Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Salah Jurusan, Mahasiswa UMY Jogja Rela Buang Duit Puluhan Juta Demi Bisa Pindah Kampus di SNBT: Kucing-kucingan dengan Ortu Agar Niatnya Tak Terbongkar

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
20 April 2024
A A
Salah Jurusan, Mahasiswa UMY Jogja Rela Buang Duit Puluhan Juta Demi Bisa Pindah Kampus di SNBT: Kucing-kucingan dengan Ortu Agar Niatnya Tak Terbongkar.mojok.co

Ilustrasi Salah Jurusan, Mahasiswa UMY Jogja Rela Buang Duit Puluhan Juta Demi Bisa Pindah Kampus di SNBT: Kucing-kucingan dengan Ortu Agar Niatnya Tak Terbongkar (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kuliah di jurusan yang lulusannya gampang dapat kerja adalah harapan orang tua Udin (24). Itulah mengapa, ia memilih prodi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) karena dianggap punya prospek kerja yang luas. Sayangnya, Udin justru merasa salah jurusan. Ingin pindah kampus, tapi orang tua telanjur keluar biaya tak sedikit buat kuliahnya.

Saat lulus SMA pada 2017 lalu, mahasiswa asal Banjarnegara ini memang merasa cukup frustrasi. Keinginannya masuk PTN harus kandas setelah dia menemui banyak kegagalan di berbagai seleksi masuk PTN. 

Iklan

Pada seleksi tertulis SNBT 2017 (dulu SBMPTN), misalnya, tak ada satu pun kampus incarannya berhasil dia masuki. Begitu juga di seleksi mandiri, tak ada satupun PTN yang mau menerimanya.

“Bahkan di Utul UGM, ujian mandiri PTN di UNY, Undip, hingga Unsoed, aku juga gagal,” kenang Udin kepada Mojok, Jumat (5/4/2024) lalu.

Namun, karena tak mau gapyear dan kudu kuliah tahun itu juga, Udin memutuskan buat mendaftar ke PTS saja. Kala itu, untuk urusan jurusan apa yang harus ia masuki, Udin hanya manut ke pilihan orang tua.

“Karena cari jurusan yang gampang cari kerja, ortu mutusin buat daftarin aku ke Fakultas Ekonomi,” jelasnya. “Dipilihlah jurusan Akuntansi di UMY,” sambungnya, menceritakan awal mula dia kuliah di UMY.

Kuliah mahal di UMY tetap digas, meski cuma kuat satu semester

Sudah jadi rahasia umum kalau kuliah di PTS tak pernah murah. Begitu juga di UMY. Saat Udin pertama kali masuk, uang kuliahnya mencapai dua digit.

“Waktu itu semester pertama keluar biaya kuliah 13 juta. Nanti saat lanjut semester dua, uang kuliahnya 12 juta. Jadi turun tiap semester. Ekspektasi orang tua keluar 50-an juta sampai lulus,” kata Udin.

Jelas, bagi ibunya yang merupakan orang tua tunggal, nominal tersebut tidaklah murah. Pinjam duit sana-sini pun dijadikan solusi untuk bisa menutup biaya kuliah sang anak.

Sayangnya, meski biaya kuliahnya tak murah, mahasiswa UMY ini tak bisa menikmati kehidupan kuliahnya. Pada semester satu, memang kuliahnya cukup lancar karena materi pembelajaran “baru yang dasar-dasar saja”. IPK-nya pun juga mumpuni, yakni 3,75.

Memasuki semester dua, Udin mulai oleng. Materi kuliah akuntansi mulai bikin dia pusing karena banyak itung-itungannya. 

“Buku materinya tebal banget. Bikin kicep. Ibarat mau buka aja sudah males duluan,” katanya, mendeskripsikan betapa memusingkannya materi Akuntansi UMY di semester kedua.

