Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Real Madrid vs Manchester City: Pencarian Jati Diri Luka Jovic yang Sesungguhnya

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
26 Februari 2020
A A
liga champion luka jovic real madrid vs manchester city karim benzema pep guardiola zinedine zidane prediksi skor analisis prapertandingan mojok.co

liga champion luka jovic real madrid vs manchester city karim benzema pep guardiola zinedine zidane prediksi skor analisis prapertandingan mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Real Madrid harus menelan pil pahit untuk tetap membumi. Banyak yang mulai pesimistis dengan peluang Madrid melawan City, tapi ada nama yang mungkin akan membuat orang berharap: Luka Jovic.

Kekalahan melawan Levante bukanlah pertanda baik buat Real Madrid. Kesialan Madrid bertambah. Pertama, Rodrygo yang terpaksa absen karena kartu merah. Pemain muda Brazil itu absen setelah mendapat kartu kuning kedua karena dianggap mengejek kiper. Kedua, Hazard yang kembali cedera. Hazard yang baru kembali dalam dua pertandingan harus menepi untuk dua bulan karena menderita cedera di tempat yang sama. Padahal Real Madrid harus melakoni dua pertandingan penting melawan Manchester City dan Barcelona.

Di pertandingan melawan City nanti malam, Madrid akan datang dengan catatan pertandingan yang tidak bagus dan tidak menyertakan Hazard. Tapi bukan berarti orang-orang tidak akan menjagokan Los Merengues. Di Liga Champion, semua orang tahu Madrid bukan tim biasa dan mereka mengejar apa yang mereka lepas secara gegabah musim lalu, yaitu dominasi.

Zidane sekalipun belum pernah gagal di Liga Champion sebagai pelatih. Zidane punya formula khusus untuk menghadapi Liga Champion, bahkan terkadang melakukan langkah nekat seperti mencadangkan sembilan pemain hanya untuk fokus ke Liga Champion.

Meski keyakinan pada Zidane cukup memberi garansi, namun perlu juga kita melihat masalah secara objektif. Karim Benzema menanggung beban terlalu besar untuk ukuran pemain berumur 32 tahun. Benzema harus turun membantu serangan yang berujung ketika Carvajal mengirim umpan silang, tidak satu pun menyambut serangan itu. Fans merindukan Ronaldo yang selalu melompat lebih tinggi untuk menyambut umpan-umpan kelas dunia yang dikirimkan para pemain Madrid.

Untuk itu, mau tidak mau Zidane harus sedikit mengubah permainan dengan menurunkan Jovic sejak menit awal.

Jovic mungkin belum terlihat sebagai pemain yang memenuhi ekspektasi setelah didatangkan dengan harga yang mahal; ia baru mencetak 2 gol sejauh ini. Namun, pergerakan Jovic kerap membuka celah untuk kawan setimnya masuk.

Pada pertandingan melawan Zaragoza, terlihat kecerdikan Jovic menutup vision dari dua bek agar umpan yang dilepaskan kepada Vinicius tidak dipotong bek Zaragoza. Umpan dari Jovic kepada Casemiro di laga melawan Sevilla merupakan contoh kecerdikannya. Jovic mengirimkan umpan ke belakang tanpa melihat pemain yang tidak diantisipasi oleh pemain Sevilla dan dimanfaatkan Casemiro.

Jovic sempat berbicara bahwa dia kehilangan dirinya yang di Eintracht Frankfurt. Di Madrid, dia dituntut untuk menjadi pemain yang memenuhi ekspektasi, yaitu menjadi mesin pembunuh lawan dan memberi kemenangan. Namun, dia berusaha memenuhinya dan tidak berpikir untuk pergi dari Bernabeu.

