Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Pemantauan untuk Lembaga Penyiaran di Jawa Tengah, Agar Masyarakat Dapat Tontonan Sehat

Redaksi oleh Redaksi
28 Juli 2025
A A
Memantau lembaga penyiaran di Jawa Tengah agar masyarakat dapat tontonan yang jernih dan seimbang MOJOK.CO

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi minta KPID Jawa Tengah melakukan pemantuan pada lembaga penyiaran di Jateng. (Pemprov Jateng)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta kepada Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) setempat, agar terus mengawasi dan memantau isi tayangan lembaga penyiaran.

Sebab, KPID memiliki fungsi vital untuk mengawasi lembaga penyiaran supaya tetap menyajikan kualitas informasi dan hiburan yang sehat.

Menurut Luthfi, lembaga penyiaran harus bisa memberikan optimisme kepada seluruh lapisan masyarakat, dalam rangka bersama-sama membangun Jawa Tengah ke arah kemajuan.

“Tentu saja dalam upaya memberikan edukasi kepada masyarakat, juga informasi terkait program-program pemerintah provinsi yang sudah berjalan maupun akan dilakukan ke depan,” kata Luthfi saat menerima audiensi dari Komisioner KPID Jateng di kantornya, Senin, 28 Juli 2025.

“Bagus KPID sudah ikut memantau dan memberikan pendampingan untuk lembaga penyiaran,” lanjutnya.

Memantau lembaga penyiaran di Jawa Tengah agar masyarakat dapat tontonan yang jernih dan seimbang MOJOK.CO
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi minta KPID Jawa Tengah melakukan pemantuan pada lembaga penyiaran di Jateng. (Pemprov Jateng)

Lembaga penyiaran menjadi penyeimbang

Ketua KPID Jawa Tengah, Muhammad Aulia Assyahiddin menyampaikan, sampai saat ini fungsi lembaga penyiaran masih dibutuhkan. Media mainstream seperti televisi dan radio bisa menjadi penyeimbang dari informasi-informasi yang selama ini dikonsumsi masyarakat melalui media sosial.

“Dengan penguatan lembaga penyiaran, harapannya masyarakat mendapatkan informasi yang seimbang dan jernih. Terutama untuk membangun dan meningkatkan awareness masyarakat kepada program-program Provinsi Jawa Tengah,” katanya

Memantau lembaga penyiaran di Jawa Tengah agar masyarakat dapat tontonan yang jernih dan seimbang MOJOK.CO
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi minta KPID Jawa Tengah melakukan pemantuan pada lembaga penyiaran di Jateng. (Pemprov Jateng)

Lebih lanjut, Aulia menuturkan, KPID saat inipun telah meningkatkan fungsinya. Tidak hanya sebagai pengawas, tetapi membantu mencarikan solusi atas permasalahan yang dihadapi lembaga penyiaran.

Sacara umum kondisi lembaga penyiaran di Jawa Tengah saat ini 60% masih sehat. Maka dari itu, KPID Jateng melakukan program sertifikasi untuk memantau dengan serius situasi terkini lembaga-lembaga penyiaran di Jawa Tengah.***(Adv)

BACA JUGA: Jika Ingin Membangun Jawa Tengah, Tak Bisa dengan Pengin Menonjol Sendiri atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 28 Juli 2025 oleh

Tags: gubernur jawa tengahjawa tengahlembaga penyiaran
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Penyebab banjir dan longsor di lereng Gunung Slamet, Jawa Tengah. MOJOK.CO
Kilas

Alasan di Balik Banjir dan Longsor di Lereng Gunung Slamet Bukan karena Aktivitas Tambang, tapi Murni Faktor Alam

29 Januari 2026
UMK Jogja bikin perantau Jawa Tengah menderita. MOJOK.CO
Ragam

Penyesalan Orang Jawa Tengah Merantau ke Jogja: Biaya Hidup Makin Tinggi, Boncos karena Kebiasaan Ngopi di Kafe, dan Gaji yang “Seuprit”

11 Desember 2025
Wali Kota Semarang, Agustina Wiluleng dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau banjir di Genuk, Kota Semarang MOJOK.CO
Kilas

Rekayasa Cuaca: Agar Curah Hujan Tinggi Tak Kenai Semarang Terus hingga Banjir

27 Oktober 2025
Mangrove, Garda Terdepan Ketahanan Pangan Pesisir Utara Jawa.MOJOK.CO
Mendalam

Mangrove, Garda Terdepan Ketahanan Pangan Pesisir Semarang yang Masih Diabaikan

16 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

tan malaka.MOJOK.CO

Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi

6 Februari 2026
Pertama kali makan donat J.CO langsung nangis MOJOK.CO

Orang Berkantong Tipis Pertama Kali Makan Donat J.CO, Dari Sinis Berujung Nangis

3 Februari 2026
gen z kerja merantau beban mental dan finansial.mojok.co

Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

6 Februari 2026
Krian Sidoarjo dicap bobrok, padahal nyaman ditinggali karena banyak industri serap kerja dan biaya hidup yang masuk akal MOJOK.CO

Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

5 Februari 2026
Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya.MOJOK.CO

Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya

5 Februari 2026
FOMO Finansial: Akhir Bulan yang Cemas Karena Gaji Tak Cukup dan Rayuan Berinvestasi MOJOK.CO

FOMO Finansial: Akhir Bulan yang Cemas karena Gaji Tak Cukup dan Rayuan Berinvestasi

2 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.