Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Ulasan Smokol

Menjadi Lelaki Andalan di Kasur dan Dapur

Fakhri Zakaria oleh Fakhri Zakaria
21 Agustus 2017
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Artikel-artikel majalah lelaki dewasa sering menempatkan seks sebagai prioritas utama cara terbaik membuat hubungan dengan pasangan tetap bergairah. Tentu tak sepenuhnya salah, toh penyaluran berahi, dengan berbagai cara, adalah salah satu orientasi dalam menjalin relasi.

Tapi, sekarang adalah era multitasking. Kasur bukan lagi ajang dominasi lelaki atas perempuan. Dan dapur bukan lagi penjara perempuan dalam kredo klasik patriarkis. Mengapa tak berusaha untuk menjadikannya setara dalam kelezatan sepiring masakan?

Tradisi-tradisi seputar makanan dalam masyarakat membuat lelaki dan perempuan menjadi sejajar. Masakan kolak ayam dari Gumeno, Gresik misalnya, mensyaratkan juru olah untuk memasak daging ayam jago muda berbumbu daun bawang merah, gula jawa, jintan, dan santan kelapa itu harus semuanya laki-laki. Hal ini tak lepas dari wangsit Sunan Dalem, putra pertama Sunan Giri yang anggota Walisongo itu, saat mendadak sakit.

Dalam mimpinya, Sunan Dalem mesti memakan olahan berbahan dasar ayam jago muda. Ia lantas menyuruh santri-santinya yang semua laki-laki untuk mencari ayam jago muda beserta bumbu pelengkapnya. Mungkin karena setting waktunya bertepatan dengan bulan Ramadhan, ayam jago tadi dimasak dengan bumbu mirip kolak. Namun, sebenarnya sebutan kolak ayam berasal dari bahasa Arab kholaqul ayyam yang berarti ‘mencari berhari-hari’. Entahlah, bangsa ini memang jagonya othak–athik gathuk.

Juga tradisi mebat di Bali sebagai bentuk kebersamaan laki-laki dalam penyelenggaraan hidangan untuk upacara keagamaan. Tradisi menyiapkan hidangan untuk perayaan membagi peran laki-laki sebagai juru masak yang menyiapkan masakan sejak dari penyembelihan daging. Sementara perempuan lebih banyak bertanggung jawab dalam penyiapan bumbu pelengkap dan kerja-kerja yang membutuhkan ketelatenan, seperti membuat canang dan banten untuk kelengkapan proses upacara adat.

Jika berbicara dalam konteks street food, penguasa jajanan sebagian besar didominasi laki-laki. Ambengan selamanya hanya jadi seruas jalan di Surabaya jika Pak Sadi tidak menjajakan soto ayam yang mengantarnya meraih Street Food Master of The Year pada ajang World Street Food Congress 2013. Lamongan tidak akan menguasai jalanan se-Nusantara tanpa kiprah para lelaki penggoreng lele dan pengulek sambal di bawah naungan spanduk pecel lele yang ikonik itu. Juga jasa Syukur Sato Rajo Endah atau Mak Syukur dan Ajo Ramon yang membuat sate padang yang bisa berdiri sejajar dengan rendang sebagai ikon masakan ranah Minang.

Sebagai lelaki, Anda hanya perlu menjaga pola hidup sehat, mengonsumsi makanan penuh gizi, dan jika diperlukan, asupan ramuan herbal seperti kuning telur ayam kampung campur madu untuk menjaga ranjang tetap bergelora. Sesederhana itu. Toh berbagai variasi bercinta tak ada artinya jika senapan Anda mendadak letoy sebelum maju ke pertempuran panas penuh gairah.

Akan tetapi, menjadi pemain kunci di dapur perlu jam terbang tinggi untuk melatih skill di berbagai aspek. Beberapa menu masakan ini akan menjadikan Anda sebagai sosok andalan di dapur dan kasur.

1. Nasi Goreng

Tumpahkan seluruh kreativitas Anda di level survival paling dasar yang harus dikuasai pria Indonesia saat masuk dapur. Nilai-nilai lokal akan membantu menciptakan sepiring nasi goreng penggugah selera: ulek, not blended.

Meski secara literal hanya berupa nasi yang ditumis cepat dengan bumbu dan ragam pelengkap, nasi goreng adalah pengantar yang baik untuk menjamu pasangan. Jika sudah siap untuk berlanjut ke ranjang, tambahkan beberapa iris daging kambing sesaat setelah tumisan bawang putih mulai menggelitik hidung. Kearifan lokal menyebutkan dua komponen tadi sebagai bahan makanan peningkat gairah seks.

