Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Gemas Tak Kunjung Bayar Tagihan, Keberadaan Panitia Pesparawi Akan Dicari

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
18 Januari 2023
A A
PHRI DIY Pesparawi

Ketua Komisi D DPRD DIY, Koeswanto menemui pengurus PHRI DIY di Yogyakarta, Rabu (18/01/2023). (Yvesta Ayu:Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kasus Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tak juga kelar. PT Digsi selaku Event Organizer (EO) atau panitia Pesparawi Nasional XIII belum juga membayar tagihan walaupun sudah dilaporkan ke Polda DIY.

Karenanya DPRD DIY mengajak Pemda DIY dan Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) untuk mencari keberadaan panitia ke kantornya di Jakarta. Hal ini dilakukan agar PT Digsi segera melunasi utangnya.

“Syukur kami ke Jakarta, tahu alamat kantor pt-nya bisa kami silaturahmi,” papar Ketua Komisi D DPRD DIY, Koeswanto usai menemui pengurus PHRI DIY di Yogyakarta, Rabu (18/01/2023).

PT Digsi hingga kini tak juga melunasi tagihan hotel-hotel anggota Perhimpunan Hotel dan Perhotelan (PHRI) DIY. Tagihan mereka mencapai Rp11 miliar yang belum dibayarkan sepenuhnya pada 61 hotel di DIY sebagai tempat menginap peserta Pesparawi pad 19-24 Juni 2022 lalu. 

EO tersebut juga masih memiliki tunggakan kepada vendor-vendor. Tak main-main, tagihan yang belum dibayar mencapai Rp2,8 Miliar.

Padahal Pemda DIY sudah membantu penyelenggaraan kegiatan tersebut sebesar Rp10 miliar. Begitu pula Kemenag memberikan anggaran sebesar Rp20 miliar dari total kebutuhan sekitar Rp40-50 miliar.

“Kewajiban Pemda sudah terpenuhi dengan anggaran Rp10 miliar tadi, sudah dibayarkan. Dari LPPD sudah  diserahkan ke penyelenggara PT Digsi,” tandasnya.

Bila tak ingin proses hukum berlanjut, PT Digsi diminta segera membayar semua tagihan. Sebab hotel dan vendor membutuhkan pembayaran untuk operasional mereka, termasuk karyawan. 

“Berarti PT Digsi yang mengingkari kesepakatan awal. Maka dari pihak PHRI atau perhotelan yang digunakan untuk menginap itu menuntut karena belum terbayar. Itu wajar menurut saya,” ungkapnya.

Sementara Wakil Ketua Bidang Litbang Data dan IT PHRI DIY, T Prasetya Hadi Atmoko mengatakan penyelenggaraan pesparawi sebenarnya berjalan lancar. Namun, persoalan muncul saat PT Digsi belum bisa memenuhi dana tambahan dari pihak sponsor kepada 61 hotel yang digunakan menginap para peserta.

“Persoalan ini baru diketahui setelah beberapa manajemen hotel yang bergabung di PHRI berkonsultasi ke Pemda DIY dan meminta Sekda DIY dapat melakukan mediasi antara pihak hotel dengan PT Digsi untuk membayar sewa kamar dan makanan,” jelasnya.

Dalam mediasi pertama, PT Digsi sanggup membayar utang mereka maksimal akhir Juli 2023. Namun, hingga saat ini tagihan tersebut belum juga mereka bayarkan seluruhnya.

“Padahal PT Digsi sudah sanggup membayar tagihan dengan cara mencicilnya sampai lunas,” ungkapnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

Iklan

BACA JUGA: EO Pesparawi Kirim Somasi, Pemda DIY Minta Panitia Tanggung Jawab

 

Terakhir diperbarui pada 18 Januari 2023 oleh

Tags: hotelpesparawi
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali MOJOK.CO
Kilas

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 

17 Maret 2026
Pertama kali tidur di kamar hotel pakai AC, berasa jadi orang kaya malah berujung tersiksa MOJOK.CO
Ragam

Pertama Kali Tidur di Kamar Pakai AC: Pengin Tidur Nyenyak Ala Orang Kaya Berujung Konyol, Ngompol hingga Meriang

24 Juni 2025
Pengalaman konyol pertama kali nginep di sebuah hotel di Malang MOJOK.CO
Ragam

Kekonyolan saat Pertama Kali Nginep Hotel, Syok Mandi Air Hangat hingga Bingung Cara Checkout dan Buka Pintu Kamar

22 Mei 2025
pekerja hotel, surabaya, jogja.MOJOK.CO
Podium

Larangan Hijab dalam Industri Perhotelan: Antara Hijabophobia atau Upaya Mengatur Tubuh dan Penampilan?

14 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mudik Gratis dari BUMN 2026. MOJOK.CO

Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang

18 Maret 2026
Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan Mojok.co

Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan

15 Maret 2026
Dosen Poltani Kupang sekaligus Ahli Peternakan dapat dana LPDP. MOJOK.CO

Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 

18 Maret 2026
Memelihara kucing.MOJOK.CO

Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya

20 Maret 2026
Kursi kereta eksekutif dibandingkan kereta ekonomi premium lebih nyaman untuk mudik Lebaran

Saya Kapok Mudik dengan Kereta Ekonomi Premium, Ditipu Embel-embel Mirip Eksekutif padahal Hampir “Mati” Duduk di Kursi Tegak

15 Maret 2026
Mudik Lebaran mepet dari Jogja dengan kereta demi kumpul keluarga

Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah

19 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.