Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Dukungan Sandiaga untuk Djakarta Warehouse Project

Redaksi oleh Redaksi
5 Desember 2017
A A
dwp
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Beberapa bulan pertama dalam menjalankan tugasnya sebagai Wakil Gubernur Jakarta, Sandiaga Uno langsung banyak melontarkan pernyataan-pernyataan yang mengejutkan dan menghebohkan masyarakat. Dari mulai pernyataannya soal kemacetan, Transjakarta, penyebutan Avengers, sampai soal sayembara sepatu pantofel yang greget itu.

Sandiaga seakan seperti ditakdirkan untuk memimpin Jakarta di atas fondasi-fondasi yang unik dan penuh dengan kejutan. Dimana ada Sandiaga, di situ ada kejutan. Dua entitas ini seakan seperti dibaca satu tarikan napas.

Nah, kejutan anyar yang kembali dibikin oleh Sandiaga Uno baru-baru ini adalah sikapnya yang mendukung penyelenggaraan acara Djakarta Warehouse Project atau yang lebih dikenal sebagai DWP, Festival musik elektronik tahunan terbesar di Indonesia.

“Kenapa? Bukannya itu mendorong perekonomian?” tanya Sandiaga ketika dimintai keterangan soal sikapnya yang mendukung acara DWP.

Langkah Sandiaga mendukung DWP ini cukup menarik perhatian banyak pihak. Ini wajar, sebab beberapa waktu sebelumnya, ada sekelompok orang yang mengatasnamakan diri mereka Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Bangsa yang berunjuk rasa di depan Balai Kota, mereka menuntut Pemerintah Jakarta membatalkan acara DWP.

Mereka menganggap acara musik tersebut merusak moral bangsa.

Pada akhirnya, toh Sandiaga tak gentar dengan unjuk rasa tersebut, dia tetap mendukung DWP dan bahkan memberikan pernyataan yang cukup menggampar, “Oh, itu (DWP) anak saya biasanya ke sana,” kata Sandiaga santai. Sandiaga menganggap bahwa selain mendorong perekonimian, DWP juga potensial untuk menghadirkan pertunjukan budaya Indonesia seperti tari ataupun musik tradisional.

Nah, hal itulah yang mungkin tidak dipahami betul oleh para pengunjuk rasa. Maklum saja, para pengunjuk rasa itu mungkin belum bisa mengimbangi pola berpikir visioner ala Sandiaga.

Lho, jangan salah, tentu tak ada yang mengira bahwa keputusan Sandiaga Uno mendukung terselenggaranya event Djakarta Warehouse Project ini adalah salah satu langkah politisnya memenuhi harapan para pendukung Anies-Sandi dalam mewujudkan infiltrasi “program Jakarta bersyariah” yang dulu sempat dikait-kaitkan dengan program Anies-Sandi saat kampanye.

Oke, sejauh ini, memang genre yang dihadirkan di acara DWP hanya genre musik elektronik seperti house, progressive, techno, trance, drum and bass, sampai dubstep. Tapi di bawah asuhan Sandiaga Uno, tentu bukan tak mungkin jika kelak di tahun 2020, DWP sudah mengakomodir genre Islamic non electro music seperti hadrah, nasyid, marawis, sampai gambus.

Sekarang bintang tamunya memang masih Marshmello, NWYR, Ookay, Purple Haze, R3HAB, Robin Schulz, Slander, Tiesto, Vini Vici, Zatox, dan Zeds Dead, Hardwell, Loco Dice, Richie Hawtin, sampai Steve Aoki. Tapi sekali lagi, di bawah asuhan Sandiaga Uno, bukan tak mungkin jika kelak di tahun 2020, DWP menghadirkan bintang-bintang tamu bernuansa Islami seperti Debu, Opick, Maher Zain, Snada, Izzatul Islam, sampai Nasida Ria.

Yang penting kan keberpihakan. Bukan begitu, Mas Sandi?

dwp

Terakhir diperbarui pada 5 Desember 2017 oleh

Tags: dwpjakartaMusiksandiaga
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO
Ragam

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO
Ragam

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO
Kuliner

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Resign kerja di Jakarta pilih di Bali. MOJOK.CO
Ragam

Baru Satu Tahun Kerja di BUMN, Pilih Resign karena Nggak Kuat “Ugal-ugalan” di Jakarta sampai Temukan Peluang Karier Lebih Baik di Bali

6 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas, Pemutar Ekonomi Bangsa MOJOK.CO

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa

13 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
InJourney salurkan bantuan pascabencana Sumatra. MOJOK.CO

Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM

17 Januari 2026
Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

12 Januari 2026
Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.