Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Konter

Sony Xperia Docomo Ternyata Bukan Versi KW Sony Xperia Global

Panji Pratomo oleh Panji Pratomo
9 Desember 2017
A A
Sony Xperia Docomo

Sony Xperia Docomo

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – “Banyak yang mengira Sony Xperia Docomo adalah ponsel replika dari versi globalnya.”

Sebagai sebuah korporasi besar yang melahirkan banyak merek, Sony cukup dikenal oleh sebagian besar pengguna peranti digital. Sebut saja jenama-jenama seperti Sony Pictures, Sony PlayStation, Sony Music, Sony Mobile, Sony Interactive Entertainment, dan masih banyak yang lainnya.

Dalam dunia smartphone, keberadaan ponsel Sony selalu asyik untuk diikuti perkembangannya. Sebelum era smartphone, dulu masyarakat lebih banyak mengenal ponsel jenis Sony Ericsson.

Tahukah Anda, jika Sony dan Ericsson adalah dua perusahaan yang berasal dari dua negara berbeda? Yak, Sony berasal dari negara Jepang, sedangkan Ericsson berasal dari Swedia.

Keduanya sepakat menjalin kerja sama sejak medio tahun 2001 hingga 2011. Baru kemudian Sony membeli seluruh saham milik Ericsson. Sony pada akhirnya turut mengubah nama perusahaan menjadi Sony Mobile Communications.

Di bawah bendera Sony Mobile Communications, ponsel Sony muncul dengan nama yang lebih beken yakni Sony Xperia. Hingga detik ini nama Sony Xperia masih disegani vendor-vendor smartphone lainnya. Meski pada awalnya dikenal sebagai ponsel high-end, Sony Xperia dalam beberapa varian hadir dengan harga yang lebih terjangkau.

Salah satu varian Sony Xperia yang sedang marak di Indonesia adalah Sony Xperia berlogo  NTT Docomo yang terpampang jelas di bagian muka smartphone. Bagi Anda yang belum terbiasa mendengar istilah NTT Comodo, eh NTT Docomo pasti bakal kebingungan dengan asal usul nama tersebut.

NTT (Nippon Telegraph and Telephone) awalnya adalah nama perusahaan operator telekomunikasi seluler di Jepang. Sedangkan Docomo sendiri merupakan nama entitas yang khusus mengoperasikan industri telepon seluler. Nama Docomo sendiri diambil dari singkatan “do communications over the mobile network”. Dalam bahasa Jepang, Docomo juga berarti “di mana saja”.

Kalau bingung, anggap saja NTT Docomo itu seperti ponsel Smartfren yang ada di Indonesia. Jika logo Smartfren lebih sering terpampang pada ponsel besutan Huawei, maka NTT Docomo banyak ditemukan pada ponsel Sony Xperia.

Banyak masyarakat awam yang mengira bahwa ponsel berlogo NTT Docomo adalah ponsel replika. Tentunya hal ini salah besar. Ponsel berlogo NTT Docomo adalah ponsel original, bukan ponsel KW apalagi replika.

Memang ada dua versi ponsel NTT Docomo yaitu versi yang kartu SIM-nya Locked (terkunci) dan Unlocked (tidak terkunci). Ponsel NTT Docomo yang beredar di Indonesia biasanya sudah di-unlock SIM secara permanen, sehingga pengguna tidak perlu takut dan khawatir jika ponsel tersebut tidak dapat dioperasikan.

Lalu, apa bedanya Sony Xperia Docomo dan Sony Xperia Global? Sony Xperia Docomo mempunyai harga yang lebih murah ketimbang Sony Xperia Global, meskipun secara perangkat keduanya mempunyai kualitas yang sama persis.

Kelemahan Sony Xperia Docomo yaitu karena tidak ada garansi resminya di Indonesia. Selain itu, versi Docomo tidak sebegitu terkenal versi Sony Xperia versi global.

Berdasarkan pengalaman yang saya alami, sensor NFC yang tersemat di dalam perangkat Sony Xperia global dapat dinyalakan, tetapi tidak dengan versi NTT Docomo. Namun, hal itu tidak menjadi masalah besar karena kebutuhan sensor NFC jarang digunakan dalam keseharian saya.

