Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Mengenal Romo Mangunwijaya, Pastor Berhati Malaikat untuk Kaum Papah di Waduk Kedungombo

Redaksi oleh Redaksi
9 Januari 2025
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Awal Maret tahun 1989, sekitar 37 desa di tiga kabupaten ditenggelamkan. Dari Kabupaten Boyolali, Grobogan, juga Sragen akhirnya menjadi bagian dari proyek nasional bernama WADUK KEDUNGOMBO. Atas nama pembangunan, atas nama pertanian, atas nama kemakmuran, atas nama kesejahteraan umum, atas nama apa saja, petani-petani dipaksa pindah dengan ganti rugi yang tidak seberapa.

Seorang pastor dari keuskupan agung Semarang yang tinggal di Yogya, seorang budayawan, sastrawan, seorang sarjana teknik lulusan Achen, Jerman, melihat ada yang janggal dengan proyek nasional tersebut. Sampai kemudian ia berbelas kasih dengan derita manusia-manusia malang Kedungombo.

Apa yang salah dengan proyek besar nasional Waduk Kedungombo tersebut? Bagaimana ia menjadi salah satu simbol perjuangan rakyat kecil melawan ketidakadilan? Mengapa Romo Mangun berdiri di garis depan membela hak-hak kaum papah yang tergusur di wilayah tersebut? Simak selengkapnya dengan menonton video terbaru Jasmerah di atas.

Tags: jasmerahproyek nasional kedungomboromo mangunwijayawaduk kedungombo

Movi Terbaru

Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan
Video

Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

28 Februari 2026
Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar
Video

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga
Video

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara
Video

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.