Ditambah, sejak akhir semester pertama Udin memang sudah mulai nyambi bekerja di salah satu majalah komunitas di Jogja. Kesibukannya tersebut, selain tambah bikin dia malas masuk kelas, sekaligus mempertebal kalau akuntansi memang bukan jurusan yang pas buatnya.

Keinginan masuk jurusan yang linier sesuai minatnya pun semakin besar. Niatnya buat mengikuti SNBT 2018 juga makin mantap–meski terkendala izin ortu karena sudah telanjur bayar uang kuliah semester dua yang tak murah di UMY.

Baca halaman selanjutnya…

Diam-diam bolos satu semester tanpa sepengetahuan ortu. Untungnya bisa lolos dari lubang jarum.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 22 April 2024 oleh

Tags: akuntansi umyMahasiswa Jogjamahasiswa umymahasiswa upnUMYumy jogjaUPNupnv jogja'
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Biaya kos, kisah mahasiswa.MOJOK.CO

Bertahan di Kos Tanpa Jendela yang Berisik dan Sepanas Oven, Semua Demi Ngirit dan Lolos Ancaman DO Kampus

30 Juli 2026
Pandeglang, Mati-matian Bertahan di Jogja Buat Apa? MOJOK.CO

5 Tahun Merantau, Sadar Kalau Pandeglang dan Jogja Itu Mirip: Tak Ramah Buat Cari Duit, Masyarakatnya pun Pasrah sama Nasib 

17 Mei 2026
KIP Kuliah.MOJOK.CO

Mahasiswa Pura-Pura Miskin demi Dapat KIP Kuliah Memang Ada, Uang Beasiswa Habis buat Hedon agar Diakui di Tongkrongan

14 Mei 2026
Kos di Jogja, kos campur, dapur.MOJOK.CO

Kos Induk Semang: Tempat Terbaik buat Mahasiswa Irit dan Kenyang, tapi Menyimpan Sisi Lain yang Bikin Penghuninya Tak Nyaman

13 Mei 2026
Mahasiswa Jogja nugas di coffee shop

Nugas di Kafe Dianggap Buang-buat Duit, padahal Bikin Mahasiswa Jogja Lebih Tenang dan Produktif

6 April 2026
Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja MOJOK.CO

Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja

2 April 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

tol Jogja-Solo

Tol Jogja-Solo: Rumah Tak Kena Pembebasan Lahan, Tapi Tetap Kena Debu dan Bising

22 Agustus 2026
Proyek Hutan Tanaman Energi (HTE) untuk co-firing biomassa di PLTU langgengkan praktik perampasan tanah ala kolonial MOJOK.CO

Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Langgengkan Praktik Perampasan Lahan ala Kolonial

21 Agustus 2026
Gelandang Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Ayla Dva Khala Ahisma, Kepala Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Timo Scheunemann, Pelatih Kepala Timnas Putri U-16 Thailand Thidarat Wiwasukhu dan Kapten Timnas Putri U-16 Thailand Kawinthida Kukintod.

Di Lapangan Jadi Lawan, di Luar Jadi Teman: Ayla Bertukar Kaos, Kapten Thailand Bertukar Medsos

23 Agustus 2026
S2, sarjana nganggur MOJOK.CO

Curhatan Lulusan Sarjana Lanjut Kuliah S2 Modal FOMO yang Justru Berujung Kesulitan Mencari Kerja

26 Agustus 2026
ilustrasi MBG

Kisah Pilu Pegawai SPPG: Sering Dicap Ikut Korupsi Anggaran MBG, Padahal Niat Bekerja Sepenuh Hati

21 Agustus 2026
Bakpia barangkali menjadi oleh-oleh khas Jogja yang biasa saja dan gitu-gitu aja. Tapi punya nilai sosial bagi perantau Jogja asal desa MOJOK.CO

Bakpia Jogja Memang Oleh-oleh Biasa dan Gitu-gitu Aja, Tapi Sangat Berharga buat Orang di Desa

22 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.