Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Ekonomi

62 Negara Krisis Pangan, Deklarasi Bulaksumur Jadi Upaya Diversifikasi Pertanian Lokal

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
12 Agustus 2022
A A
krisis pangan mojok.co

Deklarasi Bulaksumur dalam rangka peningkatan produktivitas pertanian di Fakultas Pertanian UGM, Kamis (11/08/2022).(yvesta ayu/mojok.co).

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Krisis pangan global mulai mengacam banyak negara, termasuk Indonesia. Lebih dari 60 negara sudah mengalami dampak krisis pangan dan 30 lebih negara menyatakan diri bangkrut.

Karenanya produksi pertanian lokal harus digenjot semaksimal mungkin agar Indonesia tidak ikut-ikutan mengalami krisis pangan global. Sebab negara ini masih mengalami ketergantungan impor bahan pangan mulai dari gandum, gula pasir, daging sapi hingga bawang putih.

“Ketergantungan impor harus dikurangi, kita impor gandum itu setiap tahun Rp60 sampai 70 triliun lho,” ujar Kepala Badan SDM Kementrian Pertanian (kementan), Dedi Nursyamsi disela deklarasi Bulaksumur di UGM, Kamis (11/08/2022).

Karenanya pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden (perpres) nomor 35 tahun 2022 tentang penguatan fungsi penyuluhan pertanian. Regulasi ini menjadi salah satu payung hukum dalam pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pertanian.

Penguatan penyuluhan pertanian ini didukung berbagai stakeholder, termasuk perguruan tinggi (PT). Fakultas Pertanian UGM pun menjadi pelopor dalam mendukung Perpres nomor 35 tahun 2022 melalui deklarasi Bulaksumur.

Deklarasi ini menjadi upaya untuk menyuarakan dukungan dan dorongan terhadap percepatan implementasi perpres tersebut agar  agar agar efektif, tepat sasaran danan berhasil meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan petani. Dengan demikian pemerintah mampu mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

“Peran penyuluh sangat besar untuk mendongkrak produktivitas pertanian dalam negeri, terlebih dengan adanya isu krisis pangan global. Karenanya deklarasi bulaksumur yang merupakan pertama kalinya ini diharapkan dapat mendukung upaya mengatasi krisis pangan kedepannya,” paparnya.

Dedi menyebutkan, Kementan saat ini menggenjot peran penyuluhan pertanian di seluruh Indonesia. penyuluhan pertanian oleh SDM yang kompeten dilakukan secara masif.

Diharapkan kebijakan tersebut akan meningkatkan produktivitas pertanian sepuluh tahun kedepan. Sebab saat ini produktivitas pertanian di Indonesia baru mencapai 5,2 ton per hektar.

“Sepuluh tahun kedepan [produktivitas pertanian] diharapkan bisa meningkat jadi 6 ton per hektar. Dalam kondisi krisis pangan global, mempengaruhi dunia, harapannya ini bisa membawa negara kita survive, karena saat ini pun sebenarnya kita tidak terdampak,” ungkapnya.

Dedi menambahkan, untuk mengatasi krisis pangan di Indonesia, pemerintah berupaya mengurangi ketergantungan impor bahan pangan. Salah satunya dengan meningkatkan diversifikasi bahan pangan lokal.

Contohnya pengembangan produk pertanian lokal seperti sagu, singkong dan umbi-umbian lainnya untuk mengurangi impor gandum. Diversifikasi ini sangat dibutuhkan mengingat harga gandum diperkirakan meningkat hingga tiga kali lipat pasca perang Rusia dan Ukraina serta larangan impor gandum dari India.

“Singkong berlimpah di [negara] kita, dibiarin. Sekarang harga gandum yang naik, maka ketergantungan harus dikurangi dengan diversifikasi pangan lokal, itu yang akan menyelamatkan kita dari krisis pangan global,” ungkapnya.

Peningkatan kualitas penyuluhan pertanian ini sebelumnya sudah disampaikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Menurut Mentan, pemerintah bekerjasama dengan semua pihak untuk memperkuat pertanian modern di Indonesia atau smart farming dalam rangka menghadapi krisis pangan. Upaya yang dilakukan melalui pemanfaatan teknologi seperti Internet of Things, robot construction, dan artificial intelegent.

Iklan

“Penyuluh adalah ujung tombak dari seluruh kebijakan dan arah pertanian sekaligus orang terdepan yang membangun informasi juga menerapkan kebijakan dan melakukan langkah monitoring,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Ancaman Krisis Pangan Bisa Mendorong Perpindahan Masyarakat Global

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2022 oleh

Tags: deklarasi bulaksumurkementankrisis pangankrisis pangan globalmentanpanganpertanian
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Menjadikan Tengkulak Sebagai Musuh Petani adalah Gagasan Konyol yang Nggak Akan Sejahterakan Petani MOJOK.CO
Esai

Menjadikan Tengkulak Sebagai Musuh adalah Gagasan Konyol yang Nggak Akan Sejahterakan Petani

2 Maret 2026
Dari Semak Belukar Menjadi Kebun Penuh Makna: Perjalanan Swasembada Bu Utiq dan Pak Tri
Video

Dari Semak Belukar Menjadi Kebun Penuh Makna: Perjalanan Swasembada Bu Utiq dan Pak Tri

1 Mei 2025
Ironi Negeri Tempe: Impor Kedelai Transgenik (GMO) dan Kedaulatan Petani Lokal
Video

Ironi Negeri Tempe: Impor Kedelai Transgenik (GMO) dan Kedaulatan Petani Lokal

27 Maret 2025
Petani di Gunungkidul, Jogja. MOJOK.CO
Ragam

Temuan Padi BTI yang Hidupi Petani Gunungkidul Jogja, Bibit Padi yang Bisa Ditanam di Lahan Kering

27 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kuliah, kerja, sukses.MOJOK.CO

Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus

7 April 2026
Anak PNS kuliah di PTN top seperti UGM masih menderita karena UKT nggak masuk akal

Derita Jadi Anak PNS: Baru Bahagia Diterima PTN Top, Malah “Disiksa” Beban UKT Tertinggi Selama Kuliah padahal Total Penghasilan Orang Tua Tak Seberapa

4 April 2026
Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living MOJOK.CO

Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

8 April 2026
Mahasiswa muak dengan KKN di desa. Mending magang saja MOJOK.CO

Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu dan Tak Dibutuhkan Warga

9 April 2026
Astrea Grand, Motor Honda yang Menjadi Mitos MOJOK.CO

Astrea Grand, Motor Honda Penuh Dusta yang Celakanya Pernah Menjadi Mitos dan Membuatnya Dikagumi karena Motor Ini Memang Meyakinkan

5 April 2026
Gagal seleksi CPNS (PNS ASN) pilih nikmati hidup dengan mancing MOJOK.CO

Gagal Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Dicap Tak Punya Masa Depan tapi Malah Hidup Tenang

9 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.