Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Polisi Bongkar Kuburan Babi Ngepet Depok untuk Akhiri Polemik, Isinya Benar-benar Babi

Redaksi oleh Redaksi
29 April 2021
A A
Kenapa Babi Haram? Polisi Bongkar Kuburan Babi Ngepet Depok untuk Akhiri Polemik, Isinya Benar-benar Babi mojok.co

Kenapa Babi Haram? Polisi Bongkar Kuburan Babi Ngepet Depok untuk Akhiri Polemik, Isinya Benar-benar Babi mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Serial babi ngepet Depok masih berlanjut, tapi semoga ini menjadi akhir. Tuduhan warga soal babi jadi-jadian terpatahkan usai polisi membongkar kuburan si babi. Isinya hanya dan hanya babi.

Anggota Polsek Sawangan mungkin sedang tak habis pikir dengan diri mereka sendiri. Barangkali mereka berpikir, ini kalau dilakukan kok terasa bodoh banget, tapi kalau tidak dilakukan juga masalahnya nggak selesai-selesai. Alhasil, kekonyolan itu harus dilakukan agar polemik babi ngepet ini bisa segera diselesaikan.

Iklan

Siang kemarin (28/4), polisi mendatangi Kampung Bedahan di Sawangan, Depok, Jawa Barat untuk memastikan mitos siluman babi ini. Bersama warga dan ustad, mereka mendatangi makam terduga babi ngepet yang disembelih warga dua hari lalu (27/4).

Menurut laporan Detik, di hadapan polisi, kuburan itu kemudian dibongkar. Jasad tubuh dan kepala babi masih utuh terbungkus plastik merah. Babi kemudian dikeluarkan dan diukur oleh polisi. Panjangnya 50 cm, diameter 25 cm. Lewat prosesi ini, polisi memutuskan bahwa babi ngepet yang ditangkap dan dijagal warga bukan babi siluman jelmaan manusia. Babi tersebut hanyalah seekor babi yang malang.

“Ini benar-benar babi ya,” ujar salah satu polisi yang hadir di acara tersebut, dikutip Detik. Babi itu kemudian dikubur kembali dan diganti pembungkusnya dengan kain. Setelah menjalani akhir hidup yang teramat tragis, kami berharap nyawa babi itu bisa tenang dan tak menuntut pembalasan.

Penemuan ini mestinya menyetop semua spekulasi yang beredar di antara warga Depok, Bogor, dan di mana saja.

Kabar penemuan babi ngepet di Depok ini telah bikin geger warga setempat dan penghuni media sosial. Mulanya ketika Selasa dini hari lalu (27/4), warga Bedahan mengklaim telah menangkap seekor babi ngepet yang dituduh telah beberapa kali mencuri uang warga. Konon warga pernah menangkapnya bulan lalu, namun berhasil lepas.

Kisah penangkapan babi ngepet ini segera menjadi hiburan nasional. Disebut bahwa para penangkap berlari mengejar babi dengan telanjang bulat dan memakai kopiah hijau karena jika masih memakai baju, babi tak akan terlihat.

Desas-desus lain yang beredar, sebelum babi itu muncul, warga yang sedang meronda melihat tiga pria bermotor masuk sebuah kebun. Satu jam kemudian, dari kebun keluar babi. Dari sana spekulasi babi ngepet menjadi-jadi.

Setelah tertangkap, muncul lagi keterangan bahwa ukuran si babi ngepet terus mengecil. Dari yang tadinya sepanjang 50 cm atau sebesar anjing, menyusut jadi sebesar kucing dengan panjang 25 cm. Mungkin ini alasan Pak Polisi Polsek Sawangan perlu membawa-bawa penggaris ke kuburan. Terbukti, ukuran babi itu masih tetap saja.

Karena ukurannya yang terus mengecill, warga memutuskan menyembelih babi tersebut. Alasan warga, mereka khawatir babi itu lama-lama menghilang. Sebelum disembelih, sebuah pengumuman disampaikan: siapa saja orang yang mengetahui keluarganya punya ilmu babi ngepet, agar segera melapor sebelum si keluarga yang masih berwujud babi ngepet itu dimatikan.

Selain kabar babi ngepet Depok yang sudah bisa dipastikan bukanlah babi ngepet ini, ada kabar lain yang kiranya perlu kami sampaikan.

Mungkin Anda sudah menonton video viral ini. Isinya pengakuan seorang ibu yang berada di lokasi mendaku telah mencurigai salah satu warga sebagai siluman babi ngepet. Alasan si ibu, karena warga ini tampaknya tidak bekerja tapi punya banyak uang.

