Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

Apa sih Pekerjaan Pendekar Silat di Indonesia?

Pendekar butuh makan itu pasti, butuh duit? Belum tentu. Dalam cerita silat, pendekar dan penjahat kerap lebih pusing memperebutkan pusaka daripada harta.

Arman Dhani oleh Arman Dhani
14 Juni 2023
A A
Apa Sih Pekerjaan Pendekar Silat Di Indonesia? MOJOK.CO

Ilustrasi Apa Sih Pekerjaan Pendekar Silat Di Indonesia? (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Beberapa sumber uang yang biasa ada di cerita kolosal

Di cerita silat Indonesia, pendekar biasanya mendapatkan uang dari beberapa sumber. Misalnya dari upah untuk menjalankan misi. Pendekar sering disewa oleh individu atau kelompok untuk menjalankan misi tertentu. Misi ini bisa berupa melindungi seseorang, mengambil kembali harta yang dirampas, atau menghadapi musuh-musuh yang jahat. Sebagai imbalan, mereka menerima honor atau upah sesuai dengan tingkat kesulitan dan risiko misi tersebut.

Pendekar butuh makan itu pasti, butuh duit? Belum tentu. Dalam cerita silat, pendekar dan penjahat kerap lebih pusing memperebutkan pusaka daripada harta. Mulai dari Pedang Naga Puspa hingga Keris Pusaka Nagasasra dan Sabuk Inten. Mahesa Jenar, tokoh utama dalam cerita itu bekerja sebagai prajurit pengawal raja. Jelas duit bukan masalah.

Iklan

Selain itu, di beberapa kisah saat pendekar silat membantu orang-orang yang lemah atau teraniaya, mereka kadang-kadang diberikan hadiah atau imbalan sebagai ungkapan terima kasih. Orang-orang yang mereka tolong bisa memberikan uang, perhiasan, atau barang berharga lainnya sebagai tanda penghargaan atas jasa baik pendekar.

Nah, cara yang paling sering dan paling banyak itu berasal dari harta rampasan musuh. Saat pendekar menghadapi musuh-musuh yang jahat atau penjahat, mereka dapat mengambil harta rampasan setelah mengalahkan mereka. Harta rampasan ini bisa berupa uang, perhiasan, senjata keramat, kitab silat, atau barang berharga lainnya yang dimiliki oleh musuh mereka. Pendekar menggunakan harta rampasan ini sebagai sumber penghasilan tambahan.

Sisi lain yang tak kalah menarik

Para bandit dan bromocorah dalam cerita-cerita silat juga kerap digambarkan sebagai orang urakan yang kejam. Kecuali dalam kisah Api di Bukit Menoreh, di mana karakter para pelarian Pajang yang dipimpin Tohpati, sebenarnya merupakan pejabat yang kemudian dianggap pemberontak. Mereka ini bisanya merebut harta rakyat, atau kalau tidak, ya merampok dari orang lain.

Saya sih berharap jika ada cerita silat Indonesia, akan ada usaha untuk melihat kehidupan orang-orang di luar tokoh pendekar. Bagaimana kehidupan para petani? Pengrajin tembikar? Tukang kayu, atau bahkan para empu pembuat senjata. Kebanyakan para empu hanya jadi tokoh sempalan, yang dihadirkan hanya untuk membuat senjata tapi tidak dijelaskan bagaimana mereka hidup, bergaul, dan berinteraksi. Atau mungkin bagi pembaca, cerita silat tanpa silat, tidak ada gunanya?

Penulis: Arman Dhani

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Jago Silat Kagak, Jago Cari Musuh Iya. Kayak Gitu Pendekar? dan kisah menarik lainnya di rubrik ESAI.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 14 Juni 2023 oleh

Tags: drama radiopekerjaan pendekarpendekar silatsaur sepuhsilattutur tinular
Arman Dhani

Arman Dhani

Arman Dhani masih berusaha jadi penulis. Saat ini bisa ditemui di IG @armndhani dan Twitter @arman_dhani. Sesekali, racauan, juga kegelisahannya, bisa ditemukan di https://medium.com/@arman-dhani

Artikel Terkait

Beberapa Alasan Mengapa Perguruan Silat Sering Bikin Rusuh
Video

Mencari Akar Masalah Mengapa Perguruan Silat Sering Bikin Rusuh

29 Agustus 2024
Perguruan Pencak Silat Tenaga Dalam Kasih Isian Jin Khodam yang Menyiksa Tubuh MOJOK.CO
Ragam

Pencak Silat Tenaga Dalam Suka Kasih Isian Jin Khodam, Sebuah Tipuan yang Tak Bikin Sakti Malah Hanya Menyiksa Tubuh

6 Agustus 2024
Nelangsa Guru Pencak Silat dari Kera Sakti dan PSHT Gaji Cuma 300 Ribu: Saat Ada Onar Ikut Terseret, Tapi Kalau Muridnya Berprestasi Tak Dianggap.MOJOK.CO
Ragam

Nelangsa Guru Pencak Silat dari Kera Sakti dan PSHT Gaji Cuma 300 Ribu: Saat Ada Onar Ikut Terseret, Tapi Kalau Muridnya Berprestasi Tak Dianggap

3 Agustus 2024
3 Kehabatan Pencak Silat Tapak Suci Muhammadiyah yang Tak Dimiliki Peguruan Silat Lain MOJOK.CO
Ragam

3 Kehebatan Tapak Suci yang Tak Mesti Dimiliki Pendekar Pencak Silat Lain Modal Sombong dan Biang Onar, Teruji 61 Tahun

3 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bagi Najwa Shihab, gagasan liar anak muda seperti dalam esai para penerima Djarum Beasiswa Plus dalam Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum 2026 harus diberi ruang MOJOK.CO

“Gagasan Liar” Anak Muda Harus Diberi Ruang, Terdengar Tak Lazim tapi Penting Dibicarakan

6 Juli 2026
Orang tua, ibu.MOJOK.CO

Sulitnya Menjadi Ibu Muda Tanpa Cela di Ibu Kota: Parenting Dituntut Sempurna, tapi Sudah Digempur Stres Kerja

10 Juli 2026
Terima Kasih No Na! "Udah Siap Belum?" Akhirnya Mengalahkan "Mas Bahlil Ganteng" di Kepala Bocil

Terima Kasih No Na! “Udah Siap Belum?” Akhirnya Mengalahkan “Mas Bahlil Ganteng” di Kepala Bocil

6 Juli 2026
Petugas Sensus Ekonomi ditolak masyarakat karena sudah sulit percaya dengan pemerintah MOJOK.CO

Yang Harus Dibenahi dari Sensus Ekonomi usai Petugas Ditolak di Mana-mana, Karena Masyarakat Makin Sulit Percaya sebab Sering Dibuat Kecewa

6 Juli 2026
Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik India menjalin kesepakatan kerja sama konservasi terhadap Candi Perwara Kompleks Candi Prambanan MOJOK.CO

Menerjemahkan Candi Prambanan sebagai Bukti Historis Hubungan Nusantara-India

8 Juli 2026
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyerahkan hibah daerah ke ormas, tempat ibadah, dan para seniman MOJOK.CO

Hibah Pemkab Sleman untuk Ormas, Tempat Ibadah, dan Seniman: Serahkan Ratusan-Miliaran Juta untuk Dioptimalkan

10 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.