Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Video

Modal Dengkul dan Urat, Pak Naryo Bangun Kebun Edukatif yang Bikin Orang Melek Pangan Sehat

Redaksi oleh Redaksi
22 Mei 2025
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Episode Kalcersok kali ini, Mojok main ke sebuah kebun edukatif yang dikembangkan oleh Prof Naryo. Sosok yang inspiratif, jenaka, sekaligus provokatif. Eh, jangan buru-buru mikir ke arah akademis dulu. “Prof” di sini bukan profesor, tapi provokatif, karena gaya pikir dan gaya hidupnya emang suka nyentil dan menggugah kesadaran.

Kebun yang ia kelola dinamai “Kebun Corona”. Nama ini dipilih bukan asal-asalan. Selain biar enggak pasaran, juga biar dikenang sampai puluhan tahun ke depan. Jadi, bukan cuma soal tanam-tanaman, tapi juga tentang narasi yang kuat dan lekat di ingatan.

Di kebunnya yang diberi nama Kebun Corona, Pak Naryo menggunakan pendekatan praktis dan jenaka. Ia menyebut dirinya sebagai petani moderat atau Modal dengkul dan urat. Itu karena ia tidak bermodal banyak saat memulai Kebun Corona. Pak Naryo menunjukkan bahwa sejengkal tanah dapat bermanfaat menjadi sumber pangan sehat jika dikelola dengan kreatif dan maksimal.

Tanaman yang tumbuh di Kebun Corona juga beragam. Mulai dari sayur, buah, sampai herbal. Semuanya tanpa bahan kimia. Di Kebun ini juga ada inovasi ala Pak Naryo, kayak pupuk dari limbah dapur sampai perangkap hama alami dari botol bekas.

Tapi, Kebun Corona bukan cuma tempat menanam. Ini juga ruang belajar hidup. Tempat orang-orang diajak ngubah pola pikir soal pangan dan lingkungan. Mulai dari jeruk ajaib buat uji mental, anggur Brazil buat kesehatan jantung, sampai kampanye pangan lokal seperti ubi dan talas. Semua menunjukkan bahwa pangan sehat itu dekat, murah, dan bisa diakses siapa aja.

Dengan metode belajar langsung dan pendekatan sensori, edukasi di kebun ini jadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus membekas.

Simak obrolan seru antara Pemred Mojok, Agung, dan Pak Naryo di episode Kalcersok terbaru dan  paling provokatif.

Tags: berkebunkalcersokkebun coronakebun edukatif

Terpopuler Sepekan

Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

12 Januari 2026
Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
2016, Tahun Terakhir Gen Z dan Milenial Merasa Berjaya. MOJOK.CO

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026
Olin, wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) pada 2025. MOJOK.CO

Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik

14 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.