Arsip Artikel: Aisyah Amira Wakang
803 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.
Pengalaman Melancong ke Solo Terasa Suram, tapi Berkat Ojol Perjalanan Saya Jadi Tak Mengecewakan
Mulanya, jalan-jalan di Solo terasa suram tapi jadi lebih menyenangka berkat menggunakan jasa layanan ojol. Berasa sewa tour guide pribadi.
Ratusan Relawan di GIK UGM Siap Berkeliling ke Sekolah di Yogyakarta untuk Memberantas Bullying
Ratusan mahasiswa dan masyarakat umum berkumpul di GIK UGM untuk mengikuti pelatihan pencegahan bullying, hingga bisa terjung langsung ke lapangan.
Pahitnya Kehidupan Ojol yang Jarang Dibahas dalam Film Upstream, Ketika Pelanggan Hilang Rasa Hormat
Semoga lewat film Upstream tidak ada lagi orang yang meremehkan perjuangan buruh. Suatu film yang menggambarkan realitas pekerja yang tak kunjung mendapatkan haknya.
Stasiun Solo Jebres, Sebaik-baiknya Titik Keberangkatan bagi Pengguna KRL yang Punya Kesabaran Setipis Tisu
Kata pengguna KRL Solo-Jogja, pun sebaliknya, Stasiun Jebres lebih baik ketimbang Solo Balapan. Saya jadi sepakat setelah mencoba saran dari mereka.
Sedikitnya Jumlah Dokter Obgyn Perempuan bikin Calon Ibu “Parno”, Lebih-lebih karena Kasus Pelecehan Seksual yang Pernah Terjadi
Kasus pelecehan seksual oleh dokter kandungan atau obgyn membuat ibu hamil parno. Makin tak tenang karena sedikitnya dokter perempuan.
Hari Buruh 2025: Serikat Pekerja Minta Hentikan Eksploitasi pada Gen Z hingga Syarat Lamaran Kerja yang Aneh
Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (ASPIRASI) meminta pemerintah dan pemberi kerja menghentikan eksploitasi pada gen Z, hingga syarat lamaran kerja yang aneh.
Syarat Usia Melamar Kerja Sebaiknya Dihapus Saja, Cuman Bikin Pencari Kerja Usia Tua Putus Asa
Rahajeng Putri (36) seolah sudah putus asa mencari kerja karena ribuan lamarannya ditolak. Besar kemungkinan karena faktor syarat batas usia.
Sulit Cari Kerja di Jogja, Milenial Asal Pati Ini Putuskan Buka Bisnis Sendiri dan Hasilkan Rp15 Juta per Bulan
Pemuda asal Pati tak menyangka warungnya bisa berkembang pesat di Jogja. Ia bisa menghasilkan belasan juta selama sebulan.