Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Cewek yang Selfie Bertopang Dagu, Ngapa Cowok yang Protes?

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
21 Agustus 2019
A A
ilustrasi Seorang Netizen Bikin Akun Trakteer dan Dapat Dana 30 Juta Tanpa Karya Apa pun mojok.co
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Setidaknya sekali dalam hidup, kamu pasti pernah foto selfie menopang dagu, deh, Ladies. Ngaku aja udah, ngaku!

Waktu pakde saya masih hidup, saya ingat betul pernah “disemprot” tiba-tiba. Siang itu, saya lagi nonton tivi sambil menopang dagu. Sendirian. Damai. Tenang. Tiba-tiba, beliau menghampiri saya dan bilang,

“Astagfirullah, Lia, jangan topang dagu kayak gitu, kayak orang pemalas saja! Ayo, turunin, turunin! Mana sini, remote-nya sekalian, Pakde mau nonton tinju.”

Sayangnya, yang nggak pakde saya ketahui cuma satu, yaitu…

…sekarang, menopang dagu dan selfie bagi para perempuan adalah ibarat dua hal yang tak terpisahkan. Persis kayak amplop dan perangko. Korek dan rokok. Sambal dan lalapan. Bukan kamu dan dia.

Nggak percaya? Nggak apa-apa. Tadinya saya juga. Sebelum menulis ini, saya sampai ngecek history Instagram Story dan galeri hape untuk melihat apakah ada selfie saya yang bergaya dengan menopang dagu.

Dan, astaga, ternyata mitos itu benar: Saya menemukan satu foto selfie saya dengan topang dagu!

Eh, dua, ding.

Eh, bentar—ternyata ada lagi. Jadi tiga, empat—

Ya pokoknya, agar lebih meyakinkan, saya bertanya kepada beberapa teman soal gaya selfie menopang dagu. Seorang kawan dengan tangkas membalas chat saya, “Lah ini, foto profil WhatsApp-ku aja topang dagu,” yang lantas saya jawab dengan, “Astagfirullah, iya juga.”

https://twitter.com/mchmmd_ican/status/1163407432812355584

Banyaknya selfie perempuan menopang dagu langsung jadi barang penting untuk dikomentarin. Banyak yang bertanya-tanya: Apa sih urgensinya megang dagu??? Memang kalau nggak bergaya gitu, kamu bakal meninggal, ya??? Tangannya nempel muka, ya???

Sebagai wujud dari prinsip “perempuan mendukung perempuan”, saya—melalui tulisan ini—ingin membalas semua komentar tadi dengan balas bertanya: Memang apa, sih, salahnya menopang dagu, Mas-Mas yang budiman sekalian???

Maksud saya, ngapain situ bertanya-tanya apakah para perempuan bakal meninggal kalau nggak topang dagu? Ingat, Akhi, Ukhti, Ayah, Bunda, Mas, dan Mbak semua—kita semua kelak akan meninggal, nggak peduli gaya selfie-mu apa. Bahkan kamu yang nggak selfie sekalipun kalau sudah dijemput sama Malaikat Izrail juga tetep bakal koit, kok, Nder.

Iklan

Lagian nih, ya, saya kasih tahu: pose selfie perempuan menopang dagu itu baru satu dari sekian banyak gaya template kami, jadi nggak perlulah dibesar-besarkan. Kalau mau, saya kasih list lengkap nih pose selfie starter-pack-nya:

1. pose merem sambil senyum gemes,

2. tangan ditaruh jidat sambil bikin lambang V (atau peace),

3. foto muka separuh—biasanya bagian muka yang kelihatan cantik di foto, atau

4. nunduk ke bawah, pura-pura lihat sesuatu, lantas difoto candid.

Silakan tambah pose apa pun dalam list; yang jelas, pose menopang dagu memang jadi juaranya. Tapi—ya itu tadi—kalau satu pose menopang dagu saja membuatmu ribut setengah mati untuk tubir, apa yang bakal terjadi kalau nantinya kamu menemukan empat—atau lima, enam, tujuh—pose lainnya?!

Lagian, apa salahnya, sih, foto dengan topang dagu? Kami ini kadang suka bingung gimana caranya agar pipi terlihat lebih tirus atau agar muka terlihat lebih lucu dan imut-imut. Daripada repot-repot nutupin pipi pakai stiker atau pilih-pilih filter, ya mending langsung tempelin tangan aja ke dagu. Gampang.

Terus nih, ya, kami-kami ini kan cuma menopang dagu diri sendiri. Malah bagus, kan, karena kami bersandar pada diri sendiri?

Coba saja dipikir lagi: Mendingan kayak gini, daripada menopangkan diri ke orang lain, lalu sakit hati karena dikhianati. Iya, kan? IYA, KAN???

Terakhir diperbarui pada 21 Agustus 2019 oleh

Tags: fotomenopang daguperempuanSelfietopang dagu
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

pekerja hotel, surabaya, jogja.MOJOK.CO
Podium

Larangan Hijab dalam Industri Perhotelan: Antara Hijabophobia atau Upaya Mengatur Tubuh dan Penampilan?

14 Januari 2024
Pesan Anak Perempuan untuk Ayahnya: Perasaanku Hancur, tapi Aku Hebat Sejauh Ini  MOJOK.CO
Kilas

Pesan Anak Perempuan untuk Ayahnya: Perasaanku Hancur, tapi Aku Hebat Sejauh Ini 

31 Desember 2023
Uneg-uneg dari Perempuan Lajang Usia 28 Tahun yang Tinggal di Desa MOJOK.CO
Kilas

Uneg-uneg dari Perempuan Lajang Usia 28 Tahun yang Tinggal di Desa

13 Desember 2023
Hal Paling Menyebalkan Bagi Perempuan: Diragukan Bisa Merantau MOJOK.CO
Kilas

Hal Paling Menyebalkan Bagi Perempuan: Diragukan Bisa Merantau

1 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

blok m jakarta selatan.mojok.co

Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign

5 Februari 2026
Rekomendasi penginapan di Lasem, Rembang. MOJOK.CO

Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal

6 Februari 2026
Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh” MOJOK.CO

Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”

31 Januari 2026
Pinjol Jerat Gen Z Fomo tanpa Cuan, Apalagi Tabungan MOJOK.CO

Fakta Indonesia Hari ini: Sisi Gelap Gen Z Tanpa Cuan yang Berani Utang Sampai Ratusan Juta dan Tips Lepas dari Jerat Pinjol Laknat

3 Februari 2026
Hidup setelah resign dan menikah. MOJOK.CO

Dihujat ‘Salah Pilih Suami’ usai Menikah karena Terlanjur Resign dari Pramugari, Kini Jadi Pedagang Kopi Keliling

3 Februari 2026
Sarjana pegasuh anak, panti asuhan Muhammadiyah di Surabaya. MOJOK.CO

Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

5 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.