Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Tentang Ospek yang Sebenarnya Nggak Bikin Hidupmu Ambyar

Ospek dan cerita konyol masa orientasi perguruan tinggi.

Audian Laili oleh Audian Laili
15 Juli 2018
A A
ilustrasi Tentang Ospek yang Sebenarnya Nggak Bikin Hidupmu Ambyar mojok.co
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ospek yang identik dengan kakak tingkat songong, sering kali bikin takut dan males sebelum dijalani. Seseram itu kah masa orientasi pengenalan kampus ini?

Untuk kamu yang sudah dinyatakan lulus SMA dan melanjutkan ke jenjang perkuliahan, kamu perlu menyiapkan diri untuk mengikuti masa orientasi pengenalan kampus atau biasa dikenal dengan ospek.

Ospek merupakan salah satu tahapan yang harus dilalui ketika masuk ke perguruan tinggi. Semacam prosesi kulo nuwon di tempat yang baru. Dengan tujuan agar mengenal lingkungan yang baru, biar nggak wah woh pas udah mulai masuk kuliah.

Walau sering terdengar menakutkan dan identik dengan kekerasan, sebenernya ospek nggak semenakutkan itu, kok. Segala kesulitan yang dirasakan selama ospek, seriusan nggak ada apa-apanya dibandingkan tekanan yang akan dihadapi selama kuliah dan kehidupan selanjutnya. Halah.

Iya, walau bikin capek, ternyata nggak sedikit prosesnya yang pada akhirnya bikin rindu. Seriusan, Beb. Beneran. Ku tak bohong~

Taraaaa, ini dia hal-hal yang sering muncul selama ospek….

1. Dikasih Tugas Se-abrek

Ya, namanya juga masa orientasi. Wajar dong kalau memang ditekan sedemikian rupa untuk cepat beradaptasi dengan lingkungan baru. Jadi kalau misal dikasih tugas yang gila-gilaan, sebenarnya kamu sedang diajari tentang situasi di perkuliahan nanti, di mana tugas kuliah nggak ada abisnya. Kayak keran bocor. Walau udah berusaha ditambal, ternyata muncul lagi muncul lagi.

Yaudah, dikerjakan dengan sepenuh hati aja. Marah-marah tidak akan menyelasaikan masalah, Mylove~

2. Banyak Games

Agar ospek ini terasa lebih berwarna dan seru, biasanya Mbak-Mas panitia nyiapin permainan-permainan agar semakin mendekatkan satu sama lain serta menguji kreativitas kita. Dengan games biasanya tantangan-tantangan sulit, jadi nggak terasa sulit-sulit banget,. Yang ada malah kalian berlarian ke sana ke mari dan tertawa~

3. Pakai Atribut Aneh-Aneh

Ada kampus yang masih memberlakukan aturan ini, ada pula yang sudah tidak. Tujuan dikasih atribut aneh-aneh sebenarnya cuma bikin para maba (mahasiswa baru) kelihatan lebih nyentrik doang kok. Plus biar lebih mudah untuk diatur. Misalnya grup A pakai warna merah, grup B pakai warna hijau. Jadi lebih enak untuk niteni, kan?

Lagian seru loh, bikin atribut itu rame-rame sama teman baru.

4. Wajib Mengenal Lingkungan Baru

Namanya masa orientasi pengenalan kampus. Jadi wajar dong kalau kamu diminta untuk mengenal atau bahkan harus menghafal nama temen-temen seangkatan gitu. Toh nantinya kalian juga akan kuliah barengan, kan?

Selain itu, diminta mengenal kakak tingkat, dosen dan UKM yang ada di sana, itu bukan karena tanpa alasan, Mylove~ Ini demi kelancaran kuliahmu nanti, siapa tahu kamu butuh apa-apa, kalau udah kenal kan jadi enak untuk minta tolong.

Sesuai pepatah, kalau tak kenal, maka tak? Wqwq~

Iklan

5. Punya Bribikan Baru

Wagelaseh, kalau ini nggak boleh dilewatin begitu saja. Kenal lingkungan baru, kenal orang-orang baru. Pasti ada dong, yang bikin kamu mak serr pas dia lewat sekelabat di depanmu. Untuk kamu yang jomlo, ini jadi kesempatan besar. Jangan disia-siakan begitu saja.

