Arsip Artikel: Muchamad Aly Reza
1,259 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.
Tersiksa Hidup Serumah dengan Ibu Mertua, Rumah Kayak Neraka tapi Kalau Nekat Pindah Terancam Jadi Gembel
Hidup serumah dengan mertua rasanya bak di neraka. Itulah yang Cantika (22) simpulkan sejak menikah dan tinggal serumah dengan mertua sejak 2022 silam. Setiap hari ia harus berhadapan dengan sikap ibu mertua dan adik ipar yang membuatnya selalu menangis dalam hati. Lulus SMA pada 2021, Cantika sejak awal memang tidak memiliki harapan untuk lanjut kuliah. […]
Metode Santri Nalar di LP3IA Rembang, Cara “Tak Umum” Gus Baha Mendidik Santrinya
Pondok Pesantren Tahfidzul Quran: Lembaga Pembinaan, Pendidikan, dan Pengembangan Ilmu Al-Qur’an (LP3IA) asuhan Gus Baha bisa dibilang merupakan pondok pesantren yang melawan arus. Berbeda dengan umumnya pondok pesantren di Rembang, Jawa Tengah yang memiliki seperangkat aturan yang cukup ketat, LP3IA Gus Baha justru menawarkan “kebebasan” bagi para santri. Tak ada aturan wajib salat berjamaah. Tidak […]
Lulusan Ilmu Perpustakaan Dulu Dianggap Cuma Bakal Jadi Penjaga Perpus tapi Ternyata Mudah Diterima Kerja di Bidang Lain Bergaji Besar, Kuliah Nggak Cuma Diajari Nata Buku!
Jurusan Ilmu Perpustakaan selama ini memang menjadi salah satu jurusan yang dipandang sebelah mata. Pasalnya, dari segi nama saja dalam benak banyak orang prospek kerja lulusannya cenderung suram: mentok jadi penjaga perpustakaan. Bahkan seorang warganet di X baru-baru ini merasa jengkel ketika ada saudaranya yang nyinyir karena si warganet ini kuliah di jurusan Ilmu Perpustakaan. […]
Orang Miskin Terhina Liburan ke Wisata Bahari Lamongan (WBL) karena Harus Berjuang Nabung Demi Tiket Murah
Wisata Bahari Lamongan (WBL) mungkin hanyalah wisata ecek-ecek bagi orang-orang kaya. Namun, WBL adalah hiburan yang sudah sangat mewah bagi orang-orang desa dengan keuangan seret. Yusron* (25) masih ingat betul semasa SD-nya dulu ia nyaris baku hantam dengan teman kelasnya yang merupakan anak orang kaya. Perkaranya, Yusron jengkel bukan main karena anak orang kaya itu […]
Tak Bisa Bikin Ketupat di Desa Manggar Rembang Dibayangi ‘Hukuman Mengerikan’
Tidak bisa membuat ketupat bisa dibayangi “hukuman yang mengerikan”. Setidaknya itulah mitos yang berkembang di kalangan masyarakat Desa Manggar, Rembang, Jawa Tengah sejak dulu kala. Mitos yang semakin ke sini semakin terabaikan, khususnya oleh anak-anak muda setempat. *** Tangan Anipah (48) tampak cekatan menganyam janur-janur hijau di hadapannya. Tak butuh lama, janur-janur tersebut berubah menjadi […]
Jangan Pernah Menduga Idul Fitri sebagai Hari Kemenangan
Entah sejak kapan masyarakat Indonesia menggandengkan Idul Fitri dengan hari kemenangan. Namun menurut Prof. Qurasih Shihab, pengistilahan tersebut agaknya perlu diluruskan. Sebab tidak pernah ada di zaman Rasulullah Saw. Pakar Tafsir Qur’an sekaligus pendiri Pusat Studi Qur’an itu bahkan menyebut merasa “terganggu” dengan adanya pengistilahan tersebut. Selain memang tidak ada di zaman Rasulullah Saw, dari […]
Lulus SMA Hidup Makmur karena Kerja Gaji UMR Sidoarjo, Nekat Dilepas Demi Kuliah tapi Berujung Hidup Nelangsa karena Ijazah Kampus Nggak Laku
Sudah enak-enak bekerja dengan gaji UMR Sidoarjo, eh malah milih kuliah. Setelah lulus kuliah, ijazah kampus ternyata tak laku di dunia kerja. Alhasil, kini hidup nelangsa karena terpaksa menjadi guru honorer dengan gaji Rp700 ribu per bulan. Situasi ngenes tersebut dialami oleh Shinta* (27), bukan nama asli, seorang perempuan asal Sidoarjo, Jawa Timur. Ia merasa […]
Bagi Orang Rembang Jadi TKI di Malaysia Lebih Terhormat ketimbang Sarjana, Gara-Gara Sarjana Banyak yang Nganggur dan Jadi Beban Orang Tua Padahal Kuliah sampai Jual Sawah
Di sebuah desa di Rembang, Jawa Tengah, anak-anak muda yang memilih jadi tenaga kerja Indonesia (TKI) dipandang lebih bermartabat ketimbang para mahasiswa atau sarjana. Pasalnya, para TKI yang pulang dari luar negeri pasti sudah bisa membeli mobil, membangun rumah, hingga membeli tanah. Uang banyak yang mereka bawa pulang pun bisa untuk membantu keuangan orang tua […]