Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Tekno

Bahayanya Jika Menggunakan WhatsApp Pihak Ketiga

Redaksi oleh Redaksi
13 Mei 2023
A A
Bahayanya Jika Menggunakan WhatsApp Pihak Ketiga. MOJOK.CO

WhatsApp (Dima Solomin/Unsplash.com)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – WhatsApp menjadi salah satu aplikasi pesan instan yang paling populer di dunia karena penggunaan yang mudah dan gratis. Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan WhatsApp telah meningkat secara signifikan, dan sebagian besar orang menggunakan aplikasi ini untuk berkomunikasi dengan teman, keluarga, dan rekan kerja.

Namun, keamanan penggunaan WhatsApp sering menjadi perdebatan, khususnya ketika menggunakan aplikasi pihak ketiga.

Penggunaan WhatsApp pihak ketiga sering kali menimbulkan bahaya dan risiko yang besar bagi pengguna. Beberapa aplikasi pihak ketiga yang populer seperti GB WhatsApp, WhatsApp Plus, dan YoWhatsApp.

Pihak ketiga sering kali menawarkan fitur tambahan yang tidak tersedia di WhatsApp resmi. Namun, ketika menggunakan aplikasi pihak ketiga, pengguna berisiko kehilangan data dan privasi.

Berikut ini penjelasan mengapa tidak direkomendasikan jika menggunakan WhatsApp dari pihak ketiga.

Bisa kehilangan data WhatsApp tanpa pemberitahuan terlebih dahulu

Pertama-tama, penggunaan WhatsApp pihak ketiga dapat menyebabkan hilangnya data pribadi. Aplikasi pihak ketiga sering kali meminta akses ke data pengguna seperti kontak, pesan, dan lokasi. Data ini dapat digunakan untuk tujuan yang tidak diketahui, seperti periklanan yang tidak diinginkan atau kejahatan siber seperti pencurian identitas.

Dalam beberapa kasus, penggunaan aplikasi pihak ketiga dapat menyebabkan pengguna kehilangan akses ke akun WhatsApp mereka secara permanen. Hal ini terutama terjadi jika aplikasi pihak ketiga tersebut tidak memenuhi persyaratan keamanan WhatsApp.

Sebagai contoh, WhatsApp meminta pengguna untuk menghubungkan akun mereka dengan nomor telepon resmi mereka. Namun, aplikasi pihak ketiga sering kali tidak mengikuti aturan ini, yang dapat mengakibatkan blokir atau penghapusan akun pengguna.

Dikutip dari balitteknologikaret.co.id, penggunaan WhatsApp pihak ketiga juga dapat memperburuk keamanan akun WhatsApp. Aplikasi pihak ketiga tidak selalu terhubung ke server WhatsApp resmi, yang membuat akun pengguna lebih rentan terhadap serangan malware dan virus.

Dalam beberapa kasus, aplikasi pihak ketiga bahkan dapat membuka pintu bagi peretas untuk mengakses data pribadi pengguna.

Terakhir, penggunaan WhatsApp pihak ketiga juga dapat mengakibatkan akun pengguna kena blokir secara permanen. Aplikasi ini memiliki aturan ketat tentang penggunaan aplikasi pihak ketiga. Pengguna yang melanggar aturan ini dapat dihapus akunnya secara permanen. Selain itu, WhatsApp juga dapat memblokir nomor telepon pengguna sehingga pengguna tidak dapat mengakses akun mereka lagi.

Dalam kesimpulan, penggunaan WhatsApp pihak ketiga memang menawarkan fitur tambahan yang menarik. Namun, risiko dan bahaya yang diakibatkannya jauh lebih besar daripada manfaatnya.

Oleh karena itu, sebaiknya hanya menggunakan WhatsApp resmi dari pengembang resmi untuk menjamin keamanan data pribadi dan akun pengguna.

Jika pengguna membutuhkan fitur tambahan, sebaiknya mempertimbangkan alternatif yang lebih aman seperti aplikasi pihak ketiga. (Adv)

Iklan

 

Terakhir diperbarui pada 13 Mei 2023 oleh

Tags: aplikasimedsosteknowhatsapp
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Tips Edit Gambar untuk Jadikan PP WhatsApp yang Aesthetic. MOJOK.Co
Tekno

Tips Edit Gambar untuk Jadikan PP WhatsApp yang Aesthetic

10 April 2023
pemilih pemula mojok.co
Kotak Suara

Survei CSIS: Pemilih Pemula Manfaatkan Medsos sebagai Sumber Informasi

6 April 2023
Pengalaman Beli HP "Spek Dewa" Rp900 Ribu di Shopee: Kepepet Berujung Konyol, tapi Beruntung Diselamatkan Kurir.MOJOK.CO
Kesehatan

3 Keunggulan Satu Sehat Mobile, Aplikasi Pengganti PeduliLindungi

28 Februari 2023
social spy whatsapp mojok.co
Kilas

Hati-hati Social Spy WhatsApp, Aplikasi Penipuan Berkedok Sadap!

9 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

alfamart 24 jam.MOJOK.CO

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Film Semi Jepang Bantu Mahasiswa Culun Lulus dan Kerja di LN (Unsplash)

Berkat Film Semi Jepang, Mahasiswa Culun nan Pemalas Bisa Lulus Kuliah dan Nggak Jadi Beban Keluarga

14 Januari 2026
sate taichan.MOJOK.CO

Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak

20 Januari 2026
Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.