Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Warga Temukan Potongan Tubuh Korban Mutilasi di Sleman

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
14 Juli 2023
A A
Warga Temukan Korban Mutilasi di Sleman, Ada Beberapa Potong Tubuh. MOJOK.CO

Tim gabungan mencari potongan tubuh yang diduga korban mutilasi di Padukuhan Kelor, Bangunkerto, Turi, Sleman, Kamis (13:07:2023). (Istimewa)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kasus mutilasi kembali terjadi di Sleman. Warga di area Sungai Bedog, Padukuhan Kelor, Bangunkerto, Turi, Sleman menemukan potongan tubuh manusia pada Rabu (12/07/2023) malam. 

Potongan tubuh pertama kali ditemukan pemancing di bawah jembatan Kelor. Bagian tubuh tersebut mengapung di aliran sungai Bedog. 

Setelah mendapatkan laporan, petugas gabungan antara Tim SAR bersama dengan jajaran Polresta Sleman pun melakukan upaya pencarian potongan tubuh lain di area Sungai Bedog, Padukuhan Kelor, Bangunkerto, Turi, Sleman Kamis (13/07/2023). Puluhan personil SAR melakukan pencarian hingga siang hari.

Koordinator SAR DIY Unit Wonokerto Agus Rianto dalam keterangannya kepada wartawan, mengungkapkan, petugas menyisir tiga titik untuk mencari potongan lainnya. Tiga lokasi ini menjadi pertimbangan karena tim mensinyalir menjadi lokasi pembuangan potongan tubuh itu.

Menurut Agus, selain jembatan, mereka melakukan pencarian di sisi timur dusun dan sungai di sisi barat Dusun Ganggong Kalurahan Bangunkerto. 

“Ya yang pertama pasti di bawah jembatan penghubung Kelurahan Wonokerto dan Bangunkerto. Tempat menemukan pertama kali potongna tubuh,” paparnya.

Potongan tubuh baru

Sementara Kapolresta Sleman, Kombes Pol Yuswanto Ardi mengungkapkan, dari hasil penyisiran menemukan sejumlah potongan tubuh. Di antaranya dua potongan kaki sampai mata kaki dan kemudian lengan kiri korban.

“Juga ada potongan daging,” jelasnya.

Tim gabungan tidak menemukan barang-barang lain yang diduga milik korban. Namun, mereka menemukan bungkusan plastik berisi pakaian dalam wanita.

“Tetapi kami belum memastikan itu pakai dalam milik korban,” ungkapnya.

Kapolresta menambahkan potongan tubuh tersebut tergolong baru. Sebab bentuknya terlihat jelas yaitu berbentuk kaki orang dan belum ada tanda-tanda pembusukan. Namun, ada beberapa bagian kulit yang mulai mengelupas.

“Jadi sepertinya itu potongan baru,” jelasnya.

Amankan sejumlah barang

Selain potongan tubuh, tim gabungan juga mengamankan sejumlah barang yang ada di lokasi penemuan. Di antaranya seperti potongan kayu yang ada di dekat potongan tubuh. Namun, tim belum mengetahui barang-barang tersebut ada kaitannya dengan keberadaan potongan tubuh korban. 

Hingga berita ini terbit, tim gabungan belum melakukan proses identifikasi. Tim masih menunggu potongan tubuh yang lain yang mungkin akan menjadi petunjuk identitas korban.

Iklan

Kapolresta juga belum bisa memastikan alat untuk memotong atau memutilasi korban. Sebab potongan tubuh yang ditemukan masih sedikit.

“Belum-belum bisa menyimpulkan alat yang digunakan untuk memotong,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Alasan Judi Online Lebih Berbahaya Ketimbang Judi Konvensional, Bisa Jadi Penyakit!

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 14 Juli 2023 oleh

Tags: Kriminalmutilasisleman
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Naik Travel dari Jogja ke Surabaya Penuh Derita, Nyawa Terancam (Unsplash)
Pojokan

Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Niatnya Ingin Tenang Berakhir Penuh Derita dan Nyawa Terancam

13 Maret 2026
Anak rantau di Jogja pilih jadi marbot. MOJOK.CO
Sehari-hari

Derita Anak Rantau di Jogja: Sulit Cari Kos Murah, Nyaris Terjebak Dunia Gelap, hingga Temukan “Berkah” di Masjid

6 Maret 2026
Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co
Pojokan

Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali

27 Februari 2026
Bisnis coffe shop, rumah dekat kafe, jogja.MOJOK.CO
Urban

Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

26 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Punya rumah besar di desa jadi simbol kaya tapi terasa hampa MOJOK.CO

Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

2 April 2026
Pilih resign dan kerja jadi penulis di desa ketimbang kerja di luar negeri di Singapura

Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman

2 April 2026
Kursi kereta eksekutif dibandingkan kereta ekonomi premium lebih nyaman untuk mudik Lebaran

Saya Kapok Naik Kereta Ekonomi Premium, Ditipu Embel-embel Mirip Eksekutif padahal Hampir “Mati” Duduk di Kursi Tegak

1 April 2026
Kerja WFH untuk ASN bukan solusi. MOJOK.CO

WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?

6 April 2026
User kereta api (KA) ekonomi naik bus Sumber Selamat: sebenarnya kursi lebih nyaman, tapi ogah tersiksa lebih lama MOJOK.CO

User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan

2 April 2026
Slow living di desa, jakarta.MOJOK.CO

Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran”

7 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.