Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Mengeksplorasi dan Menghayati Potensi Wisata Jawa Tengah Melalui Jasirah Race

Redaksi oleh Redaksi
25 Juli 2025
A A
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, membuka Jasirah Race 2025 di Semarang MOJOK.CO

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, membuka Jasirah Race 2025 di Semarang. (Pemprov Jateng)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Gelaran Jejak wisata sejarah (Jasirah) Race 2025 resmi dilepas oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Lawang Sewu, Kota Semarang, Jumat, (25/7/2025).

Selama tiga hari ini mereka akan berkeliling lima daerah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk menelusuri destinasi wisata serta situs-situs sejarah. Mereka juga akan menjadi duta Jawa Tengah terkait wisata sejarah, kuliner, dan UMKM. Lima kota yang disambangi peserta itu meliputi Semarang, Tegal, Purwokerto, Solo, dan Yogyakarta.

“Rekan-rekan akan menjadi dutanya Jawa Tengah. Ini dalam rangka mengeksplorasi dan memviralkan potensi dan sarana prasarana wilayah,” kata Ahmad Luthfi di sela acara pelepasan.

Sehingga Jawa Tengah tidak hanya dikenal oleh keluarga, masyarakat kita, tetapi juga luar negeri. Sehingga mereka dapat melihat bahwa Jawa Tengah merupakan mutiara terpendam dalam hal wisata dan ekonomi,” sambungnya.

Jasirah Race 2025: ajang eksplorasi destinasi wisata Jawa Tengah MOJOK.CO
Jasirah Race 2025: ajang eksplorasi destinasi wisata Jawa Tengah. (Pemprov Jateng)

Menghayati destinasi wisata Jawa Tengah

Luthfi mengatakan, hal penting dalam Jasirah Race 2025 bukanlah mendapatkan hadiah melainkan bagaimana peserta dapat menghayati setiap destinasi. Di sana ada situs sejarah, ada kuliner, dan UMKM dengan bermacam latar belakang cerita.

Eksplorasi tersebut nantinya akan berkontribusi dalam upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menciptakan aglomerasi wilayah, wisata, dan ekonomi baru. Seperti potensi investasi dan konektivitas wilayah yang akan jadi kebanggaan Jawa Tengah.

“Mereka secara tidak langsung akan melakukan eksplorasi pertumbuhan ekonomi baru terhadap wisata-wisata, heritage, termasuk hotel. Sekaligus mempromosikan sebagai syarat mereka dapat menggunakan sarana KAI yaitu kereta api, kalau di kota pakai gojek, penerbangan bisa menggunakan promosi dari Garuda Indonesia,” jelasnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, membuka Jasirah Race 2025 di Semarang MOJOK.CO
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, membuka Jasirah Race 2025 di Semarang. (Pemprov Jateng)

“Berkalung Besi”

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Rahmat Dwisapurto, mengatakan event Jasirah Race 2025 bertema “Tanah Jawa Berkalung Besi”. Sebagaimana ramalan Joyoboyo bahwa suatu saat Jawa akan “kalungan wesi” dan itu terbukti bahwa Pulau Jawa satu-satunya di Indonesia yang memiliki rel kereta api melingkar.

Tema itu menjadi simbol dari kekuatan, konektivitas, dan transformasi wilayah Jawa, dengan infrastruktur yang membentang, dari jalur tol, rel kereta, hingga jalan-jalan desa.

“Jasirah Race ini lomba, mudah-mudahan dapat masuk sport tourism, akan menelusuri wisata sejarah dan lainnya. Situs sejarahnya adalah peninggalan Mataram Hindu maupun Mataram Islam, serta zaman kolonial. Ada kuliner dan UMKM. Ini akan menggunakan kereta api menuju ke kota itu,” jelasnya.

Event ini melibatkan peserta yang terbagi dalam beberapa tim. Satu tim paling tidak ada anggota yang memiliki follower media sosial minimal 2.000. Mereka akan menyelesaikan misi atau tantangan yang diberikan oleh panitia.

