Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

Rahasia Menjamurnya Gerai Es Krim Mixue

Kenia Intan oleh Kenia Intan
28 Desember 2022
A A
Mixue

Ice cream Mixue. (Instagram Mixue Indonesia)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ekspansi gerai Mixue Ice Cream and Tea menjadi perbincangan. Belum dua tahun di Indonesia, jumlahnya sudah mencapai ratusan.

Merek dagang asal China itu memang tengah gencar mengembangkan bisnis. Dilansir dari Hypeabis, per Juli 2022 setidaknya ada 300 gerai Mixue di Indonesia.  Padahal Mixue baru masuk ke Indonesia pada pada tahun 2020. 

Merek dagang Mixue di Tanah Air dipegang oleh PT Zisheng Pacific Trading. Aslinya, merek ini dimiliki oleh Mixue Bingcheng Co.Ltd. Perusahaan itu sudah tercatat di Bursa Efek Shenzhen dengan kode MXBC. Di negara asalnya, Mixue sudah memiliki 21.000 gerai per Oktober 2022. 

Selain di Indonesia, merek dagang ini juga terdaftar di sekitar 30 pasar, termasuk Asia, Amerika Serikat, Eropa, Jepang, Kirgistan, dan Uzbekistan. 

Titik balik kesuksesan Mixue di China terjadi di tahun 2006. Mereka menemukan formulasi produk dan pasar yang tepat dengan mengandalkan menu es krim cone. Menu menjadi ternama dalam rangkaian olimpiade Beijing 2008.

Valuasi Mixue saat ini diperkirakan mencapai US$ 2,8 miliar di China. Pendapatannya mencapai US$ 1,4 miliar. 

Angka-angka menggiurkan itu diperoleh dengan strategi membuka gerai di kota-kota kecil dengan tingkat pendapatan rendah. Sebagian besar pembeli memilih bawa pulang atau take away sehingga tidak butuh operasional besar. 

Tidak jauh berbeda, Mixue Indonesia menawarkan harga es krim dan teh dengan harga yang terjangkau. Pangsa pasarnya tidak berbeda dengan Mixue China yang menyasar pasar dengan pendapatan menengah ke bawah. 

Di Indonesia, Mixue menawarkan produknya di rentang harga yang sangat terjangkau. Paling murah, Mixue menjual es krim cone dengan harga Rp8.000. Sementara paling mahal seharga Rp25.000. 

Tidak mengherankan, produknya jadi laris manis di Indonesia. Kebanyakan konsumen Mixue berasal dari kalangan pelajar dan pekerja yang pilih-pilih dalam membelanjakan uangnya.  

Tawaran franchise menarik

Salah satu faktor yang membuat gerai mixue bisa menjamur karena tawaran franchise-nya yang menarik. Dilansir dari berbagai sumber, PT Zisheng Pacific Trading  tidak menetapkan persyaratan khusus bagi calon mitra. Franchise juga tidak menuntut royalti maupuan bagi hasil yang harus disetor. Oleh karenanya, laba franchise berbentuk mandiri ini seluruhnya dinikmati oleh mitra. 

Tawaran keuntungannya memang menggiurkan, akan tetapi mitra Mixue diwajibkan menyediakan tempat operasional, meliputi luas bangunan minimal 25 meter persegi, lebar 3,8 meter, dan tinggi plafon 2,7 meter. Tempat operasional juga haru memiliki sumber air bersih, sanitasi yang baik, dan daya listrik 33.000 Watt. Mixue juga menyediakan kontraktor untuk mendesain interior gerai sesuai standar.

Harga franchise Mixue Ice Cream and Tea sekitar Rp808 juta atau 370.000 Yuan. Angka itu  itu sudah termasuk investasi dari awal pembangunan gerai. Dilansir dari Instagram-nya, Mixue Indonesia juga menawarkan berbagai promo untuk pembelian franchise-nya. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Rujak Es Krim Pak Nardi Yogya, Eksis Sejak 1978

Terakhir diperbarui pada 28 Desember 2022 oleh

Tags: es krimmixue
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Eksperimen Mencampur Kopi Kenangan dan Sundae dari Mixue MOJOK.CO
Esai

Mencampur Kopi Kenangan dengan Mixue demi Eksperimen Nekat. Jadi Begini Rasanya? Kacau!

2 Juli 2023
sejarah mixue mojok.co
Ekonomi

Mengenal Sejarah Mixue: Berawal dari Es Serut, Kini Gerainya di Mana-mana

3 Maret 2023
franchise mixue mojok.co
Ekonomi

Ini Nih Info Harga Franchise Mixue Jika Kalian Tertarik Buka Outletnya

5 Januari 2023
Membongkar Rahasia Dominasi Mixue di Indonesia! MOJOK.CO
Esai

Membongkar Rahasia Dominasi Mixue di Indonesia!

1 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
mudik gratis Lebaran dari Pertamina. MOJOK.CO

Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya

19 Maret 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik

19 Maret 2026
Selalu royal ke teman saat butuh bantuan karena kesusahan. Giliran diri sendiri hidup susah eh diacuhkan pertemanan MOJOK.CO

Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

17 Maret 2026
Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar.MOJOK.CO

Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar

16 Maret 2026
Gaji Cuma 8 Juta di Jakarta Jaminan Derita, Tetap Miskin dan Stres MOJOK.CO

Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin

19 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.