Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

PO Budiman Kebanggaan Warga Tasikmalaya yang Berawal dari Celengan

Kenia Intan oleh Kenia Intan
29 Juni 2023
A A
PO Budiman Kebanggaan Warga Tasikmalaya yang Berawal dari Celengan. MOJOK.CO

PO Budiman Kebanggaan Warga Tasikmalaya yang Berawal dari Celengan. (Instagram budimanbusid)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Perusahaan Otobus (PO) Budiman barangkali perwujudan nyata dari peribahasa sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Bagaimana tidak, perusahaan yang berdiri pada 1992 di Tasikmalaya itu berawal dari celengan milik pendirinya, Saleh Budiman. 

Bukan dari kalangan berada, Saleh Budiman harus menabung sedikit demi sedikit untuk merintis usahanya. Sebelum menjadi juragan bus, Saleh adalah seorang pedagang kecil di Tasikmalaya. Setiap hari ia menabung Rp100 di celengan kayu miliknya sebagai modal usaha. 

Ketika tabungannya sudah menyentuh Rp80.000, ia membeli sebuah mobil bekas. Mobil itu untuk bisnis transportasi jarak dekat. Usahanya terus berkembang. Ia akhirnya mengelola 20 unit armada. Saleh kemudian mengubah bisnisnya menjadi perusahaan bus yang ia beri nama seperti namanya yakni PO Bus Budiman. 

Saat awal merintis perusahaan bus, PO Budiman hanya mengandalkan empat unit armada bersasis Mercedes-Benz. Bus ini melayani trayek dalam lingkup lokal saja seperti Tasikmalaya dan Ciamis. Seiring waktu berjalan, PO Budiman terus menambah armada dan trayeknya. 

Melansir dari berbagai sumber, PO Budiman kini memiliki kurang lebih 900 unit armada. Trayeknya pun terus berkembang meliputi Jabodetabek, Wonosobo, Yogyakarta, Cirebon, Semarang, dan wilayah-wilayah lain di Pulau Jawa. 

PO Budiman kini dikelola generasi kedua

Pada 2017 PO Budiman secara resmi diwariskan ke generasi ke-2 alias anak Saleh Budiman bernama Dede Sudrajat. Di tangan Dede, PO Budiman berusaha untuk menjadi bus yang dipercaya dan dicintai oleh masyarakat, khususnya bagi warga Tasikmalaya. 

Sebelum benar-benar menjadi pemimpin perusahaan, Dede terlebih dahulu membantu sebagai direktur operasional sejak 1990. Ia mendapat kepercayaan mengelola armada-armada yang beroperasi di dalam Tasikmalaya. Jauh sebelum itu, Saleh Budiman sudah mengenalkan Dede dengan dunia bisnis sejak remaja dan melibatkannya dalam bisnis keluarga sejak duduk di bangku kuliah. 

Selain memiliki mengelola bisnis keluarga, Dede juga mengembangkan karir di bidang politik sejak 2022. Lelaki yang kerap dipanggil Kang Dede sempat menjadi Wakil Walikota Tasikmalaya mendampingi Syarif Hidayat pada periode 2007 – 2012. Ia terpilih lagi sebagai Wakil Walikota untuk kedua kalinya mendampingi Budi Budiman periode 2012 – 2017.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Mengenal PO Efisiensi, Penguasa Jalur Selatan dengan Klakson Telolet yang Pernah Viral

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 29 Juni 2023 oleh

Tags: busPO Budimantasikmalaya
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO
Ragam

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026
Sisi Gelap Sebuah Pesantren di Tasikmalaya: Kelam & Bikin Malu MOJOK.CO
Esai

Sisi Gelap Sebuah Pesantren di Tasikmalaya: Mulai dari Pelecehan Seksual Sesama Jenis, Senioritas, Kekerasan, Hingga Senior Memaksa Junior Jadi Kriminal

9 September 2025
Anggaran TransJogja Dipotong Miliaran Rupiah Adalah Bukti Pemerintah Memang Suka Merepotkan Warga Mojok.co
Pojokan

Anggaran TransJogja Dipangkas Adalah Bukti Pemerintah Memang Suka Lihat Warganya Kerepotan

26 Agustus 2025
Tasikmalaya Bikin Malu: Santri, tapi Fitnah Hindia Memuja Setan MOJOK.CO
Esai

Saya Malu Menjadi Orang Tasikmalaya, Kota yang Menolak Hindia karena Tuduhan Pemuja Setan tapi Membiarkan Oknum Kiai Cabul ke Santriwati

17 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Remehkan Supra X 125, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang Mojok.co

Jangan Remehkan Supra X 125 Lawas, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang

25 Februari 2026
Pemuda Jakarta kerja di Jepang untuk bayar utang keluarga. MOJOK.CO

Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga

26 Februari 2026
Honda Supra X 125

Maunya Motor Matic, tapi Terpaksa Pakai Supra buat Kuliah di Fakultas “Elite” di UGM demi Menyenangkan Ayah

24 Februari 2026
Innova Reborn Terlahir Jadi Mobilnya Orang Bodoh dan Pemalas (Wikimedia Commons)

Real Jual Tanah untuk Membeli Innova Reborn Menjadi Pilihan Terbaik bagi Orang Bodoh karena yang Penting Bisa Investasi

25 Februari 2026
Mudik ke desa pakai motor setelah bertahun-tahun merantau di kota seperti Jakarta jadi simbol perantau gagal MOJOK.CO

Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga

26 Februari 2026
Pakai hp android Samsung S26 terintimidasi user iPhone. Tapi tak berpaling karena Samsung lebih berguna dari iPhone yang hanya memperdaya pengguna MOJOK.CO

Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya

26 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.