Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

6 PO Bus di Jawa yang Pemiliknya Pernah Jadi Pejabat Daerah

Kenia Intan oleh Kenia Intan
30 Juni 2023
A A
6 PO Bus di Jawa yang Pemiliknya Pernah Jadi Pejabat Daerah. MOJOK.CO

Ilustrasi 6 PO Bus di Jawa yang Pemiliknya Pernah Jadi Pejabat Daerah. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kesuksesan mengembangkan perusahaan otobus (PO) membuka peluang lain bagi pemiliknya. Salah satunya berkesempatan menjabat sebagai pejabat daerah, baik itu di tingkat eksekutif maupun legislatif. Lantas, perusahaan bus apa saja yang pemiliknya pernah menjadi pejabat daerah? 

Tidak sedikit pemilik atau pimpinan perusahaan bus yang terjun ke dunia politik. Kebanyakan dari mereka menjabat sebagai bupati atau wakil bupati di daerahnya masing-masing. Ada juga yang menjajal memperebutkan kursi legislatif di pusat maupun daerah.

Di bawah ini beberapa pemilik atau pimpinan PO bus yang mengembangkan sayapnya di dunia politik:

PO Doa Ibu

PO Doa Ibu merupakan perusahaan bus asal Tasikmalaya yang dimiliki oleh Budi Budiman. Ia merintis usahanya dari bisnis angkutan umum atau angkot mulai 1990. Pada saat itu ia berbisnis sambil bekerja sebagai guru. Setelah ia memutuskan meninggalkan pekerjaannya sebagai guru, bisnisnya berkembang pesat.

Budi Budiman sempat terjun ke dunia politik. Ia terpilih sebagai Wali Kota Tasikmalaya periode 2012-2017 dan 2017-2020. Ia terbukti bersalah karena memberikan suap pengurusan Dana insentif daerah (DID) pada APBN 207 dan dana alokasi khusus (DAK) pada APBN 2018 yang diajukan pemerintah Kota Tasikmalaya. Ia divonis satu tahun penjara dan membayar denda sebanyak Rp200 juta.

Bus Budiman

PO Budiman kini dimiliki oleh Dede Sudrajat sebagai generasi ke-2. Ayahnya, Haji Saleh Budiman merupakan perintis perusahaan bus asal Tasikmalaya di kisaran tahun 1990-an.

Sebelum benar-benar mewarisi perusahaan bus legendaris itu, Dede Sudrajat terlebih dahulu terjun ke dunia politik pada 2002. Lalu pada 2007, ia terpilih menjadi Wakil Wali Kota Tasikmalaya mendampingi Syarif Hidayat untuk periode 2007 – 2012. Ia kemudian terpilih kembali menjadi Wakil Wali Kota Tasikmalaya untuk yang kedua kalinya, mendampingi Budi Budiman periode 2012 – 2017. Asal tahu saja, Budi Budiman merupakan pemilik PO Doa Ibu.

Dede sempat menjadi Calon Anggota Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada 2019, mewakili Jawa Barat Dapil XI dari Partai Demokrat. Dapil tersebut meliputi Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Garut. Namun, saat itu ia belum terpilih.

PO Timbul Jaya

PO Timbul Jaya merupakan salah satu bus legendaris dari Wonogiri yang eksis sejak 1977. Di awal usahanya, PO ini terkenal sebagai bus Jawa-Sumatera karena banyak melayani transmigran Jawa di Sumatera.

Pemilik PO Timbul Jaya yang terbaru adalah Danar Rahmanto. Danar sempat menjadi Bupati Wonogiri periode 2010-2015. Uniknya, saat memperebutkan kursi Bupati, ia juga bersaing dengan Sumaryoto Padmodiningrat yang merupakan pemilik PO Gajah Mungkur.

PO Gajah Mungkur

PO Gajah Mungkur juga berasal dari Wonogiri. Perusahaan bus ini adalah pecahan dari PO Tunggal Dara saat krisis ekonomi 1997-1998. Saat terpecah, PO Gajah Mungkur dipimpin oleh Sumaryoto Padmodiningrat. Adapun Sumaryoto juga ikut membesarkan PO Tiga Dara sebelumnya.

