Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

PSI Sindir Kebobrokan Partai-Partai Lama, Termasuk Partai Satu Koalisi

Redaksi oleh Redaksi
27 Oktober 2018
A A
tsamara amany
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tiada angin tiada hujan (Eh, kalau angin pasti ada, sih), Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tsamara Amany tiba-tiba berbicara tentang masih rendahnya komitmen partai-partai dalam pemberantasan korupsi, serta sistem rekrutmen partai yang masih saja mengandalkan “mahar politik”.

“Parpol bahkan belum berkomitmen menghadirkan politisi yang bersih, baik untuk legislatif maupun eksekutif,” ujar Tsamara Amany.

Lebih jauh, Tsamara kemudian terkesan menyindir partai-partai lama tentang sistem rekrutmen calon anggota legislatif.

“Kabar yang santer beredar selalu melibatkan sejumlah uang sebagai mahar. Tak ada uang, tak ada pencalonan,” kata Tsamara. “Partai harus berani membuka sistem rekrutmen caleg secara transparan untuk menghindari kecurigaan. Ketika partai-partai politik lama gagal karena terbenam dalam tradisi usang dan berbahaya, kehadiran sebuah partai baru yang menawarkan antitesis menjadi sangat relevan.”

Pernyataan Tsamara, khususnya poin yang secara eksplisit menyalahkan partai-partai lama ternyata membuat banyak petinggi partai merasa kepanasan. Bukan hanya partai dari kelompok oposisi, namun juga partai dari sesama koalisi.

“Kalau mau komplain, komplain ke koalisinya. Kan yang maling mayoritas parpol koalisinya,” ujar anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade.

Andre kemudian berseloroh soal PSI yang menurutnya salah masuk koalisi. Menurut Andre, kalau memang fokus untuk memerangi korupsi, harusnya masuk koalisinya Prabowo, bukan Jokowi.

“Kalau mau komitmen pemberantasan korupsi, harusnya dukung Pak Prabowo. Karena Gerindra ini partai bersih nggak ada anggota DPR RI yang ditangkap oleh KPK. Jadi salah dukung itu PSI. Harusnya dukung Pak Prabowo yang bebas korupsi,” ujarnya.

Sementara itu, partai-partai yang berada dalam satu koalisi dengan PSI tentu saja juga dibikin gerah dengan pernyataan Tsamara. Sebab tak bisa dimungkiri, memang banyak partai-partai lama yang berada dalam satu barisan koalisi bersama PSI.

Tak heran jika kemudian banyak petinggi-petinggi partai yang membalas dan menyindir Tsamara Amany atas pernyataannya.

“PSI boleh bicara seperti itu, bagus, tapi mari kita buktikan apakah meraka mampu membuktikan? Misalnya diberi amanat oleh Allah masuk parlemen, mudah-mudahan PSI mampu menjadi partai yang berintegritas, itu aja,” kata Wasekjen PKB Maman Imanulhaq

Senada dengan Maman, Sekretaris Badan Pelatihan dan Pendidikan DPP PDIP Eva Kusuma Sundari juga melontarkan semacam kekesalannya atas pernyataan Tsamara Amany tersebut.

“Repot nih kampanye PSI, pakai strategi kampanye mburuk–mburukin parpol lain, termasuk sekoalisi. Kan kata Jokowi jual kebaikan masing-masing, jangan ujaran kebencian,” ujar Eva. “PSI tunjukkin gimana fund raising-nya untuk membiayai partai se-Indonesia, padahal isinya anak-anak muda dan bukan konglomerat. Nggak usah urus ‘KDRT’ orang lain dulu,” lanjutnya.

Wah, Pilpres masih lama. Tapi bara api sudah mulai membara.

Iklan

psi

Terakhir diperbarui pada 27 Oktober 2018 oleh

Tags: psitsamara amany. partai
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Ngobrol Politik Bersama Dua Caleg Asal Jawa Timur, Benarkah PSI Bukan Saingan PDIP?
Video

Ngobrol Politik Bersama Dua Caleg Asal Jawa Timur, Benarkah PSI Bukan Saingan PDIP?

22 Januari 2024
Berselempang Tas Boneka Teddy Bear, Kaesang Dapat 3 Wejangan dari Ketum PP Muhammadiyah MOJOK.CO
Kotak Suara

Berselempang Tas Boneka Teddy Bear, Kaesang Dapat 3 Wejangan dari Ketum PP Muhammadiyah

6 Oktober 2023
PSI Diprediksi Tak Akan Lolos ke Senayan, Kaesang Bisa Jadi Kartu As? MOJOK.CO
Kotak Suara

PSI Diprediksi Tak Akan Lolos ke Senayan, Kaesang Bisa Jadi Kartu As?

4 Oktober 2023
Kaesang Pangarep Gabung PSI
Video

Kaesang Pangarep Gabung PSI dan Aldi Taher Bikin Grup WA Mantan Istri Hebohkan Netizen

30 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

bencana.MOJOK.CO

Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana

4 Februari 2026
Salah kaprah pada orang yang kerja di Surabaya. Dikira gaji besar dan biaya hidup murah MOJOK.CO

Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan

4 Februari 2026
Krian Sidoarjo dicap bobrok, padahal nyaman ditinggali karena banyak industri serap kerja dan biaya hidup yang masuk akal MOJOK.CO

Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

5 Februari 2026
Asriadi Cahyadi pemilik Dcell Jogja Store, toko musik analog. MOJOK.CO

Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

4 Februari 2026
Sarjana pegasuh anak, panti asuhan Muhammadiyah di Surabaya. MOJOK.CO

Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

5 Februari 2026
FOMO Finansial: Akhir Bulan yang Cemas Karena Gaji Tak Cukup dan Rayuan Berinvestasi MOJOK.CO

FOMO Finansial: Akhir Bulan yang Cemas karena Gaji Tak Cukup dan Rayuan Berinvestasi

2 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.