan penyesalan dan sungkan mengajak orang tuanya.

“Wisuda ya aku tetap bangga. Sebab, aku melihatnya ya kuliah itu tanggung jawab ke orang tua, intinya harus selesai. Mungkin aku bisa aja tanpa joki, tapi pasti molor banget sampai 14 semester,” paparnya.

Ia juga beranggapan bahwa sejak awal tidak mengandalkan ijazah untuk pekerjaan. Bahkan, ada satu momen dia meminta tambahan uang ke kakaknya untuk membayar joki skripsi.

“Aku pernah minta uang ke kakakku, bilangnya buat bayar orang bantuin olah data skripsi. Sebab, bapakku dulu S2 juga olah data pakai bantuan orang lain. Walaupun kalau aku kan beda, full pakai joki,” ujarnya tanpa segan.

Terkadang, ia agak tergerak hatinya ketika melihat teman yang terlihat lebih malas selama kuliah namun niat mengerjakan skripsi tanpa bantuan joki. “Tapi ya sudah itu pikiran selintas. Aku menghindari membandingkan dengan orang lain biar nggak ada rasa penyesalan dan bersalah sama sekali,” paparnya.

Geliat jasa joki skripsi di Jogja

Saat ini jasa joki skripsi bertebaran di Jogja. Baik yang bergerak perseorangan maupun yang punya manajemen layaknya profesional.

Mojok pernah mewawancarai pelaku joki yang fokus kepada mahasiswa Jurusan Sistem Informasi. Joki bernama Dias (29) itu mengaku punya beragam klien. Ada klien yang hanya kesulitan ngurusin dokumen, ada yang hanya kesulitan ngurusin software, dan ada pula yang kesulitan ngurusin dua-duanya.

Pekerjaan mengurus dokumen adalah yang paling murah, berkisar satu juta rupiah, sementara job bikin software yang jauh lebih susah bisa sampai tiga juta rupiah. Bisa mencapai lima juta jika software yang dikerjakan memiliki level kesulitan yang tinggi.

Sementara paket komplit yaitu dokumen dan software dibandrol seharga empat juta rupiah untuk software ringan, dan bisa lebih dari enam juta apabila kompleksitas software sangat tinggi.

“Skripsinya anak Sistem Informasi itu kan nggak kayak jurusan lain. Jurusan lain tinggal penelitian, baru dilanjutkan ke penulisan dokumennya. Nah kalo di Sistem Informasi itu setelah acc dokumen, kemudian dilanjutkan membuat software-nya. Nah, kami menerima jasa pembuatan dokumen maupun software-nya. Makin susah, makin mahal,” jelasnya

Semakin masifnya kehadiran joki skripsi bahkan tugas membuat banyak mahasiswa memilih jalan pintas. Atau sebaliknya, banyaknya mahasiswa yang ingin mendapat gelar sarjana tanpa bersusah payah membuat jasa semacam ini makin menjamur. Satu hal yang jelas, hal ini mencederai dunia akademis.

Iklan

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Anak Pengusaha Mapan Manipulasi UKT hingga Ditawari Beasiswa Bidikmisi, Cuma Bayar Rp4 Juta Sampai Lulus

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 12 Januari 2024 oleh

Tags: joki skripsipilihan redaksisarjanaskripsiwisuda
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

TKI-TKW Rembang dan Pati, bertahun-tahun kerja di luar negeri demi bangun rumah besar di desa karena gengsi MOJOK.CO
Urban

Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti

7 Februari 2026
self reward.mojok.co
Ragam

Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

6 Februari 2026
gen z kerja merantau beban mental dan finansial.mojok.co
Ragam

Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

6 Februari 2026
blok m jakarta selatan.mojok.co
Urban

Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign

5 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Surat Wasiat dari Siswa di NTT Itu Tak Hanya Ditujukan untuk Sang Ibu, tapi Bagi Kita yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak. MOJOK.CO

Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak

7 Februari 2026
Pertama kali makan donat J.CO langsung nangis MOJOK.CO

Orang Berkantong Tipis Pertama Kali Makan Donat J.CO, Dari Sinis Berujung Nangis

3 Februari 2026
Sesi mengerikan kehidupan di desa: orang tua nelangsa karena masih hidup tapi anak-anak (ahli waris) sudah berebut pembagian warisan MOJOK.CO

Nelangsa Orang Tua di Desa: Diabaikan Anak di Masa Renta tapi Warisan Diperebutkan, Ortu Sehat Didoakan Cepat Meninggal

3 Februari 2026
self reward.mojok.co

Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

6 Februari 2026
Dat, pemuda dengan 3 gelar universitas putuskan tinggalkan kota demi bangun bisnis budidaya jamur di perdesaan MOJOK.CO

Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan

4 Februari 2026
bencana.MOJOK.CO

Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana

4 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.