“Dari kemarin saya sudah pantau, Pak, orang ini. Ini dia berumah tangga, dia nganggur, tapi uangnya banyak. Saya sudah lewat rumahnya, udah saya lemparin sesuatu di depan rumah biar ketahuan,” kata ibu yang bernama Wati itu.

Semoga gak punya tetangga modelan begini ya pic.twitter.com/eahM3EHwd7

— Hoya (@dewahoya) April 28, 2021

Segera saja video ini direspons banyak pekerja WFH maupun freelancer yang memang sudah sering dituduh ngepet. Tentu saja orang tak terima, walau kelihatannya hanya menghadap laptop dan hape, sebenarnya kan mereka sudah bekerja keras. Bahkan menjadi penambang kripto pun butuh modal, waktu, dan tenaga.

Belakangan Wati diketahui bukan penduduk Kampung Bedahan, melainkan warga Bogor. Warga kemudian mendatanginya untuk minta konfirmasi siapa terduga babi ngepet yang ia sebut. Namun, Wati tak bisa menjawabnya. Di akhir cerita, ia harus membuat video klarifikasi dan permintaan maaf.

Demikianlah perkembangan baru drama babi ngepet Depok ini. Semoga polemik selesai sampai di sini dan jangan ada lagi hewan yang harus disiksa karena alasan apa pun.

Iklan

BACA JUGA Mencari Sosok Vincenzo Cassano dalam Kisruh Kimia Farma dan Alat Rapid Test Bekas dan kabar terbaru lainnya di KILAS.

Terakhir diperbarui pada 29 April 2021 oleh

Tags: babi ngepetbabi ngepet depokkekerasan pada hewan
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

10 Tanda Kamu Sudah Muak dengan Kota Depok dan Ingin Pindah MOJOK.CO

10 Tanda Kamu Sudah Muak dengan Kota Depok. Segera Pindah Sebelum Kamu Jadi Gila dan Menua di Jalanan

6 September 2024
tuyul tak bisa curi atm dan m-banking.MOJOK.CO

Menjawab Alasan Tuyul Tak Bisa Curi Uang Mesin ATM dan Kuras Saldo m-Banking dari Tinjauan Klenik dan Ilmiah

25 Mei 2024

Hoax Babi Ngepet dan Antigen Bekas, Meresahkan, ya Bun!!!

5 Mei 2021
Kasus Larangan Pakai Masker di Masjid Tunjukkan kalau Bekasi Adalah Planet Paling Lucu Se-Galaksi Bima Sakti

Kasus Larangan Pakai Masker di Masjid Tunjukkan kalau Bekasi Adalah Planet Paling Lucu Se-Galaksi Bima Sakti

4 Mei 2021
dprd depok mojok.co

Kota Depok Sebentar Lagi Menggantikan Bekasi sebagai Kota Ter-bully

30 April 2021
5 Pertanyaan Seputar Babi Ngepet yang Tak Pernah Terjawab dengan Memuaskan

Cara Kerja Babi Ngepet dan Pesugihan di Sekitar Kita sejak Zaman Belanda

30 April 2021
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

TPU Farm: Ketika Kematian Menumbuhkan Kehidupan MOJOK.CO

TPU Farm: Ketika Cabai Tumbuh di Area Makam

17 Agustus 2026
Magang pemerintah, rencana mendirikan Universitas Republik Indonesia (URI) dinilai belum bisa jadi solusi fenomena pengangguran dari lulusan perguruan tinggi (sarjana). Apalagi selama ini kuliah cuma dibekali teori MOJOK.CO

Magang Pemerintah Belum Jadi Solusi Pengangguran dari Lulusan Perguruan Tinggi, Apalagi Kuliah cuma Dibekali Teori

18 Agustus 2026
Shifana, pemain Timnas U-16 Indonesia dibayangi pemain Yordania, Alma Odai di pertandingan semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026. Indonesia menang dengan skor 3-0 di laga semifinal, Jumat (21/8).

Timnas Putri U-16 Indonesia Bungkam Yordania 3-0, Thailand Menanti di Final Srikandi Merdeka Cup

22 Agustus 2026
gaya rambut pria, barbershop, potong rambut mojok.co

Alasan Potongan Rambut Jadi “Jelek” setelah Pulang dari Barbershop, Tukang Cukur Sering Disalahkan meski Problemnya Ada di Pelanggan

18 Agustus 2026
Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2026 MOJOK.CO

Memaknai “LAKU” dalam Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2026: Sejauh Mana Bermanfaat dalam Ekosistem Sastra

19 Agustus 2026
Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya MOJOK.CO

Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya

23 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.