Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Prediksi PSMS vs Persib: El Clasico Milik Ayam Kinantan

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
5 Juni 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK – PSMS Medan vs Persib Bandung| Stadion Teladan, Medan | Live Indosiar, 21.00WIB | Matchday 13/34 | Prediksi: PSMS menang.

Klasemen Liga Indonesia prapertandingan: PSMS 15 poin, peringkat ke-11 vs Persib 15 poin, peringkat ke-10.

Iklan

Meski selalu panas dan menyita perhatian publik sepak bola Indonesia, laga Persib Bandung vs Persija Jakarta bukanlah el Clasico ala Indonesia sebenarnya. Jika patuh dengan sejarah sepak bola Nusantara, laga klasik yang layak mendapatkan status sebagai el clasico, laga klasik, adalah PSMS Medan melawan Persib.

PSMS dan Persib adalah dua tim yang sempat mendominasi Liga Indonesia pada zaman Perserikatan. Memang, pertandingan kedua tim klasik ini tidak selalu berkaitan dengan gelar juara. Namun tetap saja, animo dan suasana yang diciptakan selalu lebih grande dibandingkan pertandingan-pertandingan lainnya.

Dua kali tim ini bertemu di laga final. Dua kali pula Persib Bandung menelan kekecewaan. Dua pertandingan dramatis di mana PSMS selalu bisa keluar sebagai juara.

Pertemuan pertama terjadi pada musim 1983/1984. Sebagai tim promosi, Maung Bandung berhasil membuat kejutan dengan mampu melaju sampai final. Sayang, laga panas di partai puncak dimenangi PSMS dengan skor 3-2.

Pertemuan kedua terjadi pada tanggal 23 Februari 1985. Kali ini, laga final digelar di Stadion Senayan, sebuah laga yang berhasil memecahkan rekor sebagai pertandingan dengan jumlah penonton terbanyak di kelas sepak bola amatir. Saat itu, jumlah penonton mencapai 150 ribu pasang mata. Padahal, kapasitas Senayan hanya 110 ribu saja.

Alhasil, penonton harus berdesak-desakan dan meluber hingga memenuhi jalur lari di sisi lapangan. Lewat laga yang begitu ketat, Persib sempat memimpin 2-0. PSMS tidak patah arang meski didominasi. Alhasil, di ujung laga, Ayam Kinantan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak adu penalti.

Pada akhirnya, PSMS kembali menjadi juara setelah memenangi adu tendangan 12 pas. Meski pertandingan tersebut berjalan ketat dan panas, para suporter yang jumlahnya luar biasa tersebut tidak membuat ulah. Hingga saat ini, tidak ada laporan adanya tindakan kekerasan yang terjadi si stadion. Sebuah pengingat bahwa sepak bola Indonesia pernah dewasa, untuk kemudian menjadi begitu kekanak-kanakan.

Rivalitas kedua tim ini memang sempat meredup ketika keduanya cukup sulit untuk secara konsisten bertahan di papan atas Liga Indonesia. Bahkan, PSMS sendiri sempat terdegradasi sebelum akhirnya promosi lagi musim ini. Sebagai tim promosi, skuat yang diasuh Djajang Nurjaman menunjukkan performa yang lumayan setelah mampu duduk di peringkat 11 dari 12 pertandingan.

Berbicara Coach Djajang, tentu ingatan Bobotoh Persib bakal diwarnai dengan nostalgia. Pelatih berusia 53 tahun ini adalah mantan pelatih Persib. Di tangan Coach Djajang, Maung Bandung memutus rentetan puasa gelar selama dua dekade setelah memenangi Liga Indonesia pada tahun 2014. Oleh sebab itu, el Clasico ini tak hanya panas di atas lapangan, namun juga penuh haru di bangku cadangan.

