Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Drama Panjang Perseteruan Antara Raja Juli Antoni dan Fadli Zon

Redaksi oleh Redaksi
25 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Duo pasangan emas “Fafa” Fahri Hamzah dan Fadli Zon kelihatannya memang punya pertautan jodoh dengan Partai Solidaritas Indonesia atau PSI. Entah kenapa, Fahri dan Fadli hampir selalu berada dalam kumparan pertikaian yang melibatkan mereka berdua dengan para elit PSI.

Tentu masih lekat dalam ingatan kita bagaimana Fahri Hamzah terlibat twitwar yang cukup sengit dengan Ketua DPP PSI Tsamara Amany terkait dengan pembubaran KPK.

Nah, kali ini, giliran kompatriot Fahri Hamzah, Fadli Zon, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, yang tersangkut perseteruan dengan elit PSI. Tapi tentu bukan Tsamara Amany ataupun Grace Natalie, melainkan Sekretaris Jenderal PSI, Raja Juli Antoni.

Episode perseteruan antara Fadli dengan Raja tak bisa dimungkiri memang menjadi sangat menarik dan sayang untuk dilewatkan. Ini karena keduanya memang secara head to head, kepala ketemu kepala memang cukup setara. Mereka sama-sama masih muda (setidaknya belum 50 tahun, lah), sama-sama punya gelar doktor, dan sama-sama punya posisi penting di partainya masing-masing.

Perseteruan Fadli dan Raja bermula pada pertengahan Maret lalu saat Fadli melaporkan kader PSI Ananda Sukarlan ke polisi karena diduga menyebarkan berita bohong terkait dirinya. Kala itu, Ananda menyebut Fadli pernah bertemu dengan pentolan-pentolan Muslim Cyber Army.

Seakan ingin membela sahabatnya sesama kader PSI, Raja Juli kemudian menuliskan di akun Twitternya soal Ananda yang akan dilaporkan oleh seseorang pembuat hoax.

“Bro @anandasukarlan akan dilaporkan ke polisi oleh tukang buat hoax tiap hari. Kita support bro@anandasukarlan. Yang setuju RT pls!” Tulis Raja.

Twit tersebut akhirnya sampai dan terbaca juga di gadget Fadli Zon.

Merasa tak terima dituduh sebagai pembuat Hoax, Fadli Zon pun kemudian memaksa Raja untuk klarifikasi, namun tampaknya Raja enggan melakukannya.

“Sekali lagi saya tanya Bro @AntoniRaja dan tolong dijawab kalau memang gentlemen: apakah anda sedang menuduh saya tukang buat hoax tiap hari? Ayo jangan pengecut,” ujar Fadli. “Kalau berani ngomong, berani dong sebut. Itu satu tindakan pengecut, saya kira.”

Raja ternyata menanggapinya komentar Fadli dengan santai, terlalu santai, malah. Ia bahkan menuduh Fadli sedang baper belaka, “Saya percaya polisi kita bekerja secara profesional untuk melihat apakah ada masalah hukum seperti yang dilaporkan atau Fadli Zon lagi baper saja.”

Karena klarifikasi dari Raja tak kunjung dilaksanakan, Fadli Zon pun kemudian memutuskan untuk melaporkan Raja ke polisi.

Nah, belum juga perkara soal pelaporan tersebut selesai, keduanya sudah kembali berkisruh.

Kali ini penyebabnya karena Raja Juli Antoni menyindir soal dana awal kampanye pasangan Prabowo-Sandiaga yang dinilai terlalu kecil, yakni 2 miliar rupiah, kalah jauh dibandingkan dengan kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin yang mencapai 11 miliar rupiah.

Iklan

“Mereka tiap hari bicara kemiskinan tapi keduanya sebenarnya tajir melintir, harta mereka naik signifikan tahun-tahun terakhir. Menurut LHKPN kekayaan Prabowo Rp1,9 triliun dan Sandi Rp5 triliun,” ujar Raja Juli Antoni.

Menanggapi pernyataan Raja tersebut, giliran Fadli Zon yang kali ini santai. Ia bahkan menyindir Raja yang memang disebut sedang ingin caper untuk meningkatkan elektabitas websitenya. Tak cukup di situ, Fadli juga menyangkut-pautkan PSI dengan sawit, yang mana ketahui, beberapa waktu yang lewat, PSI dianggap terlalu membela kepentingan bisnis sawit karena mengunggah video yang berisi ajakan dukungan untuk perkebunan sawit.

“Cari-cari sensasilah. Biasanya partai itu cari sensasi supaya dapat recognize. Saya tidak perlu membantah, yang jelas itu (dana kampanye) bukan dari sawit,” ujar Fadli Zon sembari menyindir.

Ah, sungguh, netizen sangat terhibur dengan perseteruan dua orang ini. Selain dramatis, Penuh alur yang tak bia ditebak, juga menampilkan manuver-manuver khas politisi.

Sekarang Fadli Zon vs Raja Juli Antoni, semoga besok Farhat Abbas vs Buni Yani.

Mantaaaaaaap.

Terakhir diperbarui pada 25 September 2018 oleh

Tags: Fadli ZongerindrapsiRaja Juli Antoni
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Wali Kota Agustina Wilujeng ajak anak muda mengenal sejarah Kota Semarang lewat kartu pos MOJOK.CO
Kilas

Kartu Pos Sejak 1890-an Jadi Saksi Sejarah Perjalanan Kota Semarang

20 Desember 2025
Gedung Sarekat Islam, saksi sejarah dan merwah Semarang sebagai Kota Pergerakan MOJOK.CO
Kilas

Upaya Merawat Gedung Sarekat Islam Semarang: Saksi Sejarah & Simbol Marwah yang bakal Jadi Ruang Publik

20 Desember 2025
Pacu Jalur Direcoki Pemerintah Jadi Cringe dan Nggak Seru Lagi MOJOK.CO
Esai

Saat Negara Turut Campur Aura Farming Pacu Jalur, Semua Jadi Terasa Cringe dan Nggak Seru Lagi

14 Juli 2025
Fadli Zon: Narasi Orde Baru dalam Bayang-Bayang Reformasi
Video

Fadli Zon: Narasi Orde Baru dalam Bayang-Bayang Reformasi

12 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Belajar Tentang Sejarah Ekonomi Komunis China dari Duanju, Drama Vertikal yang Nagih MOJOK.CO

Belajar Sejarah Ekonomi Komunis China Lewat Kamerad Chang dan Duanju yang Bikin Nagih

16 Maret 2026
penyiraman air keras.MOJOK.CO

Negara Harus Usut Tuntas Dalang Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM, Jangan Langgengkan Impunitas

16 Maret 2026
Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026
Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026
Seorang kakak (anak perempuan pertama) kerja keras jadi tulang punggung keluarga gara-gara ortu miskin dan adik tidak tahu diri MOJOK.CO

Anak Perempuan Pertama Mengorbankan Masa Muda demi Hidupi Orang Tua Miskin dan Adik Tolol, Tapi Tetap Dihina Keluarga

11 Maret 2026
Tuntutan sosial dan gengsi bikin kelas menengah jadi orang kaya palsu hingga abaikan tabungan demi kejar standar sukses MOJOK.CO

Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit

14 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.