Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Luar Negeri

Sri Lanka Bangkrut dan Dililit Utang, Negara-Negara Ini Beri Bantuan

Shinta Sigit Agustina oleh Shinta Sigit Agustina
24 Juni 2022
A A
sri lanka mojok.co

Warga mengantre untuk membeli gas rumah tangga pada sebuah distributor di Kolombo, Sri Lanka, pada Rabu (1/6/2022). (ANTARA FOTO/REUTERS/Dinuka Liyanawatte/wsj/NBL). (REUTERS/DINUKA LIYANAWATTE)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Perdana Menteri Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe, menyatakan bahwa Sri Lanka bangkrut dan mengalami krisis ekonomi terburuk sejak negara tersebut merdeka pada 1948. Beberapa negara seperti India hingga Australia beri bantuan untuk meringankan beban masyarakat Sri Lanka.

Krisis ekonomi yang menghantam Sri Lanka semakin memburuk dalam bulan-bulan terakhir. Negara tersebut bahkan tak lagi mampu untuk melakukan impor kebutuhan pokok seperti makanan, bahan bakar, dan obat-obatan.

Negara ini bahkan tidak mampu membayar gaji pegawai negeri mereka sehingga banyak pelayanan yang akhrinya tutup. Sekolah dan rumah sakit tidak lagi beroperasi. Listrik dan jaringan internet juga sangat terbatas.

Perhitungan terkini menyebutkan bahwa Sri Lanka membutuhkan setidaknya 5 miliar dolar Amerika atau sekitar 72 triliun rupiah. Seluruh dana tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduknya yang mencapai 22 juta jiwa.

Rincian kegunaan uang tersebut adalah 3,3 miliar dolar AS untuk impor bahan bakar, 900 juta dolar AS untuk makanan, 600 juta dolar AS untuk pupuk, dan sisanya untuk pembelian gas.

Kebutuhan ini belum termasuk uang yang dibutuhkan untuk melunasi utang Sri Lanka yang berada di angka 51 miliar dolar AS atau sekitar 732 triliun rupiah. Utang tersebut berasal dari pinjaman beberapa negara seperti China dan Jepang.

Penyebab kegagalan Sri Lanka dalam mengelola keuangannya ini disebabkan berbagai faktor. Mulai dari pandemi Covid-19 yang memukul rata sektor pariwisata, dampak perang Rusia-Ukraina, keputusan pemerintah yang tidak bijak, hingga manajemen keuangan negara yang buruk.

Kamis (23/6/2022), Menteri Luar Negeri India, Vinay Kwatra, telah berdiskusi dengan Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa dan Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe terkait bantuan sebesar 4 miliar dolar Amerika.

“Delegasi India menyatakan bahwa Pemerintah India dan otoritas politik berkomitmen untuk memberikan dukungan berkelanjutan kepada Sri Lanka,” ujar pemerintah India dalam keterangan resmi dikutip dari Antara.

India juga menyatakan siap membantu Sri Lanka yang sedang menghadapi situasi sulit sebagai teman dekat.

Selain India, beberapa negara lain juga tercatat telah memberikan bantuan untuk kebutuhan mendesak Sri Lanka. Australia dikabarkan telah mengirim 15 juta dolar AS sebagai dana pangan darurat bagi masyarakat Sri Lanka. Negara tetangganya, Selandia Baru, juga memberikan bantuan sebanyak 800 ribu dollar AS melalui UNICEF PBB.

PBB juga mulai memberikan kupon makanan yang diberikan khusus untuk 2.000 wanita hamil. Selain itu, ada pula kupon yang bernilai 15 ribu rupee atau 40 dolar AS dan dibagikan bagi tiga juta penduduk Sri Lanka yang terkena dampak cukup parah.

Pemerintah Sri Lanka sendiri sedang mengusahakan konferensi dengan China, India, dan Jepang untuk melanjutkan pembicaraan bersama IMF. Nantinya, konferensi tersebut akan membahas bantuan keuangan atau bailout sebesar 3 miliar dolar AS.

Penulis: Shinta Sigit Agustina
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Jadi Kontroversi, Mahathir Klarifikasi Pernyataannya Soal Kepulauan Riau dan Singapura dan kabar terbaru lainnya di rubrik KILAS

Terakhir diperbarui pada 24 Juni 2022 oleh

Tags: indiakrisis ekonomisri lanka
Shinta Sigit Agustina

Shinta Sigit Agustina

Kontributor

Artikel Terkait

anak muda.MOJOK.CO
Mendalam

Anak Muda Tidak Lemah, Masa Depan yang Tak Terlalu Ramah

20 November 2025
Fisioterapi: Tangan-Tangan di Belakang Layar yang Jadi Kunci Prestasi Atlet Para-Badminton.MOJOK.CO
Ragam

Pijatan Berhadiah Kemenangan: Tangan-Tangan di Belakang Layar yang Jadi Kunci Prestasi Atlet Para-Badminton

3 November 2025
Jagadesh Dilli, atlet para-badminton yang bermain dengan kaki palsu di ajang Polytron Para Badminton International 2025 di GOR Manahan, Solo MOJOK.CO
Sosok

Solo Rasa India: Cerita Kaki Palsu Kesayangan Antar Bocah India ke Babak Hidup yang Tak Terbayangkan

1 November 2025
Gara-gara Kakek dari India, buka nasi biryani MOJOK.CO
Kuliner

Gara-gara Kakek dari India, Suami Istri Buka Rumah Makan Nasi Biryani di Jogja

9 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kos horor di Jogja.MOJOK.CO

5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

12 Januari 2026
Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi "Konsumsi Wajib" Saat Sidang Skripsi

Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi

17 Januari 2026
Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
InJourney salurkan bantuan pascabencana Sumatra. MOJOK.CO

Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM

17 Januari 2026
Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan

14 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.