Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Mauro Icardi Dikasih Izin Wanda Nara Gabung PSG, Ini 5 Alasannya

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
4 Juni 2020
A A
Mauro Icardi Dikasih Izin Wanda Nara Gabung PSG tupperware bucin suami takut istri MOJOK.CO

Mauro Icardi Dikasih Izin Wanda Nara Gabung PSG tupperware bucin suami takut istri MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Mauro Icardi resmi menjadi milik PSG setelah melewati masa peminjaman. Kok bisa, Wanda Nara yang nggak betah di Paris, memberikan izin ke budaknya itu?

April 2020, Wanda Nara mencegah kepindahan Mauro Icardi ke Paris Saint-Germain (PSG) secara permanen. Wanda Nara, istri sekaligus agen Mauri Icardi, mengaku tidak betah mukim di Paris. Tidak dijelaskan lebih lanjut alasan keengganan Wanda pindah ke Paris. Mungkin di Paris nggak ada yang jualan ayam geprek favoritnya kayak di Italia.

Iklan

Juni 2020, hanya berselang kurang dari 2 bulan, Wanda Nara berubah pikiran. Sebagai agen, Wanda menyelesaikan kepindahan Mauro Icardi dari Internazionale Milano ke PSG. Pemain asal Argentina itu dikontrak hingga 2024. Nah, sebagai istri, mengapa Wanda memberikan izin kepada Icardi untuk dipermanenkan PSG?

Kira-kira apa alasannya? Kami, Mojok Institute, berusaha melakukan analisis mendalam. Sebagai penyandang status “suami takut istri”, pasti sudah terjadi perubahan frontal di dalam diri Mauro Icardi. Di balik istri yang hidup tenang, ada suami yang manut dan nggak banyak tingkah. Berikut 5 alasan perubahan diri Icardi yang menjadi latar belakang kepindahan ini.

Mauro Icardi dan konflik yang terjadi karena Tupperware

Saya yakin Icardi nggak berbeda kayak kebanyakan suami yang memandang Tupperware “cuma wadah plastik” saja. Ini kesalahan fatal. Bagi para istri, Tupperware itu investasi. Sama kayak jam tangan mahal, perhiasan emas, atau hape. Bisa dijual lagi sebagai barang seken. Ada nilai ekonomi yang terkandang di sebuah “wadah plastik” itu.

Penyebutan ini bisa sangat fatal. Buat para suami, ingat, Sekali Tupperware, tetap Tupperware. Wadah plastik ya wadah plastik. Jangan dibandingkan dua benda yang berbeda kasta ini. Iya, Icardi memang punya banyak uang. Namun, para istri pasti nggak akan mempertaruhkan keuangan keluarga kepada satu income saja. Investasi juga harus jalan dan bukan tidak mungkin Wanda Nara sudah punya ratusan “mitra Tupperware” yang tersebar dari Italia sampai Prancis, terutama para WAGs and Girlfriend para pesepak bola.

Mauro Icardi dan konflik yang terjadi karena Tupperware (2)

Kesalahan fatal kedua yang dilakukan Mauro Icardi dan bikin Wanda Nara nggak betah adalah menghilangkan botol minum. Celaka, botol minum itu berjenama Tupperware. Apalagi yang warnanya kuning, ukuran 1.5 liter, dengan tutup kyoot, dan katanya pernah langka di pasaran.

Masalah bapak-bapak gini banget, ya. Kalau nggak Tupperware ketinggalan di tempat kerja, eh malah menghilangkan. Tahukah kamu, hei Icardi, karena bisa dijual lagi sebagai barang seken, Tupperware itu ada garansinya. Tapi, kalau hilang, jelas garansinya nggak bisa diklaim. Paham, nggak, sih. Mentang-mentang banyak duit.

Mauro Icardi dan konflik handuk basah

Sejak Maret 2020, para pesepak bola berlatih di rumah karena pandemi corona. Nah, selama masa “karantina” ini, Mauri Icardi mengalami perbaikan sikap. Bisa jadi, dulu, ketika awal bergabung bersama PSG, Icardi punya kebiasaan menaruh handuk basah di kasur setelah mandi. Kebiasaan yang sangat dibenci para istri.

Wanda Nara jadi nggak betah di Paris karena suaminya itu jadi sangat teledor. Dia pasti minta pulang ke Italia karena nggak betah. Karena di Italia, Icardi adalah sosok yang manutan sama istri. Sosok suami takut istri yang paling kafah. Berbeda ketika sudah gabung PSG.

