Arsip Artikel: Aisyah Amira Wakang
803 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.
Menolak Kerja di Dubai yang Bergaji Puluhan Juta demi Temani Ibu yang Sedang Sakit dan Bertahan dengan Gaji UMR Jogja
Demi ibunya yang baru saja didiagnosis penyakit diabetes, Hanif harus menolak tawaran kerja di luar negeri dan tetap tinggal di Jogja.
Driver Ojol di Malang Pertama Kali Dapat Pesanan Bersihin Makam dan Nyekar di Pusara Orang Kristen, Doa Pakai Al-Fatihah
Cerita nekat driver ojol di Malang yang dapat pesanan ziarah ke Makam Londo Sukun, kuburan umat Kristen hingga bacakan Al-Fatihah.
Komikus Era 80-an Akui Sulitnya Membuat Karya di Masa Kini, bahkan Harus Mengamati Lewat Drakor untuk Kembangkan Cerita Anak
Tantangan yang harus dihadapi penulis buku cerita anak di masa kini, sulitnya mengembangkan cerita hingga terkikisnya budaya bangsa.
Rogoh Kantong Pribadi Sampai Ratusan Juta demi Bikin Kafe Bergaya Retro di Tengah Permukiman Padat Kota Semarang
Anak-anak muda di Kafe Gethe Semarang tak sekadar nongkrong, tapi belajar soal sejarah kotanya dari buku dan barang-barang antik.
Terpaksa Bohongi Ibu dan Pendam Trauma: Dihina Teman-teman Saat Berikan Waluh Kukus Hasil Kerja Keras Ibu Bekerja sebagai Buruh
Dulu, waluh kukus jadi makanan berharga bagi Ainay* tapi kini masakan favorit ibunya itu jadi trauma tersendiri karena hinaan dari teman-temannya.
Rela Iuran hingga Bawa Beras 1 Kg untuk Amunisi di Laga Futsal Jogja, UM Gagal Jadi Juara Pertama tapi Berhasil Harumkan Nama Kampusnya
Tim futsal putri Universitas Negeri Malang (UM) harus menerima kenyataan pahit bertubi-tubi. Dari yang tak didukung kampus sampai kalah dalam bertanding.
Perjuangan Ibu Belikan Sepatu Futsal, Beri Saya Kegigihan di Bawah Mistar
Sepatu futsal pertama yang dibelikan oleh ibu saat malam-malam, hujan, dan ban bocor, ingatkan atlet UNY ini untuk tetap berjuang.
Suara Hati Buruh: Semoga Gelar Pahlawan kepada Marsinah Bukan Simbol Semata, tapi Kemenangan bagi Kami agar Bebas Bersuara Tanpa Disiksa
Harapan buruh usai Marsinah mendapat gelar pahlawan nasional: tak ada “Marsinah-Marsinah” baru yang disiksa dan dibunuh karena menuntut haknya.