Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Ditolak UI dan Lolos UTBK Untirta Banten, Saya Malah Nelangsa Dapat UKT Mahal Untuk Jurusan Akreditasi B

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
29 Juni 2024
A A
Ditolak UI dan Lolos UTBK Untirta Banten, Saya Malah Nelangsa Dapat UKT Mahal Untuk Jurusan Akreditasi B.MOJOK.CO

Ilustrasi Ditolak UI dan Lolos UTBK Untirta Banten, Saya Malah Nelangsa Dapat UKT Mahal Untuk Jurusan Akreditasi B (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bagi orang Banten seperti Ningrum* (19), masuk Universitas Indonesia (UI) adalah dambaan banyak siswa. Apalagi, sekolahnya cukup sering meloloskan siswanya ke UI, baik via jalur undangan maupun tes. Sayangnya, ia gagal masuk PTN top itu dan “terdampar” di Untirta Banten via jalur UTBK–yang belakangan ia sesali.

Pengumuman UTBK 2024 lalu menuliskan banyak cerita. Buat yang lolos, mereka tak berhenti membagikan sukacita di media sosial. Sementara yang gagal, ada yang sudah legowo dan tak sedikit juga yang masih menyimpan duka.

Iklan

Ningrum sendiri, sebenarnya adalah peserta UTBK 2023 lalu. Benar, ia gagal tembus di pilihan utamanya dan malah masuk di opsi kedua. Meski berhasil masuk PTN, UTBK tahun lalu justru menyisakan sesal sampai hari ini.

Mau pindah sudah telanjur jauh berjalan, tapi kalau lanjut ada banyak hal yang bikin dia kurang sreg.

“Siapa sih yang nggak pengen masuk UI?” kata Ningrum saat Mojok hubungi Sabtu (29/6/2024). “Aku dulu juga ngincar UI. Dua kali percobaan gagal, malah terdampar ke Untirta. Seharian aku nangisinnya,” kenangnya. 

Niat masuk Ilkom UI, malah masuk ke Untirta Banten

Ilmu Komunikasi UI adalah jurusan impian Ningrum. Saat SNBP, ia memilih jurusan tersebut pada pilihan pertama. Ia bahkan mengaku cukup optimis karena nilai rata-ratanya mumpuni. Di SMA pun, rankingnya stabil di 10 besar.

“Sayangnya nggak lolos. Di sekolahku yang aku ingat banyak yang masuk UI, tapi nggak ada yang lolos SNBP di Ilkom,” jelasnya.

Setelah gagal di percobaan pertama, Ilkom UI kembali dia ambil pada gelaran SNBT-UTBK. Ilkom UI di pilihan pertama, dan Ilkom Untirta Banten di pilihan kedua. Pada pilihan ketiga, ia memilih salah satu jurusan vokasional di UI.

“Milih Untirta itu atas rekomendasi beberapa guru. Katanya biar terisi aja pilihan kampus yang masih satu provinsi. Tapi prioritas, tetap UI waktu itu.”

Sayangnya, saat pengumuman, nilai UTBK-nya tak cukup tinggi buat masuk UI. Dia malah “terdampar” pada pilihan kedua di Untirta Banten.

“Seharian nangis. Bukan karena lolos Untirta-nya, tapi karena ditolak UI-nya. Tapi ya daripada sakit hati berlarut-larut, aku ambil kelolosan itu, toh, masih sama-sama di Ilkom.”

Baca halaman selanjutnya…

Meski masuk jurusan akreditasi B di Untirta, Ningrum geleng-geleng karena dapat UKT mahal.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 1 Juli 2024 oleh

Tags: Ilmu Komunikasi UILolos UTBKmahasiswa untirtauiuntirta bantenUTBK
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Joki UTBK SNBT di Surabaya raup cuan Rp700 juta demi kebutuhan hidup. Kedokteran jadi incaran MOJOK.CO
Kabar

Joki UTBK SNBT Bisa Raup Rp700 Juta: Buat Kebutuhan Hidup karena Keterbatasan, Cuan Gede dari Jurusan Kedokteran

10 Mei 2026
Penyebab Tokoh Agama dan Kaum Intelektual Melakukan Pelecehan Seksual MOJOK.CO
Tajuk

Penyebab Tokoh Agama dan Kaum Intelektual Melakukan Pelecehan Seksual

20 April 2026
Alfath, mahasiswa berprestasi UGM Jogja lulusan SMK di Klaten
Sekolahan

Sempat Banting Tulang Jadi Kuli Bangunan saat SMK, Kini Pemuda Asal Klaten Dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi UGM

11 April 2026
Jurusan Kebidanan Unair tolong saya dari kekecewaan gagal kuliah di Kedokteran. MOJOK.CO
Sekolahan

Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna

6 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026
TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026
Ketika Syarat "Sehat Jasmani dan Rohani Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja.MOJOK.CO

Ketika Syarat “Sehat Jasmani dan Rohani” Menjadi Tembok Diskriminasi yang Menjegal Difabel di Bursa Kerja

17 Juli 2026
orang kota slow living di desa, jakarta, norak.MOJOK.CO

Standard Ganda: Orang Kota Sok Lebih Berkelas, Padahal di Mata Orang Desa Sama Noraknya

21 Juli 2026
sarjana, ijazah s1, pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Sarjana di Sleman: Susah Payah Dapat Ijazah S1, Ujung-ujungnya Kerja Setara Lulusan SMA karena Tak Punya Pilihan

20 Juli 2026
Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya MOJOK.CO

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya

18 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.