Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Tsamara Bagikan Empat Tips Mengenali Politisi yang Baik

Kenia Intan oleh Kenia Intan
14 Februari 2023
A A
tips memilih politisi baik

Ilsutrasi para politisi yang dipilih rakyat (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Politisi muda Tsamara Amany tidak memungkiri dunia politik memang rumit. Tidak heran, masyarakat kerap kali sulit membedakan politisi mana yang baik maupun yang buruk. Namun, ia memiliki sejumlah tips yang bisa digunakan untuk memilih politisi yang baik.

Berdasarkan pengalaman Tsamara terjun di dunia politik selama ini, banyak politisi yang memiliki citra baik di mata publik ternyata hanya topeng belaka. Sementara, tidak sedikit yang memiliki citra negatif justru yang serius bekerja untuk publik. Citra negatif yang muncul karena mereka tidak mampu mengurai kusutnya situasi politik yang menyelimutinya atau memang dihabisi oleh kelompok-kelompok tertentu.

Mantan kader PSI ini tidak memungkiri, memang sulit untuk mengenali politisi yang benar-benar baik. Namun, baginya, seorang politisi minimal perlu empat poin ini untuk dapat disebut sebagai “orang baik”.

1. Tidak terlibat korupsi
Tsamara benar-benar mencermati rekam jejak politisi. Ia akan memilih sosok yang sama sekali tidak memiliki rekam jejak korupsi.

2. Komitmen terhadap isu-isu toleransi
Politisi yang memiliki komitmen untuk merawat toleransi memberikan poin plus di mata Tsamara. Mereka harus menentang rasisme dan tidak main-main dengan SARA. Toleransi menjadi poin penting karena selaras dengan asas-asas bernegara di Indonesia.

3. Tidak seksis terhadap perempuan
Tsamara menyebut masih banyak politisi yang berpendapat bahwa perempuan lebih rendah dibanding laki-laki. Tidak sedikit pula yang membuat lelucon yang cenderung mengolok atau meremehkan perempuan. Apabila seorang politisi masih melakukan hal-hal itu, maka ia tidak patut mendapatkan suara dari rakyat. Tsamara mengidealkan sosok yang peduli dan memperjuangkan isu-isu perempuan.

4. Tidak defensif ketika menerima kritik
Politisi tidak mungkin lepas dari kritik, apalagi kritikan dari rakyat yang memilihnya. Oleh karena itu, penting bagi politisi untuk menerima kritik yang ada. Bukannya malah defensif dan memikirkan berbagai upaya untuk menyerang balik kritikan itu.

Cek kebenaran narasi politisi

Tsamara menyadari tidak ada politisi yang seratus persen murni atau benar-benar bersih. Agar bisa bertahan di dunia politik, mereka mungkin memang perlu melakukan sejumlah kompromi. Namun baginya politisi yang tidak mengorbankan empat poin di atas patut mendapat perhatian masyarakat.

Ia menambahkan, kehadiran media sosial sesungguhnya bisa menjadi jembatan agar rakyat lebih mengenal politisi. Oleh karenanya, mereka yang terjun di dunia politik bisa memanfaatkan media sosial untuk mengomunikasikan proses dan pertimbangan pengambilan keputusan.

“Warga ingin tahu seperti apa proses pengambilan keputusannya, kalau ada masalah, masalahnya di mana? Update saja itu ke masyarakat. Menurut saya itu hal yang penting untuk membantu transparansi,” jelas Tsamara dalam kanal YouTube Grace Tahir, Senin (5/2/2023).

Selain itu, agar tidak tertipu politisi bermodal pencitraan saja, pemilih perlu lebih kritis dalam menanggapi ucapan-ucapan ataupun narasi yang beredar. Cara termudah untuk memeriksa kebenaran tersebut dengan membandingkan ucapan atau narasi dengan data-data yang tersebar di mesin pencari.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Amanatia Junda

BACA JUGA Manuver Tsamara Setelah Keluar dari PSI: Ogah Gabung Parpol, Dukung ET Jadi Ketum PSSI

Terakhir diperbarui pada 14 Februari 2023 oleh

Tags: Pemilu 2024politisipolitisi baikpolitisi perempuanpsiTsamaraTsamara Amany
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul 15.00 MOJOK.CO
Aktual

Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul Tiga Sore

14 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gen Z rela sise hustle

Tak Cukup Satu Gaji, Gen Z Rela “Side Hustle” dan Kehilangan Kehidupan demi Rasa Aman dan Puas Punya Pekerjaan Sesuai Keinginan

30 Maret 2026
Stres menyeimbangkan pekerjaan sampingan dan pekerjaan kantoran karena side hustle

“Side Hustle” Bisa Hasilkan hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja

1 April 2026
Lewat Setu Sinau, Jalan Malioboro Kota Yogyakarta tidak hanya jadi tempat wisata. Tapi juga ruang edukasi untuk belajar budaya Jawa, termasuk aksara Jawa MOJOK.CO

“Setu Sinau” bikin Jalan Malioboro Tak Hanya Jadi Tempat Wisata, Tapi Juga Ruang Edukasi Aksara Jawa

29 Maret 2026
Na Willa, film anak yang obati inner child

‘Na Willa’, Merangkul Inner Child dan Kebutuhan akan Film Anak dari Muaknya Komodifikasi Ketakutan

27 Maret 2026
Naik pesawat Super Air Jet untuk mudik Lebaran ke Jogja

Terpaksa Naik Super Air Jet karena Tiket Murah, tapi Malah Dibikin “Plonga-plongo” karena Kelakuan Sok Asik Awak Kabin

1 April 2026
Salah paham pada kuliner sate karena terlalu miskin. Baru benar-benar bisa menikmatinya setelah dewasa untuk self reward MOJOK.CO

Salah Paham ke Sate: Kaget dan Telat Sadar kalau 1 Porsi Bisa buat Diri Sendiri, Jadi Self Reward Tebus Masa Kecil Miskin

31 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.