Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

PKS Ancam Bentuk Poros Ketiga Jika Prabowo Tak Patuhi Rekomendasi Ijtima Ulama

Redaksi oleh Redaksi
8 Agustus 2018
A A
ijtima ulama
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dari lima partai yang ikut hadir dalam acara Ijtima Ulama yang digelar di Hotel Peninsula, Jakarta, seminggu yang lalu, sejauh ini, hanya PKS yang menyatakan serius akan mengawal hasil dari rekomendasi Ijtima Ulama tersebut.

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman menyatakan bahwa kebijakan partainya saat ini adalah fokus berpegang teguh pada apa yang sudah direkomendasikan oleh para ulama dalam forum Ijtima Ulama.

Seperti diketahui, acara Ijtima Ulama melahirkan rekomendasi pasangan Prabowo-Salim Segaf Al-Jufri dan pasangan Prabowo-Ustad Abdul Somad sebagai pasangan capres dan cawapres di Pilpres 2019 mendatang.

“Kami setuju dan kawal hasil rekomendasi ijtima ulama yang menetapkan dua paslon capres dan cawapres 2019,” kata Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman.

PKS yang selama ini ngotot untuk menjadikan kadernya sebagai cawapres kini sudah mulai bisa kompromis, PKS mau menerima sosok di luar kader PKS sebagai cawapres Prabowo asalkan sosok tersebut merupakan rekomendasi dari Ijtima Ulama, dan kebetulan hasil rekomendasi cawapres Prabowo selain kader PKS adalah ustad Abdul Somad.

Karenanya, kini PKS sangat ngotot untuk mendukung Salim Segaf Al-Jufri dan Ustad Abdul Somad sebagai cawapres Prabowo. Bagi PKS, dua sosok tersebut adalah harga mati.

“Kami dukung dua-duanya siapa pun itu masuk dalam koridor. Tapi untuk mundur bukan konteksnya. Ini keputusan institusi,” kata Sohibul.

Dukungan PKS terhadap hasil Ijtima Ulama kali ini tak main-main. PKS mengancam akan membuka kemungkinan membentuk poros ketiga jika PKS dikecewakan.

“Prabowo sampai sekarang kan hanya pegang bola tapi bola gak dilempar jelas hari ini. Belum dilempar ke UAS, belum dilempar ke Salim,” kata Sohibul. “Makanya kami terus bangun komunikasi politik. Poros ketiga saya kira sangat mungkin terjadi, apalagi setelah Jokowi buat keputusan siapa cawapresnya. Bisa jadi ada yang kecewa di tubuh koalisi.”

Kalau ternyata memang terbentuk poros ketiga, poros ini kemungkinan bakal diisi oleh PKS, PAN, dan PKB. Tiga partai yang kebetulan punya kemungkinan untuk sama-sama “dikecewakan”. Perolehan suara tiga partai tersebut sudah cukup untuk memenuhi batas presidential threshold dalam mengusung capres-cawapres sendiri.

Wah, tenggat pendaftaran capres-cawapres tinggal menghitung hari, dan drama yang tersaji semakin seru dan menarik saja. Yang jelas, kalau kemudian benar-benar terbentuk poros ketiga, tentu hal tersebut merupakan hal yang bagus dan menarik, sebab masyarakat sudah bosen dengan pilihan yang itu-itu saja. Prabowa-Prabowi, Jokowa-Jokowi. Sekali-kali kan juga perlu Muhaiman-Muhaimin, Al Jufra-Al Jufri, atau Zulkifla-Zulkifli. (A/M)

ijtima ulama

Terakhir diperbarui pada 8 Agustus 2018 oleh

Tags: Ijtima UlamaPKSprabowo
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Hentikan MBG! Tiru Keputusan Sleman Pakai Duit Rakyat (Unsplash)
Pojokan

Saatnya Meniru Sleman: Mengalihkan MBG, Mengembalikan Duit Rakyat kepada Rakyat

19 September 2025
Video Prabowo Tayang di Bioskop Itu Bikin Rakyat Muak! MOJOK.CO
Aktual

Tak Asyiknya Bioskop Belakangan Ini, Ruang Hiburan Jadi Alat Personal Branding Prabowo

16 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gagal kuliah di PTN karena tidak lolos SNBP, padahal masih ada jalur SNBT dan UM UGM

Keterima ITS tapi Tak Diambil demi Nama Besar UGM, Malah Merasa Bodoh karena Gagal SNBP padahal Hanya Seleksi “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tak Pasti Aman

1 April 2026
Gaya hidup pemuda desa bikin tak habis pikir perantau yang merantau di kota. Gaji kecil dihabiskan buat ikuti tren orang kaya. MOJOK.CO

Gaya Hidup Pemuda di Desa Saat Ini bikin Kaget: Habiskan Gaji Kecil buat Ikuti Tren Orang Kaya, Target Kerja Sebatas buat Beli iPhone Lalu Resign

6 April 2026
KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO

Backpackeran Naik KA Eksekutif Jogja-Jakarta Demi Menyembuhkan Luka, Malah Dibuat Kesal dengan Kelakuan Norak Penumpangnya

1 April 2026
kuliah di jurusan sepi peminat.mojok.co

Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja

2 April 2026
Anak PNS kuliah di PTN top seperti UGM masih menderita karena UKT nggak masuk akal

Derita Jadi Anak PNS: Baru Bahagia Diterima PTN Top, Malah “Disiksa” Beban UKT Tertinggi Selama Kuliah padahal Total Penghasilan Orang Tua Tak Seberapa

4 April 2026
Kereta eksekutif murah selamatkan saya dari neraka kereta ekonomi. MOJOK.CO

Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi

1 April 2026

Video Terbaru

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026
Di Tengah Ribuan Kedai Kopi, Personal Branding dan Konsistensi Lebih Penting daripada Terlihat Keren

Di Tengah Ribuan Kedai Kopi, Personal Branding dan Konsistensi Lebih Penting daripada Terlihat Keren

31 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.