Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Spotify Ditinggal dan Pindah YouTube Music Gara-gara Lisensi? Ratusan Lagu KPop dari Label Kakao M Hilang dari Spotify! Krezi!

Redaksi oleh Redaksi
1 Maret 2021
A A
Spotify Ditinggal dan Pindah Youtube Music Gara-gara Lisensi? Ratusan Lagu KPop dari Label Kakao M Hilang dari Spotify! Krezi! MOJOK.CO

Spotify Ditinggal dan Pindah Youtube Music Gara-gara Lisensi? Ratusan Lagu KPop dari Label Kakao M Hilang dari Spotify! Krezi! MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ratusan lagu dan album Kpop dari artis-artis di bawah naungan label Kakao M secara resmi dihapus dari Spotify. Jutaan Kpopers berduka. Pindah YouTube Music aja, nih?

Hari ini boleh dibilang menjadi hari yang sangat kelabu bagi banyak Kpopers di seluruh dunia utamanya yang aktif di jagad per-Spotify-an duniawi. Maklum saja, per hari ini, 1 Maret 2021, Spotify secara resmi menghapus ratusan lagu dan juga album dari puluhan artis Kpop yang bernaung di label Kakao M.

Gara-gara gegeran ini, banyak yang cancel langganan Spotify terus pindah ke YouTube Music. Maklum, di paketan YouTube premium, sudah ada YouTube Music, yang lagu-lagu Kpop-nya masih komplet.

Musisi-musisi Kpop yang lagunya resmi dihapus dari Spotify tersebut antara lain adalah The Boyz, IU, Pink Fantasy, Cherry Bullet, Cravity, Giriboy, June, Zico, Jannabi, Jukjae, dan banyak musisi lainnya.

Penghapusan ratusan lagu tersebut, menurut keterangan dari pihak Spotify karena lisensi perjanjian antara Spotify dan Kakao M telah berakhir dan belum ada perjanjian kesepakatan lisensi baru.

“Kami telah bekerja dengan Kakao M selama satu setengah tahun terakhir untuk memperbarui perjanjian lisensi global, sehingga musik dari artis mereka akan tetap tersedia bagi 345 juta+ pendengar Spotify di hampir 170 pasar di seluruh dunia,” terang Spotify, “Terlepas dari upaya terbaik kami, kesepakatan lisensi yang kami miliki dengan Kakao M telah berakhir.”

Dengan adanya penghapusan lagu-lagu Kpop di bawah naungan label Kakao M ini, tentu saja bakal membuat gundah-gulana para Kpopers di seluruh dunia. Lha gimana, tidak bisa tidak, label tersebut merupakan pemain penting dalam dunia musik Kpop. Kalau kamu, ikutan pindah ke YouTube Music?

Sebagai ilustrasi, dari seluruh lagu di Top 400 Yearly Song Chart dari Gaon Chart yang merupakan tangga lagu nasional Korea Selatan tahun 2020 lalu, 37,5 persen-nya merupakan lagu dari artis yang berada di bawah label atau didistribusikan oleh Kakao M.

Walaupun masih ada banyak lagu-lagu Kpop lain dari label lain seperti SM Entertainment, YG Entertainment, JYP Entertainment, dan BigHit Entertainment yang masih tetap bisa dinikmati di Spotify, namun tetap saja hilangnya lagu-lagu dari artis Kakao M menjadi sebuah pukulan yang sangat keras bagi segenap Kpopers.

Saat ini, Spotify dan juga Kakao M masih terus tarik ulur untuk mencapai kesepakatan lisensi terbaru agar lagu-lagu yang sebelumnya dihapus bisa kembali dinikmati di Spotify.

“Kami menyadari bahwa ini sangat disayangkan bagi banyak artis, penggemar, dan pendengar di seluruh dunia, dan kami sangat berharap situasi saat ini akan diselesaikan secepat mungkin,” terang Spotify seperti dikutip dari Tirto, “Kami akan terus melakukan yang terbaik untuk berkontribusi secara positif bagi pertumbuhan bersama industri musik dan ekosistem streaming.”

Tetap sabar dan semangat, wahai para Kpopers, wabilkhusus yang artis idolanya ikut label Kakao M. Badai pasti berlalu. Kalau ternyata nggak berlalu-berlalu juga, yaudah, pindah ke artis dari label lain aja atau pindah ke YouTube Music. Hehehe.

BACA JUGA Berkunjung ke Dizkorea: Diskonya Para Pencinta Korea dan artikel KILAS lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 29 September 2025 oleh

Tags: kakao mkpopspotifyYouTube Music
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Feast Menuju Realitas Paling Dekat Bersama Nina MOJOK.CO
Esai

Lagu Nina Feast Menjadi Hal Paling Magis dari Brengseknya Masa Depan yang Absurd

8 Juli 2025
zen aji mojok.co
Esai

Ode untuk Zen Aji: Dunia Musik Disangga Orang-orang Naif Maka Teruslah Berkarya

24 Januari 2023
spotify wrapped 2022 mojok.co
Hiburan

Cara Membuat Spotify Wrapped 2022, Kenali Music Listening Personality-mu

1 Desember 2022
spotify instafest mojok.co
Hiburan

Cara Membuat Spotify Instafest, Poster Festival Musik yang Viral

29 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas, Pemutar Ekonomi Bangsa MOJOK.CO

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa

13 Januari 2026
Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Film Suka Duka Tawa mengangkat panggung stand-up comedy. MOJOK.CO

“Suka Duka Tawa”: Getirnya Kehidupan Orang Lucu Mengeksploitasi Cerita Personal di Panggung Komedi demi Mendulang Tawa

13 Januari 2026
Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi "Konsumsi Wajib" Saat Sidang Skripsi

Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi

17 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.