Sumaryoto sempat mengadu peruntungannya dengan mengikuti pemilihan Bupati Wonogiri pada periode 2010-2015. Sebelum mencoba menjadi orang nomor satu di Wonogiri, ia pernah menjadi anggota DPR RI melalui PDIP selama tiga periode 1999-2004, 2004-2009, dan 2009-2014. Ia mewakili dapil Wonogiri dan Jawa Tengah IV pada Dua periode pertama. Sementara satu periode lainnya, ia mewakili dapil Jawa Tengah X.

Bus Dewi Sri

Perusahaan bus asal Tegal, Jawa Tengah pendirinya adalah H Ismail dan Hj Rokhayah pada 1980-an. Cikal bakal PO Dewi Sri berasal dari angkutan truk untuk menunjang usaha beras yang terlebih dahulu pasangan suami istri itu miliki. Transportasi truknya malah berkembang, sehingga tercetuslah ide merintis usaha bus.

Di awal 2000-an, H Ismail menyerahkan kepemilikan perusahaan ke anak pertamanya, Ikmal Jaya. Kemudian pada 2006 kepemimpinan diambil alih oleh Idza Priyanti yang merupakan anak ke-3 dari H. Ismail. Ikmal Jaya sempat menjabat sebagai Wali Kota Tegal periode 2009-2014. Sementara Idza terpilih sebagai Wakil Bupati Brebes periode 2007-2012. Ia terpilih lagi sebagai Bupati untuk masa jabatan 2017-2022.

Iklan

PO Sindoro Satriamas

Bus Pariwisata asal Semarang, Jawa Tengah ini didirikan oleh Soedarmo Atmo Prawiro pada 1995. Sebelum berbisnis transportasi, bekerja berbisnis dump truck dan trailer truck di Semarang.

Ia tidak memiliki latar belakang bisnis sama sekali. Soedarmo terlahir dari keluarga petani sederhana di Banyumas. Merantau ke Semarang dalam rangka memperbaiki nasib keluarga dan ternyata berbuah manis.

Tidak puas sebagai pebisnis, Soedarmo pernah mencoba peruntungan sebagai Walikota Semarang bersama Ahmad Musafir pada 2005. Ia sempat menjadi ketua KONI Jateng periode 2008-2012.

Kini PO Sindoro Satriamas berada di bawah kepemimpinan Dede Indra Permana yang merupakan anak dari Soedarmo. Politisi PDIP itu terpilih sebagai anggota DPR RI untuk periode 2019-2024. Ia mewakili dapil Jawa Tengah X yang meliputi ti Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Batang, dan Kota Pekalongan.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA PO Budiman Kebanggaan Warga Tasikmalaya yang Berawal dari Celengan

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 30 Juni 2023 oleh

Tags: buspejabat daerahpengusaha transportasi
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO
Ragam

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026
Anggaran TransJogja Dipotong Miliaran Rupiah Adalah Bukti Pemerintah Memang Suka Merepotkan Warga Mojok.co
Pojokan

Anggaran TransJogja Dipangkas Adalah Bukti Pemerintah Memang Suka Lihat Warganya Kerepotan

26 Agustus 2025
Pertama kali naik bus patas setelah sekian tahun naik bus ekonomi. Coba-coba pakai toilet bus malah berujung drama MOJOK.CO
Catatan

Coba-coba Boker di Toilet Bus Patas, Niat Legakan Perut Malah Dibikin Waswas hingga Repot saat Cebok

19 Juni 2025
Orang kaya pertama kali naik bus ekonomi, tersiksa jiwa raga sampai trauma MOJOK.CO
Ragam

Orang Kaya Naik Bus Ekonomi: Coba-coba Berujung Tersiksa, Dimaki Pengamen sampai Tahan Kencing Berjam-jam

12 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ngerinya jalan raya Pantura Rembang di musim hujan MOJOK.CO

Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi

12 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian .MOJOK.CO

“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 

11 Januari 2026
Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi "Konsumsi Wajib" Saat Sidang Skripsi

Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi

17 Januari 2026
Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM MOJOK.CO

Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

16 Januari 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.