Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Modal Lagu Bagus Saja Kerap Tidak Cukup untuk Bikin Band Terkenal

Redaksi oleh Redaksi
15 November 2020
A A
band
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tentu saja ada banyak syarat agar sebuah band bisa menjadi terkenal bukan kepalang sampai-sampai jadwal antrean manggungnya sudah full tiga tahun ke depan selayaknya jadwal manggung Kiai Anwar Zahid.

Lagu yang bagus tentu adalah syarat utama. Namun, selayaknya syarat utama, ia penting tetapi bukanlah satu-satunya.

Penampilan yang khas dan eksentrik, tak bisa dimungkiri, turut menjadi faktor lain bagi sebuah band untuk dikenal. Banyak band yang turut membangun kepopulerannya lewat penampilannya yang eksentrik. The Changcuters, misalnya. Band asal Bandung tersebut terkenal salah satunya karena padu-padan busana yang kompak dengan potongan rambut khas dari masing-masing personelnya.

Ada juga Deredia, band pop yang kerap membawakan tembang-tembang lawas tersebut menyesuaikan busana personelnya saat manggung dengan busana ala-ala 50-an.

Beberapa band bahkan sampai punya kostum dan dandanan yang khas. Dari mulai Kuburan Band, Fourtwnty, sampai Barasuara.

Tak hanya penampilan yang khas, lirik yang unik juga menjadi faktor lain bagi sebuah band untuk mudah dikenal lagunya. Hal tersebut semakin lengkap jika nama band-nya sendiri ternyata juga unik.

Faktor ini sudah sejak dulu terbukti. Band-band sejenis Pengantar Minum Racun dan Pancaran Sinar Petromaks menjadi bukti nyata betapa membawakan lagu dengan lirik-lirik dan jenaka bisa membuat mereka diidolakan oleh banyak orang.

Kalau band sekarang, mungkin bisa dicontohkan dengan sempurna oleh Orkes Pensil Alis dan Jono Terbakar Korek. Dua band asal Jogja tersebut, selain punya lirik-lirik yang lucu dan menggelitik, juga punya nama yang juga sangat tidak lumrah.

Kecakapan frontman berbicara di atas panggung juga bisa menjadi poin tambah. The Upstairs, band new wave asal Jakarta yang lagu-lagunya danceable itu terkenal salah satunya karena kemampuan vokalisnya, Jimi “Danger” Multhazam yang sering sekali berceloteh dan bersilat lidah dengan sangat lucu di tiap jeda lagu saat manggung.

Hal tersebut juga terjadi pada The Dance Company. Band yang empat personelnya pada dasarnya merupakan vokalis semua itu juga terkenal karena gaya lawak mereka saat berada di panggung.

Yah, industri musik kian hari memang kian keras. Persaingan semakin ketat seiring dengan munculnya banyak band baru. Lagu yang bagus saja kerap tidak cukup. Butuh faktor-faktor lain yang menjadi penunjang.

Mangkanya, dengan kondisi yang demikian, bukan tak mungkin, di masa depan, akan ada band yang manggung sambil bercocok tanam, menggiling padi, mengukir batu, atau mencuci piring sekalian.

Pokoknya semakin aneh-aneh semakin artsy.

band

Iklan

BACA JUGA Proyek Musik-musik Horaumum di Jogja: Mending Kolaboratif ketimbang Kompetitif dan artikel Lupus lainnya.

Terakhir diperbarui pada 24 Februari 2022 oleh

Tags: bandlaguLupusMusik
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan dan Vita Rilis Video Klip "Rayuanmu" yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!.MOJOK.CO
Hiburan

Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!

9 Februari 2026
down for life.MOJOK.CO
Panggung

“Wall of Love”, Merayakan Lebaran Metal dengan Berpelukan di Tengah Moshpit Down For Life

25 November 2025
pabrik semen, pracimantoro, wonogiri.MOJOK.CO
Aktual

Dari Panggung Rock in Solo untuk Pegunungan Sewu: Suara Musik Keras Menolak Pabrik Semen Pracimantoro

4 November 2025
captain jack.MOJOK.CO
Panggung

Captain Jack: Antara Debu, Air Mata, dan Anthem Masa Muda

19 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Buka puasa di Blok M saat bulan Ramadan

Blok M Jadi Tempat Buka Puasa yang Dianggap Keren, tapi Terancam Gagal Puasa Keesokan Hari

16 Februari 2026
pendatang di jogja.MOJOK.CO

Nasib Menjadi “Pendatang” di Jogja: Selalu Disalahkan Atas Masalah yang Terjadi, padahal Menjadi Sumber Penghasilan Para Akamsi

18 Februari 2026
Kuliah di Universitas Terbuka (UT) menjadi pilihan yang disyukuri oleh Gen Z. Meski diremehkan tapi dapatkan jawaban konkret untuk kebutuhan MOJOK.CO

Kuliah di Universitas Terbuka (UT), Meski Diremehkan tapi bikin Gen Z Bersyukur karena Beri Jawaban Konkret untuk Kebutuhan

18 Februari 2026
Layung Senja: meditasi melepas kepenatan di kawasan wisata Candi Borobudur, Magelang MOJOK.CO

Layung Senja: Meditasi Lepas Penat di Kawasan Candi Borobudur, Mendengar Suara Alam yang Kerap Terabaikan

15 Februari 2026
Lulusan S1 UGM bikin skripsi soal perumahan rakyat di Belanda. MOJOK.CO

Skripsi tentang Perumahan Rakyat di Belanda vs Indonesia bikin Saya Lulus dari UGM dengan Predikat Cumlaude

18 Februari 2026
Barongsai di bandara saat imlek. MOJOK.CO

Semangat Tahun Kuda Api bikin Trafik Penumpang Milik InJourney Melambung 10 Persen Saat Imlek 2026

19 Februari 2026

Video Terbaru

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

16 Februari 2026
Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

14 Februari 2026
Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

10 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.