Nah, setelah dalam 2 bulang terjadi perubahan sikap, Wanda Nara jadi mau mukim di Paris. Kini, Mauro Icardi kembali ke jati dirinya, sosok suami takut istri yang sederhana dan nrimo ing pandum.

Bilangnya ambil jimpitan, malah main remi

Sebagai warga Paris yang baik, apalagi pendatang, Mauro Icardi harus muncul di kalangan bapak-bapak, dong. Selain rutin kerja bakti, Icardi pasti tidak pernah absen ambil jimpitan gandum dan susu. Di Paris nggak makan nasi, bos. Memangnya di Ngaglik, Sleman.

Tapi, selayaknya bapak-bapak yang girang banget bisa keluar dari rumah dan menjauh sebentar dari omelan istri, Icardi sering lupa waktu. Bilangnya ambil jimpitan sebentar, eh tahunya malah betah main remi di pos ronda. Tentu saja, Wanda Nara jadi berang karena di Italia, Icardi tuh nggak gitu. Kamu udah berubah, Beb, nggak kayak dulu lagi.

Nah, selama 2 bulan ini, Icardi berhasil mengubah kebiasaannya. Nggak lagi pulang larut malam. Takut disuruh tidur di luar sama Wanda Nara. Apalagi di sekitar April, Paris masih dingin kalau malam.

Iklan

Mauro Icardi nggak lagi praktik wejangan bapak-bapak

Karena rajin ambil jimpitan dan main remi sampai larut malam, Icardi jadi akrab sama bapak-bapak di Paris. Setelah makin akrab, para suami yang menjadikan ronda sebagai pelarian dari omelan istri lalu berbagi kisah sengsara. Sekaligus, mereka juga berbagi tips menghadapi omelan istri.

Salah satu wejangan bapak-bapak yang dipraktikkan Icardi berbunyi demikian: “Lebih mudah minta maaf ketimbang minta izin.” Soalnya, kalau minta izin dulu, pasti malah nggak dikasih izin.

Misalnya, Icardi beli mobil mahal padahal di rumah, gula sama deterjen lagi habis. Karena mobil udah kebeli, Wanda Nara bisa apa. Ngomel pun nggak ada gunanya. Tapi karena berlangsung berkali-kali, Wanda Nara jengah juga dan jadi nggak betah di Paris. Nah, selama 2 bulan ini, Icardi berhasil kembali dimurnikan. Nggak lagi ketempelan wejangan bapak-bapak dan kembali jadi suami patuh (baca: takut) sama istri.

Eh, jangan-jangan, Icardi tanda tangan kontrak permanen sama PSG tanpa sepengetahuan Wanda Nara, ya? Kan lebih mudah minta maaf ketimbang minta izin.

BACA JUGA Kasus Coleen Rooney VS Rebekah Vardy Itu Biasa, Belum Sampai di Level Bucinnya Mauro Icardi atau tulisan lainnya dari Yamadipati Seno.

Terakhir diperbarui pada 4 Juni 2020 oleh

Tags: bucinInter MilanMauro Icardipsgsuami takut istritupperwareWanda Nara
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Suzuki S-Presso memang mobil aneh karena jelek tapi keren MOJOK.CO
Otomojok

Ibarat kata, Suzuki S-Presso adalah “Crocs KW” yang jelek tapi keren dan kini menjadi benteng pertahanan terakhir melawan kegilaan dunia yang serba mahal ini

14 Juli 2026
bapak-bapak nongkrong.MOJOK.CO
Sehari-hari

Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

11 Mei 2026
Tupperware berharga. MOJOK.CO
Ragam

Pesan Terakhir dari Tupperware, Saat Harta yang Paling Berharga di Atas Keluarga Kini Sudah “Tak Ada” Lagi

16 April 2025
Toples Tupperware bikin nelangsa usai ibu tiada dan rasa iri karena kemiskinan keluarga MOJOK.CO
Kabar

Toples Tupperware Beri “Kesedihan Abadi” usai Ibu Tiada dan Rasa Iri pada Keluarga Teman Sendiri

15 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri.MOJOK.CO

Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri

17 Juli 2026
Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan MOJOK.CO

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan

19 Juli 2026
cari kerja, UGM.MOJOK.CO

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
Kerajinan lokal Yogyakarta di INACRAFT. MOJOK.CO

INACRAFT Jogja: Jembatan bagi Perajin Lokal Menembus Pasar Global Lewat Karya yang Tak Biasa

15 Juli 2026
KOMSAH: Sejahterakan petani di Klaten. MOJOK.CO

Tinggalkan Profesi Dokter untuk Jadi Penasihat Kelompok Tani, Optimalkan Anugerah Tanah Klaten yang Subur

20 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.