Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan

Di Balik Dunia LC di Banyuwangi, Pendapatannya Lebihi UMP Jawa Timur

Fareh Hariyanto oleh Fareh Hariyanto
3 Oktober 2023
A A
Menggiurkannya Jadi LC di Banyuwangi, Pendapatannya Lebihi UMP Jawa Timur MOJOK.CO

Ilustrasi Menggiurkannya Jadi LC di Banyuwangi, Pendapatannya Lebihi UMP Jawa Timur. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Besaran pendapatan bulanan yang melebihi UMP

Alamanda Cathartica menyebut bahwa ada aturan yang harus diperhatikan LC untuk tidak berpindah tempat karaoke. Aturan itu memang tidak secara tertulis. Apalagi dalam satu tempat karaoke dengan lokasi lainnya memiliki aturan yang berbeda-beda sehingga dalam industri ini menjadikan persaingan satu sama lain menjadi ketat.

Saat disinggung tentang uang yang bisa ia kumpulkan dalam satu bulan, Alamanda menyebut angka Rp6,1 juta lebih  yang tentunya melebihi Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Timur. Tahun 2023 UMP Jatim di angka Rp2,04 juta. 

Rinciannya jika dalam sehari rata-rata Alamanda mampu memandu lagu dengan total waktu lima jam maka uang yang ia dapatkan sekitar Rp375 ribu. Besaran itu sudah dipotong 25% oleh “Mama”nya.

Pun dalam satu bulan Alamanda tidak full bekerja setiap hari. Ia hanya mengambil hari-hari tertentu utamanya saat weekend agar bisa mendapat lebih banyak pelanggan. Di luar pekerjaannya menjadi LC ia memanfaatkan waktu untuk mencari kesibukan lain termasuk melakukan live stream. Dari situ ia mendapatkan uang lain selain menjadi pemandu lagu.

“Sebenarnya bisa setiap hari masuk, tapi kadang ada hari-hari tertentu yang memang di karaoke itu tidak seramai saat weekend,” kata Alamanda  .

Pandangan negatif masyarakat di dunia LC

Berbicara tentang dunia pemandu lagu, tidak hanya aspek finansial yang perlu menjadi perhatian. Tetapi ada cerita lain yang tak kalah penting, yakni tentang pandangan orang-orang terhadap perempuan yang memilih jalur ini sehingga mendapat stigmatisasi negatif di tengah masyarakat.

Alamanda pun tidak luput merasakan hal itu. Pekerjaannya yang sering kali dianggap sebelah mata oleh masyarakat kadang membuatnya merasa terkucilkan. Dia selalu menguatkan hatinya dengan pandangan, selama tidak mengganggu orang lain maka Alamanda memiliki hak untuk melakukan apa yang terbaik untuk dirinya.

Dia merasa memiliki hak tentang kebahagiaan dalam pekerjaannya, tentu aspek itu menjadi hal yang sangat penting untuk sebuah pilihan. Meskipun dia mengakui jika stigma yang muncul dari profesinya menjadi LC berimplikasi juga pada pandangan masyarakat yang tentunya itu menjadi hak mereka.

“Saya tahu bahwa beberapa orang mungkin melihat pekerjaan saya dengan sebelah mata, tetapi bagi saya, ini adalah cara saya untuk mengejar apa yang saya ingin,” ucap Alamanda 

“Setiap kali saya melihat senyuman di wajah pelanggan saya yang bahagia saat mereka bernyanyi, itu menjadi penghargaan terbesar bagi saya,” sahutnya kembali.

Alamanda   menambahkan meski terkadang ada juga tamunya yang sampai mabuk parah mengajaknya untuk menemani ke hotel. Dia berusaha dengan halus menolaknya, sebab kesenangannya sebagai LC hanya sebatas memandu lagu dan tidak lebih dari itu. Baginya, pekerjaan sebagai pemandu lagu tetap harus dijalani dengan bijak, terutama jika ada potensi dampak negatif mengarah ke hubungan personal.

Reporter: Fareh Hariyanto
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Tragedi Open BO Kos Tengah Sawah di Godean: Indonesia Darurat Prostitusi Online

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

 

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 3 Oktober 2023 oleh

Tags: banyuwangilady companionLC
Fareh Hariyanto

Fareh Hariyanto

Kontributor Banyuwangi

Artikel Terkait

Gaji Rp2 jutaan pekerja pabrik Rembang ludes di awal bulan demi sewa LC, judi slot, hingga modif motor MOJOK.CO
Ragam

Gaji Cuma Rp2 Juta Ludes di Awal Bulan demi Sewa LC, Judi Slot, dan Modif Motor. Biarkan Orang Tua Merana

10 Desember 2025
Pengalaman 22 Jam Naik Kereta Api Membelah Pulau Jawa MOJOK.CO
Otomojok

Pengalaman Dianggap Nekat dan Gila ketika Menempuh Nyaris 22 Jam Naik Kereta Api dari Ujung Barat Pulau Jawa Sampai ke Ujung Paling Timur

24 November 2025
Hal-hal baik di Stasiun Banyuwangi Kota MOJOK.CO
Catatan

Kesan Tak Terlupakan di Stasiun Banyuwangi Kota, Nginep Gratis Berhari-hari hingga Barang Hilang yang Lekas Kembali

16 Januari 2025
Banyuwangi dengan Alas Purwo Dicap Daerah Angker dan Kota Santet, padahal Nyaman buat Pensiun MOJOK.CO
Ragam

Salah Paham terhadap Banyuwangi, Selalu Dicap Daerah Angker dan Kota Santet padahal Nyaman Banget Ditinggali

15 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda Scoopy, Motor Busuk yang Bikin Konsumen Setia Kecewa (Wikimedia Commons)

Karena Cinta dan Setia, Rela Membeli 11 Motor Honda tapi Berakhir Kecewa karena Honda Scoopy Hanya Jual Tampang tapi Mesinnya Menyedihkan

25 Februari 2026
lulusan LPDP, susah cari kerja.MOJOK.CO

Curhatan Alumni LPDP yang Merasa “Downgrade” Ketika Balik ke Indonesia, Susah Cari Kerja Hingga Banting Setir demi Bertahan Hidup

23 Februari 2026
Perempuan Jawa Timur kerja di luar negeri rata-rata menjadi ART dan perawat lansia (Caregiver) di Taiwan karena mudah dan gaji besar MOJOK.CO

Susah Payah Kerja di Taiwan: Gaji Rp13 Juta tapi Hampir Gila, Keluarga Tak Pernah Peduli Kabar tapi Cuma Peras Uang

24 Februari 2026
Rela Melepas Status WNI demi Hidup Sejahtera di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri MOJOK.CO

Rela Melepas Status WNI karena “Technical Stuff” di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri

27 Februari 2026
Bisnis coffe shop, rumah dekat kafe, jogja.MOJOK.CO

Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

26 Februari 2026
UMR Jakarta, merantau ke jakarta, kerja di jakarta.MOJOK.CO

Modal Ijazah S1, Nekat Adu Nasib ke Jakarta: Sudah Bikin Syukuran karena Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Pertama Belum Turun

26 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.