Jovic selalu berkata kelebihan dirinya adalah kepercayaan diri yang amat tinggi, dan gol Jovic ketika melawan Osasuna adalah bukti dia sebenarnya punya ketenangan. Jovic punya segala aspek yang striker kelas dunia punya. Finishing yang bagus, umpan hebat, penempatan diri, dan insting gol. Performa yang ia tunjukkan di Frankfurt memang belum terlihat di Madrid, namun kita harus menyadari satu hal: di Madrid, orang tidak akan memberimu ruang.

Bermain untuk Madrid tak ubahnya menuju medan perang. Uang kamu persiapkan adalah orang-orang akan membunuhmu, bukan memberimu ruang untuk menjadi highlight YouTube.

Jovic harus memanfaatkan kesempatan yang diberikan ketika diturunkan saat melawan City untuk menunjukkan kelas dirinya kepada dunia. Jovic harus membuktikan bahwa dia bisa menanggung beban yang selama ini ada di pundak Benzema.

Dunia sempat memberi apresiasi bahwa pembelian Luka Jovic adalah langkah paling cerdik Madrid di bursa transfer musim panas ini. Dengan cederanya Hazard dan menurunnya produktivitas Benzema, ini adalah saat paling tepat untuk menunjukkan taring.

Iklan

Pep Guardiola punya tendensi berbuat konyol ketika melakoni laga fase gugur Liga Champion. Ia menunjukkannya lewat strategi aneh saat melatih Bayern Muenchen dan Manchester City. Real Madrid dan Luka Jovic lebih baik memanfaatkan celah yang dibuat Guardiola untuk meraih kemenangan sebelum melawat ke Etihad Stadium.

Prediksi skor: Real Madrid 2-1 Manchester City.

BACA JUGA Harmoni itu Dijaga Baik oleh Real Madrid, Tapi Dirusak Barcelona dan artikel menarik lainnya di BALBALAN.

Terakhir diperbarui pada 26 Februari 2020 oleh

Tags: Liga Championluka jovicManchester CityReal Madrid
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Dosa Mendukung Manchester United: Bikin Orang Kehilangan Nalar dan Disesatkan Kesombongan
Video

Dosa Mendukung Manchester United: Bikin Orang Kehilangan Nalar dan Disesatkan Kesombongan

18 Agustus 2022
Arsenal Kalah Melawan Pemain ke-12 Manchester City MOJOK.CO
Balbalan

Arsenal Kalah ketika Melawan Pemain ke-12 Manchester City

2 Januari 2022
Manchester United dan Arogansi Memang Saudara Sepersusuan MOJOK.CO
Pojokan

Slogan bagi Fans Manchester United saat Ini: Not Arrogant Just Hipster

21 November 2021
Kekerasan Seksual dan Pemerkosaan: Sisi Gelap Sepak Bola Dibongkar MOJOK.CO
Balbalan

Kekerasan Seksual dan Pemerkosaan: Sisi Gelap Sepak Bola Dibongkar

19 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut MOJOK.CO

Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut

3 April 2026
Siswa terpintar 2 kali gagal UTBK SNBT ke Universitas Brawijaya (UB). Terdampar kuliah di UIN malah jadi mahasiswa goblok dan nyaris DO MOJOK.CO

Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja

3 April 2026
Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Stres menyeimbangkan pekerjaan sampingan dan pekerjaan kantoran karena side hustle

“Side Hustle” Bisa Hasilkan hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja

1 April 2026
Perjuangan UTBK SNBT demi lolos universitas terbaik di Semarang (Universitas Diponegoro alias Undip). Numpang di masjid hingga andalkan makan dari warga saat kelaparan MOJOK.CO

UTBK SNBT Modal Nekat dan Keberuntungan demi Undip: Tak Bawa Uang, Numpang Tidur di Masjid-Bergantung Makan dari Warga saat Kelaparan

30 Maret 2026
KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO

Backpackeran Naik KA Eksekutif Jogja-Jakarta Demi Menyembuhkan Luka, Malah Dibuat Kesal dengan Kelakuan Norak Penumpangnya

1 April 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.