Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Komen Versus

Membedakan Kita dan Kami dengan Bantuan Ridwan Kamil

Makasih, Pak Ridwan Kamil. Berkat dirimu pokoknya.

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
22 Februari 2018
A A
Membedakan Kita dan Kami dengan Bantuan Ridwan Kamil MOJOK.CO

Membedakan Kita dan Kami dengan Bantuan Ridwan Kamil MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO Formula sederhana untuk membedakan kita dan kami. Biar makin gampang, mari mohon bantuan sama Pak Ridwan Kamil. Kok bisa? Penasaran, kan?

Apa bentuk salah kaprah dan kesulitan dalam bahasa Indonesia yang paling sering terjadi? Jawaban yang umum muncul adalah soal membedakan kita dan kami.

Yhaaaa, meski sama-sama berawalan huruf “K” dan terdiri dari empat huruf, kata kita dan kami tentu berbeda, my lov. Sayangnya, bahkan di tahun 2018 ini, masih ada beberapa orang yang misuse, nggak bisa membedakan kita dan kami.

FYI aja nih, salah kaprah kata kita dan kami ini sesungguhnya sangat mungkin muncul dari penggunaannya dalam bahasa Inggris yang cuma berasal dari satu kata, yaitu we, yang kemudian punya banyak turunan (us, our, ours, ourselves).

“Indonesia adalah kita” dalam bahasa Inggris adalah Indonesia is us. Pun, “Yogyakarta adalah kami” dalam bahasa Inggris adalah Yogyakarta is us.

Fenomena ini bisa jadi pemicu kata kami dan kita dianggap sama, apalagi dalam penerjemahan bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Padahal, nggak mungkin kan kita menerjemahkan kalimat ini:

My husband and I are celebrating our wedding anniversary.

menjadi:

Suamiku dan aku sedang merayakan ulang tahun pernikahan kita.

Kita??? Emangnya si “aku” nikah sama orang di luar suaminya? 🙁

Pada dasarnya, kuncinya adalah: you semua harus ngerti dulu itu kata we konteksnya sebagai apa~

Yhaaa, balik lagi, deh, ke pokok permasalahan~

Ada sebuah contoh penggunaan kata kita dan kami yang pernah saya baca di tulisan tentang Ridwan Kamil berikut:

Jika pilpres kemarin ada slogan “Jokowi Adalah Kita”, maka Ridwan Kamil bisa membuat slogan tandingan, “Ridwan Adalah Kami & L”.

“Apaan tuh Kami & L?”

“Kami dan lo. Alias kita-kita juga.”

Naaah!!!!

Perhatikan dua kalimat tadi: Jokowi adalah kita dan Ridwan adalah kami dan lo. Dengan kedudukan kata yang sama, kata “kita” serta “kami dan lo” pun setara. Dari sini, kita-kita bisa membedakan kita dan kami secara sederhana. Agar lebih mudah membedakan kita dan kami, pertama-tama, mari kita ambil definisi dari KBBI.

Iklan

Kita adalah pronomina persona pertama jamak, yang berbicara bersama dengan orang lain termasuk yang diajak bicara.

Kami adalah yang berbicara bersama dengan orang lain (tidak termasuk yang diajak berbicara); yang menulis atas nama kelompok, tidak termasuk pembaca.

See? Kata “kita” merujuk pada penulis/penutur sekaligus lawan bicara/pembaca, sedangkan “kami” merujuk hanya pada penulis/penutur, tanpa lawan bicara/pembacanya.

Cara membedakan kita dan kami? Mudah!

Kamu hanya perlu ingat-ingat nama Ridwan Kamil tadi. Di sana, ada kata “Kamil” yang dijabarkan sebagai “Kami dan L” alias “kami dan lo”. Ingat juga, kata “kami dan lo” ini setara dengan kata “kita”. Ditambah dengan penjelasan definisi dari KBBI, formula paling mudah untuk membedakan “kita” dan “kami” pun bisa dibuat:

Kami + Lo = Kita

Daaaan, kamu pasti sering deh denger orang ngomong, “Kita? Lo aja kali!”

Sesungguhnya, kalimat itu berformula:

Lo = Kita – Kami

Dengan dasar rumus yang sama, kita juga bisa bilang, “Kami? Kita aja kali, lo nggak!”, lewat formula:

Kami = Kita – Lo

Alhamdulillah, akhirnya terpecahkan!!! Terima kasih, Ridwan Kamil!!!

Baiklah, sobat-sobat semwa, lebih baik formula-formula tadi dicatat dan diingat baik-baik agar tida salah-salah melulu (lagi) di masa depan~

BACA JUGA Kata Paling Indah dalam Bahasa Indonesia dan tulisan lainnya dari Aprilia Kumala.

Terakhir diperbarui pada 11 Oktober 2021 oleh

Tags: bahasa indonesiakamikitaridwan kamilsalah kaprah
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

pramoedya ananta toer.MOJOK.CO
Ragam

Ini yang Terjadi Seandainya Pramoedya Ananta Toer Menjadi Guru Sastra Indonesia

3 Februari 2025
Ide Bodoh Ridwan Kamil untuk Atasi Kemacetan Jakarta MOJOK.CO
Esai

Ide Nggak Masuk Akal Ridwan Kamil: Datangkan Psikolog dan Ustaz Keliling untuk Atasi Kemacetan Jakarta

3 September 2024
Kosakata Bahasa Indonesia Tidak Miskin, Bahasa Inggris Perampok MOJOK.CO
Esai

Bahasa Indonesia Miskin Kosakata Adalah Pandangan yang Terlalu Jauh di Tengah Pemujaan Bahasa Inggris yang “Merampok” Bahasa Lain

7 April 2024
M. Tabrani: Cerita di Balik Pengukuhan Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Persatuan
Video

M. Tabrani: Cerita di Balik Pengukuhan Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Persatuan

6 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

blok m jakarta selatan.mojok.co

Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign

5 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Sesi mengerikan kehidupan di desa: orang tua nelangsa karena masih hidup tapi anak-anak (ahli waris) sudah berebut pembagian warisan MOJOK.CO

Nelangsa Orang Tua di Desa: Diabaikan Anak di Masa Renta tapi Warisan Diperebutkan, Ortu Sehat Didoakan Cepat Meninggal

3 Februari 2026
self reward.mojok.co

Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

6 Februari 2026
Pertama kali makan donat J.CO langsung nangis MOJOK.CO

Orang Berkantong Tipis Pertama Kali Makan Donat J.CO, Dari Sinis Berujung Nangis

3 Februari 2026
Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya.MOJOK.CO

Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya

5 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.