Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Mahfud MD Kena Mental, Gus Dur Saja Menyesal Bilang Anggota DPR kayak Taman Kanak-Kanak

Menyikapi peristiwa politik terakhir dari Rapat Komisi III DPR dengan Mahfud MD yang bikin geger itu, beginilah analisis seorang golput.

Saleh Abdullah oleh Saleh Abdullah
11 April 2023
A A
Mahfud MD Kena Mental karena DPR kayak Taman Kanak-Kanak MOJOK.CO

Iliustrasi Mahfud MD Kena Mental karena DPR kayak Taman Kanak-Kanak. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pak Mahfud MD dibuat kesal oleh anggota DPR, yang dulu pernah disebut Gus Dur sudah seperti Taman Kanak-Kanak.

Seorang ronin seperti golput tidak punya ketua, apalagi bos atau juragan. Golput bukan “korea-korea” di DPR seperti yang dianggap Bambang Pacul itu. Golput adalah gerakan kebudayaan yang cair, dinamis. Menyebut golput sebagai psychofreak, tidak nasionalis, pemalas, dan sumpah serapah, saya bisa bilang: “Yaelah, pengin balik lagi ke masa Kubilai Khan?” 

Menyikapi peristiwa politik terakhir dari Rapat Komisi III DPR dengan Mahfud MD yang bikin geger itu, beginilah analisis seorang golput. Sebetulnya ini analisis yang sudah lama berkembang dan menjadi salah satu raison d’etre dari sikap dan eksistensinya. Buat golput, pertemuan di Komisi III DPR itu mah, deja vu. Sesederhana itu.

Pak Mahfud MD, mereka mendengar tapi tidak mendengar 

Lagu populer yang ditulis Paul Simon, The Sound of Silence, release pada 1964. Popularitasnya tidak mengenal zaman. 

Liriknya puitis dan menimbulkan banyak spekulasi. Salah satu lirik yang awalnya membingungkan saya adalah “… people talking without speaking, people hearing without listening.” Di dalam Bahasa Inggris, perbedaan masing-masing kata, antara talking-speaking dan hearing-listening, yang selintas seolah sama, sebetulnya mengandung perbedaan lumayan serius. 

Talking dianggap berarti sebuah percakapan verbal langsung, vis a vis, bisa dalam suatu tempo lumayan lama tentang beragam topik. Seperti Anda ngobrol dengan seseorang sambil ngabuburit selama dua sampai tiga jam, misalnya. Sudah terasa arah tulisan ini, Pak Mahfud MD?

Yang lebih serius

Sementara itu, kandungan makna speaking lebih formal, lebih ada topik yang khusus. Ketika berpidato di hadapan banyak orang, itu speaking (speech). Atau, speaking juga digunakan karena pembicaraan mengindikasikan satu topik serius. Kesamaannya, keduanya bisa saja digunakan untuk satu kejadian perbincangan. Misal, I need to speak/talk to the manager. Sebab unsur formal dan khusus di dalam speaking, maka bila ada yang bertanya Anda bisa berbicara bahasa apa saja, Anda akan bilang I speak English/Arabic/Spanish. 

Sementara beda hearing dan listening, lebih simpel. Anda bisa mendengarkan (hearing) sebuah percakapan, tapi Anda tidak mendengarkan dengan menyimaknya (listening). Hearing lebih seperti mendengar sambil lalu. Sementara itu, listening mendengar dengan menyimak dan khusyuk.

Baca halaman selanjutnya…. 

Sekumpulan orang yang jualan bacot

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 11 April 2023 oleh

Tags: golputGus Durmahfud md
Saleh Abdullah

Saleh Abdullah

Artikel Terkait

menulis di media, dahlan iskan.MOJOK.CO
Ragam

Menulis di Media adalah Cara Termudah Menjadi Terkenal dan Meninggalkan “Warisan”

17 April 2025
Soal Tanah dan Benih Pengetahuan di Tubuh NU MOJOK.CO
Esai

Soal Tanah dan Benih Pengetahuan di Tubuh NU: Masih Relevankah Isu-isu Moderasi Beragama?

7 Agustus 2024
Gus Dur di Balik Operasi Jahat Petrus dan Teror Gerhana Matahari Total
Video

Gus Dur di Balik Operasi Jahat Petrus dan Teror Gerhana Matahari Total

1 Agustus 2024
Sowan Gus Yusuf: Tanpa Ada Kekuatan Politik, Maka Kebenaran Akan Menjadi Sia-Sia
Video

Sowan Gus Yusuf: Tanpa Ada Kekuatan Politik, Maka Kebenaran Akan Menjadi Sia-Sia

28 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Mohammad Zaki Ubaidillah, dari Sampang, Madura dan langkah wujudkan mimpi bulu tangkis di Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan Jakarta MOJOK.CO

Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan

19 Januari 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan

14 Januari 2026
Ilustrasi Mie Ayam di Jogja, Penawar Kesepian dan Siksaan Kemiskinan (Unsplash)

Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

19 Januari 2026
Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.