Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Ini Loh, Profesi Molling yang Jualan Popcorn Keliling di Bioskop

Audian Laili oleh Audian Laili
28 Juli 2019
A A
molling jualan popcorn keliling MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sering diketawain saat jualan popcorn, Dwi Gani nggak ambil pusing. Ia tetap menjalani profesi molling sebagai jalan ninjanya rezekinya.

Terbiasa dengan pekerjaan yang minim interaksi dengan orang lain dalam waktu yang cukup lama, kemudian mendapatkan pekerjaan yang mengutamakan interaksi dengan orang lain, tentu saja tidak mudah. Pasti ada energi yang harus dikeluarkan berlipat-lipat untuk itu.

Perasaan itulah yang dirasakan oleh Dwi Gani, yang kini bekerja sebagai molling di sebuah bioskop. Untuk diketahui, molling ini kependekan dari mobile selling. Alias, orang yang menjualkan barang dagangannya dengan berkeliling.

Pada Mojok, ia berkisah tentang pengalamannya jualan popcorn keliling di bioskop.

Dwi Gani, masih berusia 19 tahun. Dan baru sekitar satu bulan bekerja sebagai molling. Dalam menjalani pekerjaannya, ada ketidaknyamanan yang dia alami. Yakni beberapa kali ditertawakan oleh anak remaja—yang baru puber—saat jualan popcorn. Hingga kemudian hal itu dia tuangkan dalam thread di akun Twitternya.

https://twitter.com/rrracuntikusss/status/1151167499586564096

Ia menyadari betul, banyak yang menganggap remeh pekerjaannya hanya karena hal yang dia kerjakan ini “mudah” sehingga tidak membuat orang lain respek. Padahal, ini pasti karena mereka nggak tahu “serunya” bekerja sebagai molling.

Baginya, bekerja sebagai molling itu cukup menarik. Nggak harus duduk di kursi dan repot-repot ngikutin tren olahraga ringan di meja kerja—yang sekarang banyak ditulis di artikel-artikel kesehatan.

Yang namanya “jualan” tentu punya target pembeli. Target pembeli perusahaan, ya, tentu saja seluruh orang yang datang ke bioskop. Akan tetapi, setelah melakukan observasi dengan lebih cermat, Dwi Gani tahu target pembeli yang lebih spesifik lagi, yakni ibu-ibu yang bawa anak dan orang-orang yang lagi pacaran. Jadi, buat yang suka nonton bioskop sendiri, kamu-kamu nggak perlu kegeeran.

Alasan jualan popcorn ke ibu-ibu yang bawa anak, tentu sudah jelas: biar anaknya merengek-rengek hingga tantrum minta dibeliin. Sementara itu, orang pacaran adalah target yang lebih mudah untuk tertarik pengin beli.

Yang menarik dari jualan popcorn ke orang pacaran adalah, ternyata para lelaki itu biasanya bakal manut sama ceweknya. Jadi, keputusan soal membeli makanan ada pada si cewek.

“Pokoknya cewek itu garda terdepan kalau soal makanan, Mbak,” ungkap Dwi Gani.

Jadi, supaya berhasil menggaet pembeli, kuncinya harus pinter-pinter mengambil hati pembeli perempuan—yang sedang bersama kekasihnya.

“Emang caranya gimana, Mas? Harus agresif, gitu, ya?”

“Nggak kok, Mbak. Caranya mudah, cukup pakai rayuan aja, ‘Popcorn-nya, Kak, beli satu buat berdua biar makin romantis.’”

Ternyata, rayuan tadi bisa mengeluarkan gairah keinginan untuk romantis-romantisan sama pasangan pas nonton bioskop.

Menariknya, rasa ketertarikan satu atau dua pasangan untuk beli popcorn ini, akan menimbulkan efek domino pada pasangan lain dalam studio. Jadi, jika ada pasangan yang membeli popcorn, keinginan untuk ikut-ikutan beli akan menular ke pasangan lainnya.

Dalam proses jualan popcorn ini, bukanlah saat ditolak yang paling bikin sakit hati. Justru, saat dicuekinlah yang menjadi saat-saat paling ngeselin cum menyakitkan. Ya, ini seperti berada di tengah ketidakpastian tanpa tahu harus melangkah ke mana.