Musim ini, PSMS sendiri sangat tangguh ketika berlaga di Stadion Teladan, Medan. Meskipun baru saja kalah dari Barito Putera, skuat Ayam Kinantan (hampir) selalu bisa mengalahkan klub-klub papan atas yang datang. Kepercayaan diri dan keyakinan skuat ini sangat menonjol ketika bermain sebagai tuan rumah.

Di sisi lain, Persib baru saja kalah secara mengejutkan ketika menjamu Bhayangkara FC. Sejauh ini, Maung Bandung memang belum menemukan konsistensi yang diperlukan untuk menyodok ke papan atas. Apalagi ketika skuat asuhan Mario Gomez berlaga di luar rumah. Sebuah pekerjaan rumah yang sudah terasa sejak awal musim Liga 1.

Satu hal yang membuat laga ini menjadi semakin penting adalah kedua tim tengah mengumpulkan poin yang sama, yaitu 15. Siapa saja yang berhasil meraih poin penuh bisa melompat ke posisi 6 menggeser Persela Lamongan untuk sementara waktu.

Status sebagai tuan rumah membuat PSMS sedikit lebih unggul. Laga el Clasico ini punya semua potensi untuk berakhir dengan skor imbang. Namun, seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, faktor tuan rumah bisa sangat menentukan. Oleh sebab itu, el clasico ini, bakal menjadi milik PSMS Medan.

Terakhir diperbarui pada 5 Juni 2018 oleh

Tags: el clasicoel clasico indonesiaKlasemen Liga 1Liga 1Persib BandungPersija Jakartaprediksi psms vs persibpsms medan
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Gedebage, Bandung.MOJOK.CO

Bandung Kota Overrated dan Penuh Masalah, Anak Mudanya Tetap Waras karena Persib

24 Mei 2026
PSIM Jogja Aku Yakin dengan Kamu MOJOK.CO

PSIM Jogja: Aku Yakin dengan Kamu

18 Februari 2025
Liga 3 Faktanya, Liga Malaysia Jauh Meninggalkan Kita MOJOK.CO

Memaksimalkan Liga 3 Sebagai Cara untuk Mengejar Ketertinggalan dari Sepak Bola Malaysia

11 September 2023
var liga 1 mojok.co

Liga 1 Mau Pakai VAR, Tapi Ada 5 Syarat yang Harus Dipenuhi

18 Februari 2023
jokowi soal tragedi kanjuruhan mojok.co

Jokowi Soal Tragedi Kanjuruhan: Usut Tuntas Kericuhan hingga Hentikan Sementara Liga

2 Oktober 2022
polisi tembakkan gas airmata kedaluwarsa tragedi kanjuruhan yang mewaskan aremania ada indikasi pelanggaran ham mojok.co

Dilarang di Stadion, Pakar Jelaskan Bahaya Gas Air Mata

2 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

tol Jogja-Solo

Tol Jogja-Solo: Rumah Tak Kena Pembebasan Lahan, Tapi Tetap Kena Debu dan Bising

22 Agustus 2026
War Tiket Upacara 17 Agustus dan Rakyat yang Selalu Dipaksa Berebut MOJOK.CO

War Tiket Upacara 17 Agustus dan Rakyat yang Selalu Dipaksa Berebut

17 Agustus 2026
Kirab Budaya dan Karnaval Pembangunan Klaten Tahun 2025. MOJOK.CO

Karnaval Klaten 2026: Belajar Jejak Sejarah Mataram Kuno dan Keistimewaan Tiap Wilayah

16 Agustus 2026
ilustrasi ketua pemuda

Jabatan Ketua Pemuda di Kampung itu Gagah, Tapi Ngenes Karena Dianggap Bisa Menyelesaikan Semua Masalah

20 Agustus 2026
Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap MOJOK.CO

Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap

21 Agustus 2026
Nasib rentan warga pesisir Kabupaten Batang karena ancaman abrasi dan PLTU MOJOK.CO

Nasib Rentan Warga Pesisir Kabupaten Batang: Rumah Terancam Abrasi Sewaktu-waktu, Nafkah “Tersumbat” PLTU

19 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.