Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Aktual

Yang Menarik dari Jogja Book Fair 2024: Diskon Buku 80 Persen hingga Kehadiran Penulis-penulis Top

Muhammad Ridhoi oleh Muhammad Ridhoi
7 September 2024
A A
Jogja Book Fair 2024 Hadirkan Komandan Korea: Bambang Pacul MOJOK.CO

Poster Jogja Book Fair 2024. (Instagram/@jogjabookfair)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Jogja Book Fair 2024 kembali digelar dan diramaikan oleh ratusan penerbit, beberapa komunitas serta dihadiri oleh berbagai tokoh-tokoh literasi nasional. Event ini mengusung harapan besar wacana menjadikan Jogja Kota Buku lekas terwujud..

***

Dalam rangka memperingati Hari Literasi Internasional setiap tanggal 8 September, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) bersama Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) DIY menggelar acara Jogja Book Fair 2024 di halaman kantor DPAD DIY selama 9 hari. Tepatnya pada tanggal 10-19 September 2024 mendatang.

Acara ini diharapkan dapat terselenggara setiap tahun secara rutin sebagai upaya untuk memperkenalkan berbagai aktivitas literasi yang menarik kepada masyarakat luas.

“Tahun lalu sudah kita selenggarakan, tahun ini tinggal beberapa hari lagi. Semoga di tahun depan dan seterusnya bisa kami selenggarakan (terus),” ujar Kepala DPAD DIY, Kurniawan, dalam jumpa pers pada Jumat (6/9/2024) siang WIB.

Jogja Book Fair 2024, upaya jadikan Jogja ibu kota buku nasional

Pada kesempatan yang sama, Wawan Arif, Ketua IKAPI DIY menyampaikan bahwa kegiatan Jogja Book Fair 2024 ini juga dimaksudkan untuk mendorong cita-cita bersama yang belum terwujud, yakni menjadikan Jogja sebagai ibu kota buku nasional.

“Ini bagian dari cita-cita yang sudah lama, ya. Bahwa Jogja itu kota buku, Jogja adalah ibu kota buku. Dan ibu kota ini tidak pernah pindah seperti sekarang ini,” kelakar Wawan.

Sementara Yusuf Effendi, Ketua Pelaksana Jogja Book Fair 2024, menyebutkan tema yang diangkat dalam Jogja Book Fair 2024 ini adalah “Aksara Rasa”. Sebab, buku harus selalu bersinergi dengan entitas lain, misalnya buku tak jauh dari kuliner, buku tak jauh dari kesenian, dan lain sebagainya.

Jogja Book Fair 2024 Hadirkan Komandan Korea: Bambang Pacul MOJOK.CO
Jumpa pers Jogja Book Fair 2024, Jumat (6/9/2024). (Muhammad Ridhoi/Mojok.co)

“Jadi pengambilan tema ini maksudnya sebagai penyeimbang antara buku, kebudayaan, dan cinta rasa,” ungkap Yusuf kepada awak media.

Acara ini didukung oleh ratusan penerbit, baik di DIY maupun di luar DIY. Yusuf mengungkapkan bahwa ada peningkatan dari tahun lalu. Pada edisi 2023 lalu, hanya ada sekitar 50-an penerbit buku yang ikut andil dalam meramaikan acara tersebut. Sedangkan di Jogja Book Fair 2024 nanti, antusiasme terlihat dari 100-an penerbit yang akan ikut meramaikan.

Gen Z jadi sasaran, tawarkan diskon hingga 80%

Sebagai daerah yang memiliki indeks gemar membaca paling tinggi di Indonesia, Jogja Book Fair 2024 akan gencar memasarkan acara ini ke khalayak luas, terutama pada segmen anak-anak muda sekarang ini atau Gen Z.

Sebab, pada tahun lalu, 80% pengunjung yang hadir dalam Jogja Book Fair 2023 adalah anak-anak muda. Sekitar lebih dari 5000 pengunjung yang hadir per hari pada tahun lalu.

 

View this post on Instagram

 

Iklan

A post shared by Jogja Book Fair (@jogjabookfair)

“Jadi yang kita bidik sekarang memang adalah Gen Z. Caranya bagaimana? Salah satunya kita akan meng-hire berbagai macam konten kreator untuk menarik Gen Z,” ujar Yusuf.

Sebab itulah, pada melihat antusiasme dari anak-anak muda, panitia penyelenggara bersemangat untuk menjadikan acara ini lebih ramai dari tahun sebelumnya.

“Dalam acara yang berlangsung selama sembilan hari nanti, kami juga memberikan diskon pembelian buku hingga 80%,” tambahnya.

Jaminan keseruan di Jogja Book Fair 2024, ada komandan korea

Yusuf menjelaskan, selain mengajak ratusan penerbit, ia juga akan menghadirkan beberapa komunitas, pegiat buku, budayawan, seniman, pelajar yang bahkan setingkat PAUD-TK.

“Selain bazar buku, juga nanti akan diisi berbagai macam pertunjukan. Seperti talkshow literasi, diskusi buku, pertunjukan puisi, musik, cerpen, parade film indie, podcast, dan lomba-lomba,” tandas Yusuf.

Selain acara-acara tersebut, Jogja Book Fair 2024 juga akan menghadirkan tokoh-tokoh literasi yang bukan hanya tokoh lokal, namun juga tokoh nasional. Di antaranya Eka Kurniawan, JJ Rizal, Briliant Yotenega, Wisnu Suryaning Adji, Fachruddin Faiz, Kalis Mardiasih, Agus Mulyadi, Lya Fahmi, Paksi Raras Alit, hingga Puthut EA.

Penulis: Muhammad Ridhoi
Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Jogja Tak Pernah Lengkap Tanpa Buku, Musik, dan Seni Rupa

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 8 September 2024 oleh

Muhammad Ridhoi

Muhammad Ridhoi

Artikel Terkait

Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut MOJOK.CO
Esai

Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater

3 April 2026
Ambisi beli mobil sebelum usia 30. Setelah terbeli Suzuki Ertiga tetap tidak bisa senangkan orang tua dan jadi pembelian sia-sia MOJOK.CO
Sehari-hari

Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia

3 April 2026
Siswa terpintar 2 kali gagal UTBK SNBT ke Universitas Brawijaya (UB). Terdampar kuliah di UIN malah jadi mahasiswa goblok dan nyaris DO MOJOK.CO
Edumojok

Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja

3 April 2026
Vario 160 Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Honda MOJOK.CO
Pojokan

Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan

3 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

anak kos ketakutan pasang gas di jogja. MOJOK.CO

Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”

2 April 2026
KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO

Penyesalan Penumpang Kereta Eksekutif: Bayar Mahal untuk Layanan Mewah, Malah Lebih Nyaman Pakai Kereta Gaya Lama

31 Maret 2026
Salah paham pada kuliner sate karena terlalu miskin. Baru benar-benar bisa menikmatinya setelah dewasa untuk self reward MOJOK.CO

Salah Paham ke Sate: Kaget dan Telat Sadar kalau 1 Porsi Bisa buat Diri Sendiri, Jadi Self Reward Tebus Masa Kecil Miskin

31 Maret 2026
Stres menyeimbangkan pekerjaan sampingan dan pekerjaan kantoran karena side hustle

“Side Hustle” Bisa Hasilkan hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja

1 April 2026
Gaji 8 Juta di Jakarta Jaminan Miskin, Kamu Butuh 12 Juta MOJOK.CO

Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa

2 April 2026
Kereta eksekutif murah selamatkan saya dari neraka kereta ekonomi. MOJOK.CO

Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi

1 April 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.