Arsip Artikel: Muchamad Aly Reza
1,261 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.
Siksaan di Bus Ekonomi Rute Surabaya Semarang bikin Frustrasi dan Kapok Naik Lagi: Murah tapi Harus Pasrah Jadi “Ikan Pindang” Sepanjang Jalan
Naik bus ekonomi Surabaya Semarang seperti Indonesia dan Sinar Mandiri bikin frustrasi dan kapok naik lagi. Murah tapi siksa penumpang jadi ikan pindang.
Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
Omong kosong menua dengan tenang di desa. Sebab, selain dituntut warisan, menjadi orang tua di desa harus memikul beban berlipat dan bertubi-tubi tanpa henti.
WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
Para WNI justru merasa lebih sejahtera secara ekonomi dan mental selama tinggal di Malaysia. Hanya saja mereka susah untuk lepaskan paspor Indonesia begitu saja.
Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
Ijazah S1 jurusan Sastra Indonesia PTN terbaik Jawa Timur ditolak 150 lamaran kerja. Pekerjaan freelance aja tak bisa, jadi beban keluarga.
Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan
Pengalaman buka bersama (bukber) sama orang kaya di restoran Jogja bikin muak. Gara-gara punya duit jadi minus empati, mau menang sendiri, dan suka mencaci maki bahkan meludahi makanan.
Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah
Seorang pemilik kos di Jogja mengaku resah dengan tingkah laku mahasiswa asal Jakarta yang kuliah di PTN atau PTS Jogja dan menyewa kosnya di Depok, Sleman. Tapi ia hanya bisa memendam kesal sembari menerima teguran demi teguran dari tetangga, belum bisa berbuat lebih banyak. *** Pada malam setengah gerimis di penghujung Januari 2026 lalu, saya […]
Saudara Kandung di Desa Itu Bak Mafia, Justru Jadi Orang Paling Busuk dan Licik demi Sikat Sertifikat Tanah Saudara Sendiri
Saudara kandung di desa justru menjadi orang paling jahat dan licik bak mafia jika sudah menyangkut sertifikat tanah untuk warisan.
Orang Desa Ogah Bayar Pajak Motor (Perpanjang STNK), Lebih Rela Motor Disita daripada Uang Hasil Kerja Tak “Disetor” ke Keluarga
Orang desa ogah bayar pajak motor (perpanjang STNK). Mending motor disita karena tak rela uang hasil kerja disetor ke Samsat cuma-cuma.