Arsip Artikel: Aisyah Amira Wakang
828 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.
Kisah Anak Tukang Tambal Ban yang Setahun Nganggur usai Wisuda, Kini Bisa Kerja di Sekolah Internasional setelah Ratusan Penolakan
Didikan dari ayah dan ibu membuat Lily bertahan dari kerasnya hidup. Ditempa sakit kronis usai wisuda hingga ditolak ratusan lamaran kerja.
Ekspor Hewan Ternak Jarak Jauh Sama dengan Menyiksa Hewan Secara Perlahan hingga Mati
Organisasi perlindungan hewan di seluruh dunia mengungkap jutaan hewan mengalami penderitaan setiap tahun karena ekspor jarak jauh.
Ekspektasi Menikmati “Lantai Dua Jogja” di Plunyon Kalikuning Rusak karena Ulah Jamet dan Beberapa Spot yang Tak Terawat
Ulah pengunjung di wisata Plunyon, Kalikuning, Yogyakarta yang bikin pengunjung lain risih dan nggak betah.
Meski Ditempa Sakit Kronis hingga Ditolak 500 Lamaran Kerja, Ibu Tak Pernah Ajarkan Saya untuk Menyerah
Lahir sebagai anak tunggal memaksa Lili (23) untuk kuat menghadapi segala ujian hidup. Termasuk saat ditempa sakit dan sulitnya mencari kerja.
Kisah Aisyah, Gadis Sumatra yang Nekat Merantau untuk Raih Gelar Sarjana “Jurusan Seni” di Kampus Top Pertama Malaysia
Tak mudah bagi Aisyah Azzahrawani agar lolos seleksi kampus top pertama di Malaysia. Ia harus memulainya dari nol.
Cerita Sebuah Keluarga Membangun Kebiasaan Membaca Saat Orang Lain Berubah Menjadi “Phubbing”
Cara membangun kebiasaan baca buku, khususnya ke anak dan diri sendiri agar tidak selalu main gawai dan lebih cinta literasi.
Sering Dikira Montir sampai Petugas Pertamina, Lulusan Unpad Ini Sebetulnya Punya Perpustakaan Gratis di Pinggiran Sungai Jakarta Timur
Suka gowes dengan coverall di Jakarta Timur, Edi malah dikira montir padahal sedang pinjamkan buku gratis.
Jalan Terjal Menghentikan Operasi Jagal Anjing karena Dianggap Kurang Penting
Rancangan Undang-Undang Perlindungan dan Kesejahteraan Hewan masih mengalami hambatan meski ribuan petisi sudah ditandatangani.