Arsip Artikel: Ahmad Effendi
1,521 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.
Sensasi Ngekos 300 Ribu di Jakarta Barat: Rela Tidur Bareng Tikus dan Bertetangga dengan Pengedar Narkoba Demi Bertahan Hidup di Perantauan
Dua kawasan di ibu kota, yakni Kebon Jeruk dan Tambora, Jakarta Barat, terkenal sebagai surga kos kumuh. Ia menjadi andalan para peranatau.
Menikmati Kampung Dolanan Sidowayah, Desa Wisata di Klaten yang Ramah Anak
Di Klaten ada desa wisata bernama Desa Sidowayah. Berlokasi di Kecamatan Polanharjo, kawasan ini wajib dikunjungi keluarga karena ramah anak.
Suara Hati Pegawai Gerai Jus Buah di Jogja, Rela Digaji Seperempat UMR Karena Tak Punya Pilihan Lain
Ada banyak kedai jus buah di Jogja. Meski bisnis ini menjanjikan, nasib pegawainya miris. Banyak di antara mereka digaji Rp500 ribu sebulan.
Pengakuan Joki Skripsi UGM: Dapat Puluhan Juta dari Mahasiswa Saintek, Tapi Selalu Menolak Klien Jurusan Filsafat
Ada mahasiswa UGM yang menjadi joki skripsi. Uniknya, ia meluluskan banyak mahasiswa saintek, tapi ogah menerima klien dari Jurusan Filfasat.
Kerasnya Hidup di Tambora Jakarta Barat, Perantau Berbagi Ruang dengan Tikus dan Kecoa di Kos Kumuh
Tambora Jakarta Barat merupakan kawasan yang menjadi jujugan para perantau di ibu kota. Sayangnya, banyak dari mereka hidup dalam balutan kemiskinan. Para perantau ini rela hidup bersesak-sesakan dengan tikus dan kecoa di kos kumuh demi bertahan hidup. Sejak periode 1990, banyak orang memang berbondong-bondong menetap di Tambora. Alhasil, memasuki awal 2000-an, tingkat kepadatan penduduk di […]
Rojali Menjadi “Parasit” Bagi Coffee Shop di Jogja, Merusak Bisnis dan Pertemanan
Awal merintis coffee shop, Dino punya ekspektasi tinggi. Sayangnya, gara-gara ulah mahasiswa rojali, bisnis gulung tikar hanya dalam 3 bulan.
Cerita Para Sarjana yang Dihajar Kerasnya Jakarta: Ijazah Tak Laku Buat Lamar Kerja Sampai Kerap Ditipu Loker Gadungan
Cari kerja di Jakarta tak pernah mudah, bahkan bagi sarjana sekalipun. Kerasnya ibu kota kerap membawa mereka ke jurang penderitaan.
Beratnya Cari Kerja di Jakarta: 250 Lamaran Ditolak, Tapi Malu Pulang ke Kampung Karena Adik-Adiknya Sudah Sukses
Nekat cari kerja di Jakarta, lulusan PTS Jogja malah terlunta-lunta. Meski sudah menyebar 250 lamaran kerja, hasilnya zonk, tetap nganggur.