Diharapkan ini akan menjadi event tahunan dan men-trigger pelaku pariwisata supaya bisa mengoptimalkan kereta api untuk keliling Jateng serta meningkatkan length of stay di Semarang maupun kota-kota lain.

“Peserta kami juga kami minta untuk edukasi dan sosialisasi mengenai cinta bangsa paham rupiah, kemudian QRIS, promosi UMKM dan destinasi wisata melalui video,” ujar Rahmat.***(Adv)

BACA JUGA: Pelabuhan Kendal bakal Jadi Pintu Peningkatan Perdagangan Luar Negeri di Jateng, Pembangunannya Harus Dipercepat atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 25 Juli 2025 oleh

Tags: Ahmad luthfievent jawa tengahgubernur jawa tengahjasirah racejawa tengahSemarangwisata jawa tengahwisata semarang
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Penyebab banjir dan longsor di lereng Gunung Slamet, Jawa Tengah. MOJOK.CO
Kilas

Alasan di Balik Banjir dan Longsor di Lereng Gunung Slamet Bukan karena Aktivitas Tambang, tapi Murni Faktor Alam

29 Januari 2026
Jembatan Persen di Gunungpati, Semarang, dari kayu menjadi baja dan bercor beton MOJOK.CO
Kilas

Jembatan Persen di Gunungpati Semarang, Dari Kayu Jadi Bercor Beton berkat Aduan “Solusi AWP”

24 Januari 2026
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng akan renovasi rumah tak layak huni Mbah Kamijah di Gunungpati MOJOK.CO
Kilas

Saat Kabar Baik Menghampiri Mbah Kamijah, Lansia 87 Tahun yang Tinggal Sendiri di Rumah Tak Layak Huni Gunungpati Semarang

24 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO
Kilas

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh” MOJOK.CO

Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”

31 Januari 2026
Umur 23 tahun belum mencapai apa-apa: dicap gagal dan tertinggal, tapi tertinggal ternyata bisa dinikmati dan tak buruk-buruk amat MOJOK.CO

Umur 23 Belum Mencapai Apa-apa: Dicap Gagal dan Tertinggal, Tapi Tertinggal Ternyata Bisa Dinikmati karena Tak Buruk-buruk Amat

2 Februari 2026
Siswi SMA di Bantul, Yogyakarta mengikuti pelatihan tanggap bencana dari IDM. MOJOK.CO

Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi

31 Januari 2026
KA Airlangga, KA Taksaka, Pengalaman 22 Jam Naik Kereta Api Membelah Pulau Jawa MOJOK.CO

Sebagai “Alumni” KA Airlangga, Naik KA Taksaka Ibarat “Pengkhianatan Kelas” yang Sesekali Wajib Dicoba Untuk Kesehatan Mental dan Tulang Punggung 

30 Januari 2026
Lawan Keterbatasan Anggaran, Sultan HB X Pacu Digitalisasi dan Pembiayaan Kreatif di DIY.MOJOK.CO

Lawan Keterbatasan Anggaran, Sultan HB X Pacu Digitalisasi dan Pembiayaan Kreatif di DIY

29 Januari 2026
Penyebab banjir dan longsor di lereng Gunung Slamet, Jawa Tengah. MOJOK.CO

Alasan di Balik Banjir dan Longsor di Lereng Gunung Slamet Bukan karena Aktivitas Tambang, tapi Murni Faktor Alam

29 Januari 2026

Video Terbaru

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026
Kebun Durian Warso Farm di Bogor, Agrowisata Edukatif dengan 16 Varietas Durian

Kebun Durian Warso Farm di Bogor, Agrowisata Edukatif dengan 16 Varietas Durian

28 Januari 2026
Sigit Susanto: Membaca Dunia lewat Perjalanan Panjang dan Sastra

Sigit Susanto: Membaca Dunia lewat Perjalanan Panjang dan Sastra

27 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.