BTW, PDKT bisa kok dimulai dari nabrak bantuin tugas-tugas ospeknya. Ya, siapa tau kamu punya energi berlebih gitu. Atau karena kamu udah terlanjur cinta mati, tugas dia kamu kerjain, ndilalah tugasmu sendiri, ambyar. Ya gak apa-apa, namanya juga usaha.

Untuk kamu yang masih merasa gentar mengikuti ospek, tidak perlu lagi, ya. Ini hanya masalah tahapan kehidupan, Mylove~ Ini tidak sesulit ketika kamu belum lulus kuliah, tapi handai tolan bertanya-tanya tentang pertanyaan kapan yang tiada habisnya.

Tunjukkan bahwa kamu adalah insan yang kuat dan tangguh. Insan yang mampu menghadapi ospek tanpa bantuan Mama Papa. Udah gede loh, masak waktu ospek masih minta dianterin makan sama minum. Emangnya kamu kira ini Persami SMA!

BACA JUGA 5 Rekomendasi Tugas Ospek yang Nggak Ribet, Bermanfaat, dan Relevan dengan Zaman dan artikel Audian Laili lainnya.

Terakhir diperbarui pada 23 Oktober 2021 oleh

Tags: bribikangamesKampuskuliahmasa orientasiOspekperguruan tinggiteman barutugas
Audian Laili

Audian Laili

Redaktur Terminal Mojok.

Artikel Terkait

kuliah di austria, rasisme.MOJOK.CO
Edumojok

Kuliah di Austria Bikin Kena Mental: Sistem Pendidikannya Maju, tapi Warganya “Ketus” dan Rasis

20 Februari 2026
Kuliah, Lulus S1, Kebayoran Baru Jakarta SelatanMOJOK.CO
Ragam

Lulus S1 di Usia 25 adalah Seburuk-Buruknya Nasib: Terlalu Tua di Mata HRD, tapi Juga Dianggap Minim Pengalaman Sehingga Sulit Dapat Kerja

28 Januari 2026
14 juta pekerja terima gaji di bawah UMP/UMK, sebagian besar dari kalangan lulusan perguruan tinggi (sarjana) MOJOK.CO
Ragam

Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

9 Januari 2026
Riset dan pengabdian masyarakat perguruan tinggi/universitas di Indonesia masih belum optimal MOJOK.CO
Kampus

Universitas di Indonesia Ada 4.000 Lebih tapi Cuma 5% Berorientasi Riset, Pengabdian Masyarakat Mandek di Laporan

18 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gen Z photobox di Tugu Jogja

Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO

27 Februari 2026
Laki-laki gaji 3 juta tidak ada harganya. Standar sukses dan mapan ala TikTok adalah gaji 30 juta MOJOK.CO

Cowok Gaji 3 Juta Tak Ada Harganya di Mata Perempuan: Cuma Cukup buat Makan Anjing, Standar Mapan Itu Gaji 30 Juta buat Dapat Pasangan

3 Maret 2026
Mudik ke desa naik mobil pribadi Honda Brio, niat ikuti standar sukses dan pencapaian hidup tapi tetap dihina MOJOK.CO

Mudik ke Desa Naik Mobil Honda Brio Hasil Nabung karena Muak Dihina, Berharap Dicap Sukses Malah Makin Direndahkan

2 Maret 2026
Suzuki S-Presso Mobil Tidak Menarik, tapi Tetap Laku MOJOK.CO

Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik

26 Februari 2026
User bus ekonomi Sumber selamat pertama kali makan di kantin kereta api. Termakan ekspektasi sendiri MOJOK.CO

User Bus Sumber Selamat Pertama Kali Makan di Kantin Kereta, Niat buat Gaya dan Berekspektasi Tinggi malah Berakhir Meratapi

25 Februari 2026
Bimbel untuk lolos UTBK SNBT agar diterima di PTN

Bimbel UTBK SNBT adalah “Penipuan”: Rela Bayar Mahal demi Rasa Aman dan Jaminan Semu, padahal Tak Pasti Lolos dan Kuliah di PTN

3 Maret 2026

Video Terbaru

Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

28 Februari 2026
Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.