Arsip Artikel: Aisyah Amira Wakang
771 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.
Kekesalan Orang Surabaya karena Tingkah Warga Jogja yang Terkesan Merendahkan, Mending Chill Ketimbang Adu Argumen
Beberapa pekerja di Surabaya jengkel karena tingkah warga Jogja. Pertanyaannya mematahkan harapan bagi perantau yang ingin bertahan hidup di sana.
Honda PCX 150 Memang Biadab, tapi Masih Jadi Motor Terbaik untuk Pemudik Orang Surabaya
Perjalanan seorang pemuda dari Surabaya ke Tulungagung dengan motor Honda PCX 150. Cocok untuk dibawa ke jalan-jalan desa, tapi ada sulitnya.
Petualangan Lulusan UGM ke Antartika, Hadapi Cuaca Ekstrem Selama 6 Bulan untuk Buktikan Teori Bumi Itu Datar
Kisah alumnus UGM yang berkelana di Antartika untuk membawa misi khusus dari pemerintah Rusia. Apa saja temuannya?
Peliknya Honda Scoopy, Motor Matic yang Nggak Kuat Dipakai Ngebut dan Lemah Saat Tanjakan
Tulisan ini berisi perjalanan seorang warga dari Surabaya yang menggunakan Honda Scoopy untuk menerjang jalanan menanjak di bekas Pabrik Kertas Leces, Probolinggo.
Upaya Seniman Lokal Jogja Tetap Eksis di Tengah Kondisi Ekonomi yang Menghimpit
Para seniman lokal dan UMKM sejatinya adalah pahlawan untuk meningkatkan pertumbuhan pariwisata dan ekonomi di Indonesia.
Destinasi Wisata di Jogja Harus “Merangkak” Saat Ekonomi RI Sedang Lesu, Pilihan Masyarakat Berpengaruh
Minat masyarakat pergi wisata ke Jogja kian menurun, mengingat ekonomi Indonesia yang lesu. Begini cara pemerintah meningkatkan daya tarik wisatanya
Life Hack Liburan ke Candi dengan Budget Murah dan Nggak Bikin Kamu Bosan
Siapa bilang liburan ke candi membosankan? Kamu bisa menonton beragam pertunjukkan dengan harga promo saat Lebaran 2025.
Keajaiban dari Segelas Jamu Legendaris Bu Tari, Rujukan bagi Mereka yang Mulai Putus Asa dalam Hidup
Tulisan ini mengisahkan sepak terjang Tari (71). Peracik jamu asal Wirobrajan, Jogja yang kiosnya sudah melegenda. Eksis sejak tahun 1977 dan menyimpan nilai-nilai kehidupan.