Iklan

Saat mengalami situasi yang nggak nyaman dan awkward semacam ini, biasanya Dwi Gani bakal ikut-ikutan cuek seperti tidak terjadi apa-apa dan ngeloyor pergi gitu aja sambil bilang, “makasih.” Meski ya, nggak yakin-yakin amat bakal dijawab apalagi didengerin. Yang penting, stay cool dan tetap sopan. Soalnya kesopanan adalah ujung tombak dari pekerjaan yang nggak punya target penjualan ini.

Ya gitu, deh, bekerja sebagai molling memang butuh skill stay cool yang mumpuni. Lagian kenapa sih, harus ngetawain kalau ada orang jualan sendirian? Padahal, ia kan mengajarkan nilai kehidupan bahwa pada dasarnya kita ini memang hidup sendiri.

Ingat, kesendirian itu hanyalah (((urusan waktu))).

Terakhir diperbarui pada 28 Juli 2019 oleh

Tags: bioskopjualan popcornmollingtwitter
Audian Laili

Audian Laili

Redaktur Terminal Mojok.

Artikel Terkait

Bioskop NSC Rembang, bangunan kecil di tanah tandus yang jadi hiburan banyak orang MOJOK.CO

Bioskop NSC Rembang Jadi Olok-olokan Orang Sok Kota, Tapi Beri Kebahagiaan Sederhana

1 Desember 2025
Video Prabowo Tayang di Bioskop Itu Bikin Rakyat Muak! MOJOK.CO

Tak Asyiknya Bioskop Belakangan Ini, Ruang Hiburan Jadi Alat Personal Branding Prabowo

16 September 2025
pengalaman pertama ke bioskop, pakuwon mall jogja.MOJOK.CO

Pengalaman Pertama ke Bioskop: Orang Desa Salah Pesan Tiket Mahal sampai Tersesat di Pakuwon Mall Jogja, Mau Bertanya Takut Dikira Kampungan

11 April 2025
Mie Gacoan, desa. MOJOK.CO

Derita Tinggal di Rembang: Harus Tempuh 2 Jam ke Tuban Demi ke Mal, Nonton Bioskop atau Sekadar Makan Mie Gacoan

6 Maret 2024
Mengenang Bioskop Senopati Jogja: Saat Asmara dan Gairah Mudaku Bertemu di Surganya Film Panas Jogja.mojok.co

Mengenang Bioskop Senopati Jogja: Saat Asmara dan Gairah Mudaku Bertemu di Surganya Film Panas Jogja

9 Februari 2024
Bioskop Baru Purworejo Bikin Warga Tidak Perlu ke Kota Lain MOJOK.CO

5 Fakta Bioskop Baru di Purworejo, Warga Tidak Perlu Lagi ke Luar Kota untuk Nonton Film

3 September 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

perubahan desil membuat penjual ayam potong menderita

Perubahan Desil Tak Masuk Akal Membuat Penjual Ayam Potong Menderita

21 Agustus 2026
Melalui hidangan Buntil Salmon, Sasanti Restaurant menghadirkan telisik gastronomi dan permakultur yang memberi pengalaman mengesankan dalam mengeksplorasi kekayaan kuliner Nusantara. (Nusaplant)

Melalui Buntil Salmon, Sasanti Restaurant Tak Hanya Bicara Rasa tapi Pertemuan Kekayaan Pangan dan Flora Nusantara

21 Agustus 2026
Garuda Pertiwi Menantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026, Pertarungan 2 Raksasa Tanpa Cela

Garuda Pertiwi Menantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026, Pertarungan 2 Raksasa Tanpa Cela

22 Agustus 2026
Perempuan pakai tas cantel di Kota Medan dicap centil karena tingkat kriminalitas yang tinggi. MOJOK.CO

Saya Bersaksi Kota Medan Tak Ramah Perempuan: Pakai Tas Centel Lebih “Hina” dibanding Pelaku Kriminal

27 Agustus 2026
Alma Odai "Cucurella" Diburu Fans, Pemain Thailand Disukai karena Lucu-lucu MOJOK.CO

Alma Odai “Cucurella” Diburu Fans di Srikandi Merdeka Cup, Pemain Thailand Disukai karena Lucu-lucu

22 Agustus 2026
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla)sebagaimana terjadi di Kalimantan tidak bisa direduksi sekadar memadamkan api, ada gambut yang rusak MOJOK.CO

Karhutla Terus Berulang karena Pihak Berwenang Cukup Puas Padamkan Api, Akar Masalah Tereduksi

24 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.