Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Hasil Timnas U-16 Menang 2-0: Timnas Indonesia Mengawali Piala Asia U-16 dengan Mamayo!

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
21 September 2018
A A
Hasil Pertandingan Liga 1 Pekan Ke-5: Gol David da Silva Bawa Persebaya Imbangi Sriwijaya FC

Hasil Pertandingan Liga 1 Pekan Ke-5: Gol David da Silva Bawa Persebaya Imbangi Sriwijaya FC

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Timnas U-16 Indonesia membuka Piala Asia U-16 dengan mengalahkan Iran. Skor meyakinkan 2-0 cukup sebagai modal mengarungi kompetisi yang tidak ringan ini.

Timnas U-16 Indonesia mengawali kompetisi Piala Asia U-16 atau AFC U-16 dengan menghadapi Iran di Stadion Bukit Jalil, Malaysia. Kepercayaan diri sangat terasa sebelum timnas U-16 berlaga. Bahkan, di beberapa media, skuat asuhan Fakhri Husaini ini menyatakan sudah tidak sabar untuk berlaga di Piala Asia U-16 kali ini.

Performa mereka yang meyakinkan di AFF U-16 beberapa waktu yang lalu menjadi landasan semangat tersebut. Gelar juara AFF U-16 menjadi modal bagus untuk menantang lawan-lawan di tingkat Asia. Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, ketidaksabaran untuk segera bermain di Piala Asia U-16 disalurkan anak-anak timnas U-16 lewat penampilan mereka yang sangat militant.

Laga baru berjalan empat menit ketika pemain andalan timnas U-16, Bagus Kahfi berhasil mengoyak jala gawang Iran. Gol Bagus Kahfi tersebut terjadi setelah berhasil memaksimalkan kerja dan umpan matang dari Supriyadi yang bermain sebagai penyerang sayap. Seperti biasanya, timnas Indonesia muda ini sangat dominan di sisi lapangan.

Dua sayap mereka, Supriyadi dan Amanar, punya keunggulan kualitas di situasi satu lawan satu melawan pemain bertahan Iran. Sebuah keunggulan yang selalu bisa dimaksimalkan anak-anak Garuda Muda, seperti di Piala AFF U-16 yang lalu. Eksploitasi sisi lapangan membuat timnas U-16 berhasil membuat beberapa peluang penting.

Selain kualitas sisi lapangan yang nampak dominan, timnas U-16 juga sangat berbahaya ketika serangan balik. Kecepatan dan keberanian pemain muda ini untuk melepaskan umpan terobosan menjadi opsi serangan yang menarik. Untung saja bagi Iran, di babak pertama, timnas U-16 gagal menambah keunggulan.

Babak kedua, laga Indonesia vs Iran masih berjalan sesuai tempo yang dibangun anak-anak asuh Fakhri Husaini. Iran berusaha untuk memanfaatkan situasi yang mereka dapatkan. Beberapa penetrasi ke dalam kotak penalti timnas cukup berbahaya meski masih bisa dicegah. Lini pertahanan timnas U-16 cukup awas untuk mencegah pemain Iran melepas tembakan ke arah gawang.

Sebetulnya, di penghujung babak kedua, timnas Indonesia muda mendapatkan banyak peluang. Terutama dari hasil serangan balik ketika timnas unggul jumlah pemain di wilayah lawan. Sayang sungguh sayang, peluang-peluang itu nihil saja hasilnya. Iran nyaris membuat gol lewat tendangan bebas yang tipis menyamping di sisi kanan gawang. Untung, Mbah Bejo masih menemani timnas U-16.

Akhirnya, mamayooooo…timnas menambah keunggulan lewat Bagas Kahfi setelah melewati beberapa pemain Iran. Tembakan kaki kirinya akurat menusuk ke sisi kiri gawang Iran. Sebuah kemenangan yang meyakinkan. Clean sheet dan menang dengan skor klasik. Mamayyooo.

Membuka Piala Asia U-16 dengan kemenangan adalah langkah yang manis. Sebuah pijakan untuk menatap laga-laga selanjutnya yang bakal lebih berat.

Terakhir diperbarui pada 21 September 2018 oleh

Tags: bagas kahfibagus kahfifakhri husainihasil timnas u-16Iranpiala asia u-16timnastimnas indonesia u-16timnas u-16
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika MOJOK.CO
Esai

Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika

11 Maret 2026
Perang Iran Israel Bikin Nggak Waras, Masih Hidup Aja Syukur MOJOK.CO
Cuan

Perang Iran Israel Berpotensi Jadi Krisis Global, Kelas Menengah Ikutin Cara Ini Biar Tetap Waras Selama Bertahan Hidup

5 Maret 2026
Iran, Gejolak Timur Tengah dan Efeknya untuk Indonesia
Aktual

Bukan Nuklir, Air Adalah “Senjata Pemusnah” Paling Mematikan di Perang AS-Iran

4 Maret 2026
Iran, Gejolak Timur Tengah dan Efeknya untuk Indonesia
Tajuk

Gejolak Timur Tengah dan Efeknya untuk Indonesia

2 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perjuangan UTBK SNBT demi lolos universitas terbaik di Semarang (Universitas Diponegoro alias Undip). Numpang di masjid hingga andalkan makan dari warga saat kelaparan MOJOK.CO

UTBK SNBT Modal Nekat dan Keberuntungan demi Undip: Tak Bawa Uang, Numpang Tidur di Masjid-Bergantung Makan dari Warga saat Kelaparan

30 Maret 2026
Pintu timur Stasiun Tugu Jogja, titik keberangkatan kereta api terbaik dibandingkan Stasiun Lempuyangan

Dibanding Stasiun Lempuyangan, Saya Lebih Pilih Stasiun Tugu Jogja yang Mahal dan Ramai asal Tak Harus Menahan Emosi Menunggu Jemputan

27 Maret 2026
Lewat Setu Sinau, Jalan Malioboro Kota Yogyakarta tidak hanya jadi tempat wisata. Tapi juga ruang edukasi untuk belajar budaya Jawa, termasuk aksara Jawa MOJOK.CO

“Setu Sinau” bikin Jalan Malioboro Tak Hanya Jadi Tempat Wisata, Tapi Juga Ruang Edukasi Aksara Jawa

29 Maret 2026
Menyesal Sarapan Gudeg Jogja setelah Jadi Korban Nuthuk Rega (Unsplash)

Ketika Orang Jogja Dibuat Menyesal Sarapan Gudeg Jogja karena Jadi Korban Nuthuk Rega

25 Maret 2026
Jalan rusak di Taniwel, Maluku. MOJOK.CO

Ratusan Anak Sekolah di Kabupaten Seram Bagian Barat Dibiarkan Menderita dari Tahun ke Tahun oleh Maluku

30 Maret 2026
Pekerja Jogja Kangen Mengadu Nasib di Bali, Kerjanya Sama-Sama Santai dan Biaya Hidup Lebih Murah Mojok.co

Mending Kerja di Bali daripada Jogja, Kerjanya Sama-Sama Santai dan Biaya Hidup Lebih Murah

30 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.