2. Sup

Jika tubuh mendadak meriang karena terlalu lama telanjang bersama dalam selembar selimut, semangkup sup akan kembali membuat badan kembali bugar. Lagi-lagi hanya perlu beberapa siung bawang putih, juga sejumput garam dan merica, sebagai fondasi sepanci kaldu sup. Protein dari daging ayam selain memberi tambahan kelezatan, juga dipercaya membuat tubuh yang ringkih kembali segar. Tambahkan beberapa potong sayuran segar, seperti wortel, kentang, brokoli, atau kacang merah sebagai penambah nutrisi. Ingin stamina saat bercinta lebih stabil? Bubuhkan irisan ginseng saat merebus ayam.

3. Rebusan

Iklan

Bosan dengan gelontoran kolestrol? Rebusan bisa jadi pilihan untuk tetap makan enak tanpa khawatir senyawa jahat menggerogoti tubuh. Beberapa bahan makanan dapat dinikmati dengan cara direbus, misalnya tiram. Konon, Cassanova si playboy tengik dari Venesia itu mengulum tiram saat memulai permainan cintanya. Bukan sekadar peranti foreplay, tiram mengandung seng sebagai mineral penting dalam produksi sperma. Juga senyawa dopamin yang meningkatkan hasrat untuk sesegera mungkin turun ke ranjang. Pastikan memilih tiram yang masih segar supaya memberikan kenikmatan alami. Tambahkan sedikit perasan jeruk lemon untuk menetralkan bau amis.

Terakhir diperbarui pada 21 Agustus 2017 oleh

Tags: dapurkasurlelakiMakananMasakannasi gorengrebusansup
Fakhri Zakaria

Fakhri Zakaria

Artikel Terkait

4 Dosa Penjual Nasi Goreng yang Merusak Rasa, Mengurangi Kenikmatan Makan
Pojokan

4 Dosa Penjual Nasi Goreng yang Merusak Rasa, Mengurangi Kenikmatan Makan

14 Agustus 2025
Kebun Plasma Nutfah Pisang: Kebun Konservasi Pisang Terbesar di Asia Tenggara
Video

Kebun Plasma Nutfah Pisang: Kebun Konservasi Pisang Terbesar di Asia Tenggara

13 Maret 2025
Rebusan yang Hangat untuk Jogja yang Dingin: Pak Jagung dan 27 Tahun ‘Merawat’ Warisan Desa dengan Berjualan Rebusan.MOJOK.CO
Kuliner

Rebusan yang Hangat untuk Jogja yang Dingin: Pak Jagung dan 27 Tahun ‘Merawat’ Warisan Desa dengan Berjualan Rebusan

30 September 2024
Sarjana Akuntansi Jualan Penyetan, Cuannya di Atas Gaji PNS MOJOK.CO
Ragam

Bangganya Cewek Punya Pacar Cowok Bisa Masak yang Jadi Juru Masak di Jogja, Tak Dituntut Belajar Masak Malah Dimasakin, Orang Tua Tak Ragu Kasih Restu

28 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Anak rantau di Jogja pilih jadi marbot. MOJOK.CO

Derita Anak Rantau di Jogja: Sulit Cari Kos Murah, Nyaris Terjebak Dunia Gelap, hingga Temukan “Berkah” di Masjid

6 Maret 2026
Ilustrasi Supra X 125 Tua Bangka Tahan Siksaan, Honda Beat Memalukan (Wikimedia Commons)

Supra X 125: Motor Tua Bangka yang Paling Tahan Disiksa, Modelan Honda Beat Mending Pensiun karena Memalukan

2 Maret 2026
Iran, Gejolak Timur Tengah dan Efeknya untuk Indonesia

Gejolak Timur Tengah dan Efeknya untuk Indonesia

2 Maret 2026
Hilangnya kumpul keluarga saat Lebaran setelah nenek tiada

Lebaran Jadi Momen Menyedihkan usai Nenek Tiada, Keluarga Sudah Nggak Mau Kumpul apalagi “Sungkeman”

5 Maret 2026
Bimbel untuk lolos UTBK SNBT agar diterima di PTN

Bimbel UTBK SNBT adalah “Penipuan”: Rela Bayar Mahal demi Rasa Aman dan Jaminan Semu, padahal Tak Pasti Lolos dan Kuliah di PTN

3 Maret 2026
Pantai Drini, Gunungkidul kehilangan keasrian dan identitas. Korban wisata Jogja yang dimirip-miripkan dengan Bali MOJOK.CO

Pantai Drini Gunungkidul Kehilangan Identitas dan Keasrian Alami, Korban Wisata Jogja yang Dimirip-miripkan Bali

5 Maret 2026

Video Terbaru

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026
Zen RS: Tan Malaka Tokoh Pemikir Bebas dan Pejuang yang Tidak Terikat Struktur Politik

Zen RS: Tan Malaka Tokoh Pemikir Bebas dan Pejuang yang Tidak Terikat Struktur Politik

3 Maret 2026
Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

28 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.