Saya sendiri menggunakan smartphone Sony Xperia versi NTT Docomo sudah hampir dua tahun. Saya pertama kali membeli Sony Xperia Docomo Z1 Compact seken di sebuah konter dengan mahar sebesar 900 ribu rupiah. Bandingkan dengan harga seken Sony Xperia Z1 Compact versi global yang harganya masih lumayan tinggi, yaitu kisaran Rp. 1.8 juta versi Tabloid Pulsa.

Iklan
Penampakan Sony Xperia Docomo Z1 Compact
Penampakan Sony Xperia Docomo Z1 Compact

Dengan mengusung layar 4.3 inci dan resolusi 720 x 1280 pixel, membuat tampilan layar Xperia Docomo Z1 Compact lumayan jernih. Selain itu, chipset Qualcomm Snapdragon 800 bertenaga Quadcore 2.2 GHz semakin membuat ngebut performa ponsel Xperia Docomo Z1 Compact.

Apalagi ditambah kapasitas RAM/ROM 2/16 GB, yang semakin menjadikan penyimpanan ponsel ini cukup longgar plus tambahan slot memori eksternal hingga 64 GB. Bicara soal baterai, ponsel ini menggunakan baterai tanam berkapasitas 2300 mAh.

Beberapa waktu kemudian, saya move on dari Xperia Docomo Z1 Compact dan beralih menjadi pengguna Sony Xperia Docomo Z3. Cukup dengan merogoh kocek senilai 1,4 juta rupiah, saya sudah bisa membawa pulang ponsel tersebut dan masih setia saya gunakan hingga sekarang. Sebagai perbandingan, ponsel Sony Xperia Z3 versi global, harganya mencapai 3 juta rupiah.

Spesifikasi ponsel Sony Xperia Docomo Z3 tentu lebih gahar ketimbang versi pendahulunya. Ukuran layarnya makin besar dan makin jernih, berukuran 5.2 inci plus resolusinya mencapai 1080 x 1920 pixel. Chipset yang digunakan adalah versi terbaru Qualcomm Snapdragon 801 yang bertenaga Quadcore 2.5 GHz. Xperia Docomo Z3 dilengkapi RAM/ROM sebesar 3/32 GB dan baterai yang berkapasitas hingga 3100 mAh. Mesin lebih kencang, penyimpanan lebih besar, pun baterainya lebih awet ketimbang Xperia Docomo Z1 Compact.

Sayangnya, ponsel NTT Docomo yang beredar di pasar Indonesia tidak ada yang benar-benar baru. Hal ini tentunya menimbulkan ketakutan tersendiri untuk memiliki ponsel jenis ini. Bila Anda tertarik, saya menyarankan untuk membeli ponsel tersebut di konter atau toko-toko yang bisa dipercaya. Dan jangan lupa untuk selalu mengecek langsung kondisi perangkat keras dan perangkat lunaknya secara teliti. Jangan sampai terkecoh.

Merek Sony mempunyai tempat tersendiri dalam hati saya. Karena harganya yang cukup terjangkau dan spek yang lumayan, Sony Xperia versi NTT Docomo cocok dikoleksi pecinta smartphone seken, tak terkecuali saya.

 

Terakhir diperbarui pada 11 Oktober 2018 oleh

Tags: Sony Xperia DocomoSony Xperia GlobalSony Xperia Z1Sony Xperia Z3
Panji Pratomo

Panji Pratomo

Hobi membaca dan menulis artikel ringan yang sedang viral

Artikel Terkait

No Content Available
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO

Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina

20 Januari 2026
Sebaiknya Memang Jangan Beli Rumah Subsidi, sebab Kamu Akan Rugi Berkali-kali

Sebaiknya Memang Jangan Beli Rumah Subsidi, sebab Kamu Akan Rugi Berkali-kali

20 Januari 2026
OTT Wali Kota Madiun

Warga Madiun Dipaksa Elus Dada: Kotanya Makin Cantik, tapi Integritas Pejabatnya Ternyata Bejat

20 Januari 2026
Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu MOJOK.CO

Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

19 Januari 2026
Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

21 Januari 2026
Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Ketika Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa MOJOK.CO

Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?

19 Januari 2026

Video Terbaru

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

21 Januari 2026
Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

20 Januari 2026
Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayakan

18 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.