Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

1.167 Bidang Tanah di Kulon Progo Terdampak Tol Solo-Jogja

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
3 April 2023
A A
Kepala Dispertaru DIY, Krido Suprayitno, menjelaskan tanahd di Kulon Progo yang terdampak tol. MOJOK.CO

Kepala Dispertaru DIY, Krido Suprayitno, menjelaskan tanah di Kulon Progo yang terkena jalan tol, Minggu (02/04/2023). (Yvesta Ayu/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Setelah Sleman dan Bantul, pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol Jogja-Solo berlanjut ke Kulon Progo. Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY akan melakukan konsultasi publik untuk Tol Jogja-Solo Seksi III atau Tol Jogja-Yogyakarta International Airport (YIA) pada 4-13 April 2023.

Konsultasi publik dilakukan karena ada seluas 1.167 bidang tanah di 19 kalurahan di Kulon Progo. Luasan lahan tersebut bertambah dari sebelumnya 1.050 bidang tanah.

“Ada tambahan sekitar 117 bidang tanah di Kulon Progo yang terdampak dari data sebelumya 1.050 bidang,” papar Kepala Dispertaru DIY, Krido Suprayitno, Minggu (02/04/2023).

Penambahan bidang tanah di Kulon Progo terjadi karena sejumlah lahan yang mepet dengan rel kereta api (KA). Kondisi itu membuat lahan di kawasan tersebut tidak memiliki nilai ekonomi

Karenanya Pemda harus menambah luasan lahan untuk tol Jogja-YIA. Hal inilah yang menyebabkan konsultasi publik di Kulon Progo paling akhir. 

“Sebab harus memerlukan pengukuran secara yang lebih saksama dibandingkan dua kabupaten lainnya. Kulon Progo kenapa terakhir karena kita harus mendata namanya zoning gap adalah lokasi lahan antara batas rel kereta api dengan lokasi terkena jalan tol,” jelasnya.

Belum ada rincian Sultan Ground dan Pakualaman Ground terdampak tol di Kulon Progo

Sementara untuk pemanfaatan tanah berkarakteristik khusus terdampak tol seperti tanah kas desa, Sultan Ground maupun Pakualaman Ground, Krido belum bisa melakukan perincian secara detail. Hal itu baru bisa diketahui secara pasti setelah tahap konsultasi publik dilaksanakan.

“Nanti akan kelihatan ketika konsultasi publik. Belum terlalu banyak kelihatan walau ancer-ancer ada. Detail pas ada IPL dan setelah konsultasi publik itu baru kami tahu,” paparnya.

Selain Kulon Progo, lanjut Krido,  tahap konsultasi publik di Bantul dan Sleman sudah selesai. Dalam konsultasi tersebut Dispertaru menemui kendala karena sejumlah pemilik lahan yang tak menghadiri konsultasi publik khususnya di Kapanewon Banyuraden, Sleman.

Namun, masalah tersebut telah tertangani setelah pihaknya mengundang ulang para pemilik tanah terdampak. Dokumen terkait bukti kepemilikan lahan pun telah terkumpul seluruhnya.

“Sudah terkumpul semua sehingga dengan bukti dokumen-dokumen pertanahan di antaranya bisa Letter C, sertifikat,  bisa perjanjian perekapan jual beli. Nah ini namanya sudah selesai semua di Banyuraden,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Sultan Ground Kena Tol, GKR Mangkubumi: Yang Penting Tanah Kami Tidak Hilang dan tulisan menarik lainnya di kanal Kilas.

 

Terakhir diperbarui pada 3 April 2023 oleh

Tags: Jalan Tolsolo-jogjasultan groundtol
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Ilustrasi mudik lebaran, perumahan.MOJOK.co
Ragam

Mudik Lewat Jalan Tol Tak Perlu Khawatir, Ada Layanan BBM Tambahan di Rest Area Kecil yang Tidak Ada SPBU

22 Maret 2024
empal gentong.MOJOK.CO
Kuliner

Warung Empal Gentong di Rest Area Tol Cirebon Ada yang Asli dan Pelopor, Penyelamat Kala Terdesak

28 Februari 2024
tol jogja-bawen mojok.co
Ekonomi

Tol Jogja-Bawen Punya 3 Terowongan yang Menembus Perut Bukit, Ini Lokasinya

28 Agustus 2023
Burung Kuntul dan Cerita Sedihnya di Dusun Ketingan karena Kena Jalan Tol MOJOK.CO
Liputan

Cerita Sedih Burung Kuntul di Dusun Ketingan karena Kena Jalan Tol

25 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Slow living di desa, jakarta.MOJOK.CO

Orang Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Salatiga Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup

6 April 2026
Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026
Kerja WFH untuk ASN bukan solusi. MOJOK.CO

WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?

6 April 2026
Ikuti paksaan orang tua kuliah jurusan paling dicari (Teknik Sipil) di sebuah PTN Semarang biar jadi PNS. Lulus malah jadi sopir hingga bikin ibu kecewa MOJOK.CO

Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

7 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Pekerja gen Z matikan centang biru WhatsApp dicap kepribadian buruk

Pekerja Gen Z Matikan Centang Biru WhatsApp demi Privasi, Malah Dicap Kepribadian dan Etos Kerja Buruk padahal Berusaha Profesional

5 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.