Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Ada Layanan Khusus bagi Ibu Menyusui dan Lansia di TPS Pemilu 2024

Kenia Intan oleh Kenia Intan
4 Juni 2023
A A
tps untuk ibu menyusui di pemilu 2024 mojok.co

Ilustrasi ibu menyusui (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Di Pemilu 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menyediakan pelayanan khusus bagi ibu menyusui dan lansia agar tidak berlama-lama saat di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Layanan khusus ini disediakan demi menghadirkan pemilu ramah perempuan dan inklusif.

KPU RI menerima audiensi Komisi Nasional Anti-Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) membahas pemilu berperspektif gender dan kampanye Jeli, Inisiatif, Toleransi, dan Ukur (JITU), di kantor KPU, Rabu (31/5/2023). Wakil Ketua Komnas Perempuan Olivia Chadidjah mengungkapkan, maksud dan tujuan audiensi ini adalah untuk memajukan hak-hak perempuan.

“Kepentingan kami bisa bersama-sama dengan KPU dan negara menghadirkan pemilu ramah perempuan dan inklusif,” ucap Olivia seperti dikutip dari laman resmi KPU, Selasa (31/5/2023).

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Idham Holik menyambut baik agenda audiensi ini. Ia mengungkapkan, KPU akan memprioritaskan ibu-ibu menyusui dan ibu lansia dengan pelayanan khusus sehingga mereka tidak berlama-lama di TPS. Langkah ini demi mewujudkan pemilu yang inklusif.

Idham juga mengungkapkan, dalam berbagai kesempatan KPU mengingatkan kepada para caleg dan parpol. Mereka setidaknya harus ada satu program berkaitan pemberdayaan perempuan yang nantinya menjadi orientasi dalam pengambilan kebijakan dari sekian banyak program yang dijalankan.

Terkait keterwakilan caleg perempuan

Dalam kesempatan yang sama Olivia turut mempertanyakan Peraturan KPU (PKPU) 10/2023 terkait Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota terkhusus aturan keterwakilan perempuan 30 persen. Beleid tersebut menjadi sorotan beberapa waktu terakhir karena berpotensi menekan jumlah caleg perempuan. Oleh karena itu, berbagai pihak mendesak untuk melakukan revisi Pasal 8 Ayat 2.

Sebenarnya KPU sudah berniat untuk merevisi poin bermasalah itu. Namun, rencana revisi itu gagal saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR pada Rabu (17/5/2023).

Menanggapi pertanyaan ini, Idham menjelaskan bahwa KPU mencatat masukan Komnas Perempuan yang mendorong lebih banyak perempuan terpilih dalam pemilihan legislatif dan caleg perempuan memahami gerakan kesetaraan gender. Idham menilai pentingnya kehadiran perempuan dalam jabatan pemerintah agar keberpihakan lebih tegas lagi ke sesama perempuan.

“InsyaAllah apa yang disampaikan akan diteruskan ke rekan-rekan (satker) di daerah untuk mendorong partisipasi perempuan,agar suara perempuan didengar,” kata Idham.

Olivia juga mengingatkan ke KPU menyangkut kekerasan seksual. Menurut Komnas Perempuan tahun politik rentan terhadap kekerasan perempuan sehingga harus ada antisipasi untuk menghadapi momen demokrasi elektoral tersebut.

“Kami berharap akan memberikan begitu banyak solusi khususnya bagi perempuan di Indonesia,” ujar Olivia.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Benarkah Keluarga Berencana Jadi Solusi dari Perubahan Iklim?

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 4 Juni 2023 oleh

Tags: ibu menyusuiKomnas PerempuanlansiaPemilu 2024perempuanTPSTPS pemilu 2024
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Pelatihan gratis dari Pemkot Semarang untuk tingkatkan UMKM. MOJOK.CO
Liputan

Merajut, Kegiatan “Terapi” bagi Emak-Emak di Semarang agar Sehat Jasmani dan Ekonomi

10 Oktober 2025
Lansia di Kota Jogja Butuh Berkegiatan untuk Tetap Bugar dan Produktif, Sekolah Lansia Menjadi Jawabannya.MOJOK.CO
Aktual

Lansia di Kota Jogja Butuh Berkegiatan untuk Tetap Bugar dan Produktif, Sekolah Lansia Menjadi Jawabannya

8 Mei 2025
Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dat, pemuda dengan 3 gelar universitas putuskan tinggalkan kota demi bangun bisnis budidaya jamur di perdesaan MOJOK.CO

Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan

4 Februari 2026
Rekomendasi penginapan di Lasem, Rembang. MOJOK.CO

5 Penginapan di Lasem: Dari Megahnya Bangunan Tionghoa hingga Sunyinya Pengunjung

3 Februari 2026
Mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah PTN Surabaya pertama kali makan di restoran All You Can Eat (AYCE): norak, mabuk daging, hingga sedih karena hanya beri kenikmatan sesaat MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

6 Februari 2026
Pertama kali makan donat J.CO langsung nangis MOJOK.CO

Orang Berkantong Tipis Pertama Kali Makan Donat J.CO, Dari Sinis Berujung Nangis

3 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh” MOJOK.CO

Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”

31 Januari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.