Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Sosial

Menelusuri Jejak Bioskop Senopati Jogja, ‘Surga Film Panas’ yang Kini Jadi Taman Pintar

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
22 Agustus 2023
A A
taman pintar di lokasi bekas bioskop senopati mojok.co

Taman Pintar Yogyakarta yang berdiri di lahan bekas Bioskop Senopati (budaya.jogjaprov.go.id)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Bioskop Senopati pernah jaya pada masanya. Lokasi ini dulu adalah tempat nongkrong anak muda Jogja yang sangat populer.

Pada masa 1980-an, tidak sulit untuk menjumpai gedung bioskop di Kota Jogja. Kala itu, ada belasan hingga puluhan bioskop yang tersebar. Lokasinya pun berdekatan, menyesaki kota yang saat itu muda-mudinya sedang gandrung dengan persinemaan.

Bagaimana tidak, pada era ini Warkop DKI memang sedang di puncak masa jayanya, Suzzana pun lagi serem-seremnya. Dan yang jelas, distribusi film-film panas—baik lokal maupun mancanegara—juga lagi masif-masifnya. Inilah alasan kenapa bioskop akhirnya jadi tempat nongkrong favorit para remaja.

Salah satu yang populer pada saat itu adalah Bioskop Senopati atau Senopati Theatre. Terletak di Jalan Panembahan Senopati, Kota Jogja, lokasinya kini sudah berubah rupa jadi Taman Pintar dan lapak jualan buku bernama Shopping Center.

Meskipun tinggal nama, kenangan para pengunjung setianya nyatanya masih membekas hingga hari ini.

Salah satunya Deni Respati (58), warga asli Jogja yang kini sudah berkeluarga dan tinggal di Magelang, Jawa Tengah.

Kepada saya, Deni mengaku kalau Bioskop Senopati sudah jadi rumah keduanya saat itu. Tempat ini menjadi lingkungan yang mengenalkannya pada “dunia kenakalan remaja saat itu”.

Kata dia, hampir semua laku nakalnya, seperti bolos sekolah, merokok, hingga perkenalannya dengan alkohol, berawal dari tempat ini.

“SMP-ku ‘kan dekat, kalau ke Senopati tinggal nyebrang, jadi enggak kehitung berapa kali bolos. Sekolah ‘tuh cuma kayak hari Senin, soalnya upacara, sisanya ya nongkrong di Senopati,” kata pria yang sekarang bekerja sebagai guru les vokal ini, Senin (14/8/2023) malam itu.

Kelompok anak kaya dan rakyat jelata

Dengan seksama, Deni berusaha memberi alasan mengapa Bioskop Senopati bisa jadi tongkrongan favorit muda-mudi Jogja pada masa itu.

Kalau kata Deni, yang pertama karena lokasinya strategis. Saat itu, Bioskop Senopati dekat dengan pusat keramaian, seperti pasar dan terminal bus antarkota. Jadi, tempat ini akan selalu ramai dan secara akses pun mudah dijangkau oleh masyarakat luas

Lalu, yang kedua, ada banyak wahana permainan yang ada di tempat ini. Tak hanya memutar film, di Lantai 2 juga tersedia wahana permainan Dingdong yang sangat ngetren pada saat itu.

Menurut penuturan Deni, saat sore hari kita bakal dengan mudah menjumpai remaja-remaja berseragam SMP dan SMA membanjiri Lantai 2.

“Tapi aku jarang main, sih. Soalnya sekali main [tarifnya] Rp150. Aku ‘kan rakyat jelata, mana mampu,” kata Deni dengan nada bercanda.

Iklan

“Biasanya yang main anak-anak orang kaya saja,” lanjutnya.

Seperti diakui Deni, gedung Bioskop Senopati memang seolah menunjukkan kelas sosial seorang remaja kala itu. Kata dia, yang sering main di Lantai 2 pastilah anak-anak orang kaya.

Sementara yang cuma jalan-jalan di Lantai 1, seperti ia dan kawan-kawannya, adalah golongan yang ia sebut “rakyat jelata”.

“Lantai 1 satu dulu ada lapak kaset. Tapi karena enggak punya duit buat beli, kita seringnya cuman lihat-lihat aja. Syukur-syukur kalau ada kaset yang disetel, bisa ‘tuh dengerin musik gratis,” katanya.

Halaman selanjutnya…

Film panas yang goda gelora muda

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 22 Agustus 2023 oleh

Tags: bioskopBioskop di JogjaBioskop MatiTaman Pintar Yogyakarta
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Bioskop NSC Rembang, bangunan kecil di tanah tandus yang jadi hiburan banyak orang MOJOK.CO
Catatan

Bioskop NSC Rembang Jadi Olok-olokan Orang Sok Kota, Tapi Beri Kebahagiaan Sederhana

1 Desember 2025
Video Prabowo Tayang di Bioskop Itu Bikin Rakyat Muak! MOJOK.CO
Kabar

Tak Asyiknya Bioskop Belakangan Ini, Ruang Hiburan Jadi Alat Personal Branding Prabowo

16 September 2025
pengalaman pertama ke bioskop, pakuwon mall jogja.MOJOK.CO
Ragam

Pengalaman Pertama ke Bioskop: Orang Desa Salah Pesan Tiket Mahal sampai Tersesat di Pakuwon Mall Jogja, Mau Bertanya Takut Dikira Kampungan

11 April 2025
Derita Orang Rembang, Makan Mie Gacoan Harus ke Tuban MOJOK.CO
Ragam

Derita Tinggal di Rembang: Harus Tempuh 2 Jam ke Tuban Demi ke Mal, Nonton Bioskop atau Sekadar Makan Mie Gacoan

6 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

jadi bridesmaid usai cut off di pernikahan mantan sahabat. MOJOK.CO

Penyesalan Saya Menerima Tawaran Bridesmaid dari Mantan Sahabat, Peran Paling Tak Berguna dalam Sebuah Pernikahan

31 Juli 2026
Akademisi UGM kritik RUU Sisdiknas karena belum menjawab tantangan pendidikan nasional di masa mendatang MOJOK.CO

RUU Sisdiknas Dinilai Belum Jawab Tantangan Pendidikan hingga Menyoal Relevansi Perguruan Tinggi Kedinasan

28 Juli 2026
Hal-hal yang bisa ditemukan di warung madura tapi tidak dimiliki di Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih MOJOK.CO

Hal-hal yang Bisa Ditemukan di Warung Madura tapi Tidak Ada di Koperasi Desa (Kopdes), Cukup “Berlainan” jika Disandingkan

28 Juli 2026
Di Antara Teriakan Maling dan Sunyinya Nurani: Seorang Anak Menangisi Bapaknya yang Tewas Dikeroyok Massa MOJOK.CO

Di Antara Teriakan Maling dan Sunyinya Nurani: Seorang Anak Menangisi Bapaknya yang Tewas Dikeroyok Massa

27 Juli 2026
Peserta Pekan Budaya Difabel di Jogja. MOJOK.CO

Pekan Budaya Difabel 2026: Saat Anak-anak Terbebas dari Stigma lewat Seni dan Terapi di Ruang Inklusif

29 Juli 2026
Alasan seorang ibu tak ragu kuliahkan anak di Universitas Terbuka (UT). Perjalanan dan pencapaian anak jadi jawabannya MOJOK.CO

Saat Ibu Dukung Anak Kuliah di Universitas Terbuka (UT): Berbuah Pencapaian Membanggakan

30 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.