Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Polemik Biaya Isi Ulang Saldo Uang Elektronik

Redaksi oleh Redaksi
23 September 2017
A A
mojok_emoney

mojok_emoney

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

“Mas, bener nggak sih kalau ngisi saldo Go-pay lewat Mandiri, kena biaya Rp 2.500? Kemarin katanya pada heboh kalau ngisi saldo Go-pay lewat Mandiri kena biaya,” tanya Romlah pada Karjo yang sedang duduk santai di ruang tamu.

“Tadinya kena, tapi sekarang sudah nggak lagi, aturannya sudah direvisi,” jawab Karjo cuek.

“Oooh, sudah direvisi, untung aku belum sempat mencak-mencak di facebook.”

Bagi Romlah yang iritnya setengah mampus itu, perkara biaya isi saldo Go-pay yang hanya dua ribu lima ratus itu tetaplah perkara yang harus diributkan, maklum, ia sendiri adalah salah satu pengguna tetap layanan Go-jek, baik Go-ride ataupun Go-food.

Seperti diketahui, beberapa waktu yang lalu, para pengguna jasa transportasi Go-Jek menerima pesan singkat resmi yang berisikan informasi mengenai pemotongan biaya administrasi sebesar Rp 2.500 dari pihak Bank Mandiri. Hal ini kemudian langsung menuai protes dari para pengguna yang merasa keberatan dengan beban potongan biaya administrasi tersebut.

Entah karena banyaknya protes atau karena hal lain, pemberlakuan biaya Rp 2.500 itu kemudian dibatalkan.

“Mas tahu nggak itu kenapa aturannya direvisi?” Tanya Romlah penasaran.

“Ya mungkin karena banyak diprotes orang. Maklum, kebijakan pengenaan biaya pengisian ulang terhadap uang elektronik dinilai tidak sejalan dengan program pemerintah yang ingin mendorong gerakan nontunai.”

“Lho, gerakan nontunai, apalagi itu?”

“Mangkanya baca berita, jangan cuma nonton drama korea thok. Gerakan nontunai itu adalah program pemerintah yang ingin mendorong masyarakat agar bertransaksi tidak menggunakan uang tunai, pakainya uang elektronik atau nama kerennya, e-money, salah satu contohnya ya Go-pay itu. Contoh lainnya misalnya Mandiri Indomaret card, e-toll, BCA Flazz Card, Doku wallet, dan sebangsanya.”

“Ooooh, lha trus di mana letak tidak sejalannya, Mas?”

“Ya ampun Romlah, mosok kayak gini aja mesti diterangin, sih,” kata Karjo agak jengkel, “jadi gini lho, kalau isi ulang uang elektronik itu kena biaya, otomatis akan banyak orang yang malas pakai uang elektronik, itu artinya, orang-orang akan lebih banyak bertransaksi secara tunai, padahal pemerintah penginnya masyarakat itu banyak bertransaksi dengan nontunai, begitu. Masih nggak paham?”

“Oalah, ngobrol dong,” jawab Romlah manggut-manggut. “Eh, kalau begitu, berarti warungnya Mbak Nok itu termasuk warung yang mendukung program pemerintah dong, Mas.”

“Mendukung bagaimana?”

Iklan

“Lha yo mendukung, warungnya Mbak Nok itu salah satu yang menggalakkan program transaksi non tunai.”

“Loh, kok bisa?” Tanya Karjo penasaran.

“Lha yo bisa, kan di warungnya Mbak Nok itu bisa kasbon, bisa ngutang, itu namanya transaksi nontunai kan, Mas?”

“Nontunai lambemu!” jawab Karjo jengkel. Romlah meringis.

Terakhir diperbarui pada 23 September 2017 oleh

Tags: emoneygojekgopaymandiri
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

gojek instant.MOJOK.CO
Transportasi

Gojek Buka Titik Jemput Instan di Terminal Giwangan, Mudahkan Para Penumpang Bus yang Bingung Mencari Transportasi Lanjutan

12 Maret 2026
GoCar Instant di RSUP Sardjito Anti Ribet: Jawaban Buat Kamu yang Ingin Cepat, Murah, dan Tetap Aman di Jalan.MOJOK.CO
Urban

GoCar Instant di RSUP Sardjito Anti Ribet: Jawaban Buat Kamu yang Ingin Cepat, Murah, dan Tetap Aman di Jalan

12 Februari 2026
Dari Jogja ke Solo naik KRL pakai layanan Gotransit dari Gojek yang terintegrasi dengan GoCar. MOJOK.CO
Liputan

Sulitnya Tugas Seorang Influencer di Jogja Jika Harus “Ngonten” ke Solo, Terselamatkan karena Layanan Ojol

1 Desember 2025
Menjajal GoTransit yang Terintegrasi dengan GoCar, “Keluyuran” di Jogja dan Solo Jadi Lebih Mudah Mojok.co
Ragam

Menjajal GoTransit yang Terintegrasi dengan GoCar, “Keluyuran” di Jogja dan Solo Jadi Lebih Mudah

28 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif MOJOK.CO

Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif

9 April 2026
Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah.MOJOK.CO

Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah

5 April 2026
Tinggalkan Jakarta demi punya rumah desa untuk slow living, berujung kena mental karena ulah tetangga MOJOK.CO

Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga

7 April 2026
Astrea Grand, Motor Honda yang Menjadi Mitos MOJOK.CO

Astrea Grand, Motor Honda Penuh Dusta yang Celakanya Pernah Menjadi Mitos dan Membuatnya Dikagumi karena Motor Ini Memang Meyakinkan

5 April 2026
Saya Setuju Orang Jakarta Tajir Tak Betah Slow Living di Desa (Unsplash)

Orang Tajir Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa karena Menolak Srawung Itu Omong Kosong Kebanyakan Gagal Betah karena Ulahnya Sendiri

7 April 2026
Jurusan Antropologi Unair selamatkan saya usai ditolak UGM. MOJOK.CO

Ditolak UGM Jalur Undangan, Antropologi Unair Selamatkan Saya untuk Tetap Kuliah di Kampus Bergengsi dan Kerja di Bali

6 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.