Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Setelah KLB Demokrat, Kini Muncul Wacana KLB PKB, Partai-Partai yang Lain Kapan, Nih?

Redaksi oleh Redaksi
12 April 2021
A A
KLB PKB
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Wacana Kongres Luar Biasa (KLB) di tubuh PKB tengah menghangat, banyak petinggi PKB daerah yang disebut tak puas dengan kepemimpinan partai saat ini.

Drama percobaan kudeta terhadap ketua umum dari tampuk kepemimpinan partai tampaknya masih bakal menjadi drama yang panjang dan layak disimak. Jika sebelumnya kita dihibur dengan drama percobaan kudeta terhadap AHY sebagai ketua umum Partai Demokrat melalui mekanisme Kongres Luar Biasa, kini tampaknya hal serupa juga bakal bisa terjadi pada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Adalah mantan Ketua DPC PKB Karawang Ahmad Zamakhsari alias Kang Jimmy yang membuka info tentang potensi kudeta di tubuh PKB. Ia blak-blakan mengatakan bahwa sudah ada pembicaraan dari para petinggi PKB terkait rencana untuk menggelar Muktamar Luar Biasa.

Sama seperti pola KLB di Partai Demokrat, Muktamar Luar Biasa ini menurut Jimmy merupakan bentuk gerakan atas ketidakpuasan terhadap Munas PKB.

“Jadi para petinggi PKB sudah ada komunikasi dengan saya, terkait bakal ada gerakan ketidakpuasan atas hasil Munas PKB di Bali,” ujarnya kepada Detik, “Sudah ada 22 kabupaten atau kota sudah sepakat untuk segera membuat Muktamar Luar Biasa atau KLB versi kami, PKB.”

Lebih lanjut, Jimmy mengatakan bahwa wacana Muktamar Luar Biasa (MLB) ini terbentuk utamanya karena banyak pengurus daerah yang menganggap bahwa PKB sudah terlalu melenceng jauh dari nilai-nilai yang dulu pernah diusung oleh Gus Dur.

“22 Kabupaten sepakat KLB, karena banyak di daerah kecewa atas kepengurusan PKB yang dianggap tidak sesuai dengan apa yang Gus Dur bangun, salah satunya adalah banyak muscab di daerah tidak sesuai pelaksanaannya, atau tidak sesuai AD/ART bahkan dinilai hasilnya sepihak,” terang Jimmy.

Kendati sudah membeberkan wacana terkait MLB, namun Jimmy sama sekali belum bersedia menyebutkan siapa saja tokoh-tokoh petinggi partai baik di pusat maupun daerah yang ikut terlibat dalam wacana MLB PKB ini.

Tentu saja adanya MLB ini bisa menjadi momen politik yang ramai dan juga menghibur. Ia bisa menjadi ajang tebak-tebakan bagi banyak orang dalam memprediksi instrumen-instrumen apa saja yang terjadi dalam drama tersebut.

Apakah nantinya MLB benar-benar digelar? Apakah MLB akan memunculkan ketua umum baru bagi PKB versi MLB seperti halnya munculnya Moeldoko terhadap Partai Demokrat? Kalau ternyata iya, siapakah sosok yang ketua umum PKB versi MLB itu? Kalau MLB berjalan sukses, apakah kepengurusan versi MLB bakal disahkan oleh Kemenkumham? Dan masih banyak lagi tebak-tebakan yang bisa muncul dan bisa dibikin taruhan.

Partai politik, seharusnya memang begitu. Menghibur masyarakat. Kalau nggak bisa menghibur dengan memberikan kader-kader terbaik sebagai pejabat pemerintah, minimal menghibur masyarakat dengan memberikan drama yang menarik dan layak disimak. MLB ini misalnya.

Kalau perlu, nanti pas MLB, kasih sedikit bumbu-bumbu kerusuhan atau bentrok, biar semakin maknyus.

Setelah ini, semoga partai-partai lain terinspirasi, sehingga tahun ini, bukan hanya Demokrat dan PKB yang bikin Kongres, tapi juga partai-partai yang lainnya. Cocok sudah. Partai-partainya punya kesempatan untuk sparing dan mengasah diri, Kemenkumham bakal banyak pekerjaan, wartawan panen berita, masyarakat bahagia.

Kurang enak gimana, coba?

Iklan

BACA JUGA Dualisme Partai Demokrat dan Cara Kita Menyikapinya dan artikel KILAS lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 12 April 2021 oleh

Tags: Cak IminKLBpkb
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Gibran Bilang Solo Sudah Diguyur Proyek Sebelum Dia Memimpin, Benarkah? MOJOK.CO
Aktual

Gibran Bilang Solo Sudah Diguyur Proyek Sebelum Dia Memimpin, Benarkah?

23 Desember 2023
Debat Capres 2024 11 Panelis dari UIN, UGM, dan Universitas Terkemuka Lainnya Siap Uji Ketangkasan Capres
Politik

Debat Capres 2024: 11 Panelis dari UIN, UGM, dan Universitas Terkemuka Lainnya Siap Uji Ketangkasan Capres

12 Desember 2023
elite politik mojok.co
Podium

Ujian Demokrasi Indonesia: Pilpres 2024 Kontestasinya para Elite

30 Oktober 2023
MAN 1 Yogyakarta, Tempat Cak Imin dan Mahfud MD Sekolah MOJOK.CO
Kotak Suara

MAN 1 Yogyakarta, Tempat Cak Imin dan Mahfud MD Sekolah ketika di Jogja

22 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengunjung Candi Pramabanan di Jogja selama Lebaran 2026. (sumber: InJourney)

InJourney Sukses Dapat Untung selama Arus Mudik dan Lebaran 2026 dengan Tata Kelola yang Optimal

2 April 2026
Aksi topeng ayam di Fore Coffee Jogja. MOJOK.CO

Di Balik Aksi Topeng Ayam Depan Fore Coffee Jogja: Menagih Janji Hak Ayam Petelur untuk Meraih Kebebasan

2 April 2026
Susahnya cari kerja sebagai fresh graduate Unair. MOJOK.CO

Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak

7 April 2026
kuliah di jurusan sepi peminat.mojok.co

Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja

2 April 2026
Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO

Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”

8 April 2026
Mahasiswa muak dengan KKN di desa. Mending magang saja MOJOK.CO

Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang

8 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.